Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Ini Hal yang Perlu Diketahui Untuk Pemburu Pokemon

18 Juli 2016, 11.34.27

Ini Hal yang Perlu Diketahui Untuk Pemburu Pokemon

Ilustrasi

Jakarta, Sentananews.com

Kepopuleran game Pokemon Go pada sebagian besar pengguna smartphone memang sedang tinggi. Namun, tak sedikit pula yang masih belum benar-benar mencoba game besutan Nintendo dan Niantic Labs tersebut.

Ada 7 hal yang perlu kamu ketahui sebelum mulai bermain Pokemon Go seperti dikutip dari laman Forbes, Minggu (18/7/2016).

Bagi kamu yang ingin memulai perjalanan baru sebagai pemburu Pokemon, simak artikel berikut ini.

1. Kamu bisa memilih Pikachu sebagai tangkapan perdana

Sebagai Pokemon populer, tentu tak sedikit pemain yang ingin menangkap Pikachu sebagai tangkapan perdana. Namun, untuk melakukannya diperlukan sedikit trik. Bagi kamu yang ingin mencoba menangkap Pikachu sebagai tangkapan awal dapat melihat caranya di sini.

2. Butuh strategi khusus untuk menangkap Pokemon level tinggi

Perlu diketahui, proses penangkapan Pokemon tak semudah yang dikira. Ada beberapa faktor yang menentukan keberhasilan monster dapat ditangkap. Jenis Pokemon yang akan ditangkap, tipe Pokeball yang digunakan, dan cara melempar Poke ball merupakan faktor penting untuk mendukung keberhasilan sebuah tangkapan. Cara terbaik adalah selalu posisikan Pokemon di tengah layar smartphone. Warna dan ukuran lingkaran saat monster akan ditangkap juga harus diperhatikan.


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

PGI Ajak Perempuan HKBP Perangi Perdagangan dan Kekerasan Pada Perempuan
Edukasi
Jakarta, sentananews.com – KETUA Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Pdt, Dr, Henriette H Lebang mengajak perempu...
KPU: Stop Klaim Kemenangan Pilpres 2019
Edukasi
Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengimbau kedua kubu baik Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno untuk menyudahi sali...
JCW Laporkan Dugaan Korupsi Rehab SMPN 30 ke Polres Jakut
Edukasi
KOORDINATOR Jakarta Corruption Watch (JCW), Manat Gultom mengatakan pihaknya secara resmi melaporkan adanya dugaan korupsi terk...
Keberadaan Kantin di SMPN 244 Jakarta Disoal?
Edukasi
KEBERADAAN kantin di sekolah SMPN 244 Jakarta jadi persoalan. Pasalnya, para pedagang di kantin tersebut memanfaatkan sarana pr...
Kominfo Sudah Blokir 11.803 Konten Radikalisme dan Terorisme
Edukasi
SEJAK Tahun 2009 hingga 2019, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) telah memblokiran 11.802 konten internet ya...
Sosialisasi 4 Pilar, Sabam Sirait Ajak Warga Bela Pancasila
Edukasi
ANGGOTA Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) dari perwakilan provinsi DKI Jakarta, Sabam Sirait mengajak warga d...
PT. CPFI Ajak Siswa SDN Ancol 01 Makan Telur Rebus Bersama
Edukasi
PT Charoen Pokphand Foundation Indonesia (CPFI) mengajak Siswa didik di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Ancol 01, Kecamatan Pademang...
Menkominfo Ajak Pelajar Milineal Kerja Keras, Cerdas dan Ikhlas
Edukasi
SAAT memberikan kuliah umum di Sekolah Tinggi Teologia Rahmat Emmanuel (STT REM), Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (13/3/2019...
Dirjen Pas KemenkumHAM Teken MoU Dengan FH-UKI
Edukasi
DI Sela-sela acara Seminar Nasional bertajuk; "Reformasi Lembaga Pemasyarakatan Sebagai Institusi Pembinaan Narapidana" di Aula...