Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Apa Pasal?, JPIP Minta RPP Cukai Kantong Plastik Dibatalkan

9 Jan. 2019, 16.12.47

Apa Pasal?, JPIP Minta RPP Cukai Kantong Plastik Dibatalkan

Jakarta, Sentananews.com

TERKAIT adanya Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang pengenaan pajak Cukai pada kantong plastik, Jaringan Pemerhati Industri dan Perdagangan (JPIP) mengimbau pemerintah RPP tersebut dibatalkan. Pasalnya, regulasi tersebut dinilai hanya menambah beban masyarakat.

"RPP ini kami nilai sebagai kebijakan Parsial tidak Holistik. Tidak efektif untuk mengurangi pencemaran limbah plastic di darat maupun laut," kata Ketua Umum JPIP, Ir, Lintong Manurung, M.M di sebuah restaurant di bilangan Cikini, Jakarta, Rabu (9/1/2019).

Lintong meyakini sekalipun kantong plastic dikenakan cukai, masyarakat akan tetap menggunakan kantong plastik sebagai wadah karena nilainya tidak seberapa namun menjadi beban industri yang menggunakan Recycling sampah pelastik sebagai bahan bakunya.

"Otomatis barang yang dihasilkan industri akan naik harganya di perdagangan. Sementara masyarakat belum tentu meninggalkan penggunaan kantung plastik. Harusnya pemerintah membuat kebijakan yang holistic, yang diperlukan adalah edukasi ke masyarakat tentang pemilahan sampah rumah dan cara penangganan sampah plastic," jelasnya.

RPP tersebut, lanjut Lintong, juga dapat mematikan usaha dunia usaha kecil yang sudah ada saat ini, seperti pengumpul sampah plastik, industry Recycling plastik dan industry hilirnya yang terkait.

"Kenapa pemerintah membuat kebijakan yang membebani atau bersifat menghukum masyarakat?, harusnya membuat kebijakan yang meringankan beban masyarakat dan edukasi," tuturnya.

Sementara itu, menurut Dr, Lintong Hutahean, MM, manfaat sampah kantong plastik juga banyak. Terkait sampah plastik sebagai pencemaran, menurut dia di situlah peran pemerintah untuk mengedukasi masyarakat tentang pemilahan sampah dari awal.

"Jangan anggap remeh, sampah itu punya nilai ekonomi tinggi. Sampah organic bias dijadikan pupuk, yang lainnya bisa didaur ulang untuk menghasilkan produk lain yang bernilai ekonomis atau jual lebih tinggi. Contohnya Masaro yang men-zero (nol) –kan sampah untuk dibuang," terangnya.

Hutahean menilai, peraturan cukai kantong plastic tersebut sebagai upaya pemerintah mencari jalan pintas untuk menanggulangi pencemaran limbah plastik.

"Ada lembaga yang mengeluarkan rilis bahwa Indonesia sebagai Negara terbesar kedua di dunia pengguna limbah plastik, itu Hoax tidak benar. Justeru jika kantong plastic diganti dengan kantong kertas misalnya, malah akan menghasilkan masalah baru yakni hutan bakal gundul karena kayu dari pohon bahan baku kertas dan harga kertas saat ini mahal," ungkapnya.

Editor: Agus R Panjaitan


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

GMKI Sikapi Kasus Persekusi Terhadap GBI Philadelfia, Medan
Edukasi
KEKAGUMAN terhadap bangsa Indonesia adalah terletak dari kerukunan antar masyarakat yang mendiami tanah ibu pertiwi. Perbedaan ...
Perayaan Natal SMP N 173, Siswa Diharapkan Tingkatkan Prestasi
Edukasi
MENGANGKAT Tema; "Menjadi Berarti Bagi Tuhan dan Sesama" (Matius 2; 1-12), SMP N 173 Jakarta Utara menggelar perayaan Natal sis...
Rayakan Maulid, Siswa SDN Pademangan Timur 03 Diharapkan Tiru Teladan Nabi
Edukasi
DALAM Perayaan Maulid Nabi SAW 1440 H, siswa di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pademangan Timur 03, Jakarta Utara diajak untuk meni...
Kepsek di DKI Jakarta Diminta Tak Resahkan Permendikbud Nomor 6 2018
Edukasi
TERKAIT adanya Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 6 Tahun 2018 tentang penugasan guru sebagai Kepala Sekolah, Ke...
Terkait RUU Pesantren dan Pendidikan, SAP Siap Daftar ke Kemenag
Edukasi
TERKAIT dengan adanya Rancangan Undang-undang RUU Pesantren dan Pendidikan agama yang dinisiasi oleh DPR RI, Sekolah Alkitab Pe...
Raker Kepsek SMPN Se-Jakarta Hasilkan Sejumlah Rekomendasi
Edukasi
DALAM Rapat Kerja (Raker) para Kepala Sekolah (Kepsek) SMP N se-DKI Jakarta yang digelar sejak Sabtu hingga Minggu (1-2 Desembe...
Menyatukan Visi Pendidikan, Kepsek SMPN se-DKI Jakarta Gelar Raker
Edukasi
PARA Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN se-Provinsi DKI Jakarta menggelar rapat kerja kepala guna menyatukan visi Pendidikan pada, Sa...
GMKI Nilai Pembangunan Infrastruktur Rahasia Perkembangan Pesat Tiongkok
Edukasi
UTUSAN pemuda Indonesia yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) memiliki kesempatan langka dan berharga...
Pemuka Lintas Agama Menyoal Kontribusi Agama Bagi Negara
Edukasi
DALAM buku; "Hidup Dalam KomunitasPenyembahan-Persembahan" pemuka lintas agama menyoal kontribusi Agama bagi Negara. Hal itu di...