Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Miris, Siswa SDN 05 Kalibaru, Jakut Belajar Pakai Kursi Plastik Bawa Dari Rumah

14 Feb. 2019, 11.54.18

Miris, Siswa SDN 05 Kalibaru, Jakut Belajar Pakai Kursi Plastik Bawa Dari Rumah

Jakarta, sentananews.com

SUNGGUH miris, para anak didik siswa SD Negeri Kalibaru, Jakarta Utara (Jakut) harus mengikuti kegiatan belajar-mengajar pakai kursi plastik. Masih ada Sekolah yang berada di ibukota ini seperti ini. Mirisnya lagi, kursi-kursi plastik tersebut ternyata berasal dari para orang tua murid yang berinisiatif bawa kursi dari rumah masing-masing agar anaknya bisa duduk saat belajar.

Kepala Sekolah SD Negeri 05 Kalibaru, Jakarta Utara, Wahabi beralasan bahwa gedung sekolah tersebut baru saja direhab total menggunakan tahun anggaran 2018 lalu, akan tetapi rehab gedung tidak dibarengi dengan meubelair yang cukup.

"Sekolah kita anak didik 17 rombongan belajar (rombel) yang ada meubelairnya hanya 10 rombel, jadi kekuranganya 7 rombel. Dari segi ruang kelas sudah mencukupi, tetapi kalau tidak ada bangku kursinya bagaimana anak didik menggunakanya," Kata Wahabi saat ditemui SENTANA, Kamis (14/2/2019).

Wahabi menambahkan, karena kekurangan itu maka Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di SDN 05 Kalibaru dipararelkan pagi dan sore.

"Karena kekurangan bangku, maka para orang tua anak didik berinisiatif bawa kursi masing-masing dari rumah," jelasnya.

Terkait hal itu, Satuan Pelaksana (Satpel) Sarana dan Prasarana Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Utara, Kamto mengatakan sekolah-sekolah yang kekurangan bangku atau kursi saat ini sedang didata dan disarankan memakai kursi lama yang masih layak. "Karena pengadaan meubelair kebijakanya ada di Dinas pendidikan," kaatnya.

Melalui telepon selulernya, Suku Dinas Pendidikan Wilayah II, Momon Sulaiman mengatakan bahwa saat rapat pada, Jumat 8 Februari 2019 pihaknya menginstruksikan kepada kepala sekolah melarang meminta siswa bawa kursi dari rumah.

"Kekurangan kursi ditutupi dengan menggunakan kursi lama. Sekolah harus memperbaiki kursi-kursi yang sudah rusak untuk memenuhi kekurangan," katanya.

Disinggung mengenai kekurangan meja kursi yang tidak ada sama sekali, Momon mengatakan sedang diusahakan dari sekolah lain.

Penulis : Deden /Ruben

Editor : Agus Riyanto


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Kominfo Sudah Blokir 11.803 Konten Radikalisme dan Terorisme
Edukasi
SEJAK Tahun 2009 hingga 2019, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) telah memblokiran 11.802 konten internet ya...
Sosialisasi 4 Pilar, Sabam Sirait Ajak Warga Bela Pancasila
Edukasi
ANGGOTA Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) dari perwakilan provinsi DKI Jakarta, Sabam Sirait mengajak warga d...
PT. CPFI Ajak Siswa SDN Ancol 01 Makan Telur Rebus Bersama
Edukasi
PT Charoen Pokphand Foundation Indonesia (CPFI) mengajak Siswa didik di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Ancol 01, Kecamatan Pademang...
Menkominfo Ajak Pelajar Milineal Kerja Keras, Cerdas dan Ikhlas
Edukasi
SAAT memberikan kuliah umum di Sekolah Tinggi Teologia Rahmat Emmanuel (STT REM), Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (13/3/2019...
Dirjen Pas KemenkumHAM Teken MoU Dengan FH-UKI
Edukasi
DI Sela-sela acara Seminar Nasional bertajuk; "Reformasi Lembaga Pemasyarakatan Sebagai Institusi Pembinaan Narapidana" di Aula...
Pusat Kajian FH-UKI Gelar Seminar Reformasi LP Sebagai Pembinaan Napi
Edukasi
DALAM rangka melakukan kajian akademik, Pusat Kajian Lembaga Pemasyarakatan (PKLP) Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia...
BSK, Siapkan Ayah Sebagai Sosok Sentral Pendidikan Keluarga
Edukasi
DARI hasil Survei tanya-jawab yang dilakukan oleh Perkumpulan Bapa Segala Kehidupan (BSK), 89 persen anak muda yang bermasalah ...
Membangun Pendidikan Yang Meninggikan Derajat Bangsa
Edukasi
KETUA Sinode Gereja Suara Kebenaran Injili (GSKI), Pdt, Dr, Erastus Sabdono mengatakan sebuah sekolah pendidikan, khususnya Sek...
Rehab Ringan SMPN 30 TA 2018  Diduga Bermasalah
Edukasi
REHAB ringan SMP Negeri 30, Jakarta Utara tahun anggaran 2018 yang menelan biaya sebesar Rp. 688 juta dianggap sebagian pihak b...