Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Pemuka Lintas Agama Menyoal Kontribusi Agama Bagi Negara

26 Nov. 2018, 15.51.40

Pemuka Lintas Agama Menyoal Kontribusi Agama Bagi Negara

Para Pembicara diskusi; Pdt, Patut Sipahutar, Ilil dan Martin

Jakarta, SENTANA

DALAM buku; "Hidup Dalam KomunitasPenyembahan-Persembahan" pemuka lintas agama menyoal kontribusi Agama bagi Negara. Hal itu diungkapkan Pdt. Patut Sipahutar, M.Th di acara diskusi dan bedah buku karyanya tersebut.

Di buku itu, kata Patut, berisi bukan cuman tulisannya tetapi juga tulisan dari pandangan pemuka atau ulama dari berbagai agama. Mereka menuliskan pandangannya tentang peran agama dalam kemajuan suatu bangsa atau negara.

"Buku ini sebenarnya Bunga Rampai dari beberapa tulisan saya ditambah dengan tulisan atau pendapat dari teman-teman atau sahabat saya dari lintas gereja dan lintas agama," kata mantan Pemimpin pusat GKPI ini di Gedung Gereja GKPI Rawamangun, Jakarta Timur, Minggu (25/11/2018).

Menurut Patut, isi dari semua agama itu adalah kebaikan, kebaikan bagi semua orang. Orang beriman atau beragama, menurut dia adalah menjalankan perintah Tuhan untuk memelihara semesta alam yang merupakan ciptaanNya.

"Orang Beriman (agama) harus mengelola negeri. Pertanyaannya, apa kontribusi agama untuk bangsa ini?. Agama saat ini malah menjadi alat pemecah-belah bangsa, padahal sejatinya menjadi pemersatu. Politisi kita kelihatan beragama tapi korupsi. Tuhan saja mereka tipu," katanya.

Yang salah, kata dia, agama dimaknai dengan intelektual bukan nilai spiritualnya. Ritual-ritual dan pengajaran agaman diperlakukan formalitas dan rutinitas dengan menghilangkan esensinya.

Turut hadir sebagai narasumber dalam diskusi tersebut; Tokoh Jaringan Islam Liberal, Ulil Abshar Abdalla, Pdt, Martin Sinaga dan Romo Benny Soesatyo.

Dalam presentasinya, Ulil mengatakan, persembahan dalam Islam disebut Qurban berkaitan dekat dengan kata Jihad yakni yang maknanya seseorang mau berkorban untuk kebaikan masyarakat umum atau orang lain dan juga alam semesta.

Menurut dia, ritus-ritus agama dilakukan sebagai ritual untuk kesenangan atau kepentingan manusia bukan pada makna sikap Takwa kepada Tuhan. "Ketika ritus agama kehilangan nilai spiritualnya, yakni bertakwa dengan memunculkan sifat kebaikan Tuhan, di situlah agama kerap disalah gunakan," katanya.

Terkait peluncuran buku tersebut, Ketua panitia diskusi dan peluncuran buku, Haposan Hutagalung berharap buku tersebut secara estafet menyebar kemana-mana karena mengandung kebaikan.

"Ini penghormtan kepada beliau (Pdt, Patut Sipahutar) yang telah melayani, mengabdi selama 40 Tahun di GKPI. Beliau adalah panutan kita dan bisa juga bagi orang lain. Buku ini bukan untuk orang kristen saja tetapi untuk semua agama karena mengandung nilai kebaikan bagi bangsa dan negara," ungkap Haposan.

Penilis: Agus R Panjaitan


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

GMKI Sikapi Kasus Persekusi Terhadap GBI Philadelfia, Medan
Edukasi
KEKAGUMAN terhadap bangsa Indonesia adalah terletak dari kerukunan antar masyarakat yang mendiami tanah ibu pertiwi. Perbedaan ...
Apa Pasal?, JPIP Minta RPP Cukai Kantong Plastik Dibatalkan
Edukasi
TERKAIT adanya Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang pengenaan pajak Cukai pada kantong plastik, Jaringan Pemerhati Indu...
Perayaan Natal SMP N 173, Siswa Diharapkan Tingkatkan Prestasi
Edukasi
MENGANGKAT Tema; "Menjadi Berarti Bagi Tuhan dan Sesama" (Matius 2; 1-12), SMP N 173 Jakarta Utara menggelar perayaan Natal sis...
Rayakan Maulid, Siswa SDN Pademangan Timur 03 Diharapkan Tiru Teladan Nabi
Edukasi
DALAM Perayaan Maulid Nabi SAW 1440 H, siswa di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pademangan Timur 03, Jakarta Utara diajak untuk meni...
Kepsek di DKI Jakarta Diminta Tak Resahkan Permendikbud Nomor 6 2018
Edukasi
TERKAIT adanya Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 6 Tahun 2018 tentang penugasan guru sebagai Kepala Sekolah, Ke...
Terkait RUU Pesantren dan Pendidikan, SAP Siap Daftar ke Kemenag
Edukasi
TERKAIT dengan adanya Rancangan Undang-undang RUU Pesantren dan Pendidikan agama yang dinisiasi oleh DPR RI, Sekolah Alkitab Pe...
Raker Kepsek SMPN Se-Jakarta Hasilkan Sejumlah Rekomendasi
Edukasi
DALAM Rapat Kerja (Raker) para Kepala Sekolah (Kepsek) SMP N se-DKI Jakarta yang digelar sejak Sabtu hingga Minggu (1-2 Desembe...
Menyatukan Visi Pendidikan, Kepsek SMPN se-DKI Jakarta Gelar Raker
Edukasi
PARA Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN se-Provinsi DKI Jakarta menggelar rapat kerja kepala guna menyatukan visi Pendidikan pada, Sa...
GMKI Nilai Pembangunan Infrastruktur Rahasia Perkembangan Pesat Tiongkok
Edukasi
UTUSAN pemuda Indonesia yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) memiliki kesempatan langka dan berharga...