Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Pokemon GO, Game Mobile "Augment Reality" Yang Dinantikan

4 Jan. 2016, 12.01.43

Pokemon GO, Game Mobile "Augment Reality" Yang Dinantikan

Jakarta, Sentananews.com

Niantic Labs yang sebelumnya menangani game Augment Reality (AR) berjudul Ingress melakukan kolaborasi bersama Nintendo untuk membuat game Pokemon baru untuk mobile iOS dan Android!

Game kolaborasi yang disebut Pokemon Go tersebut bakal menjadi game Pokemon berkonsep AR ala Ingress tentunya.

Didukung dengan GPS yang memanfaatkan kelebihan navigasi satelit, game Pokemon Go ini memungkinkan pemain untuk menjelajahi lingkungan sekitar dan kotamu untuk mencari dan menangkap Pokemon.

Seperti yang kita ketahui, dunia Pokemon dihuni oleh banyak pelatih Pokemon. Mereka menangkap, membesarkan, dan juga melatih agar Pokemon yang mereka miliki menjadi lebih kuat. Dan pengalaman itu lah yang akan kamu rasakan ketika bermain Pokemon Go ini.

banyak hal yang bisa kamu lakukan dengan memainkan Pokemon Go ini. Kamu bisa melacak daerah sekitarmu, menemukan Pokemon liar lalu menangkapnya.

Nantinya akan ada sistem item, tentu saja salah satunya Poke Ball untuk menangkap para Pokemon liar tersebut.

Kamu juga bisa menukar Pokemon yang kamu miliki dengan Pokemon lain yang dimiliki teman-temanmu. Selain itu kamu bisa melakukan battle antar pemain, dan yang paling hebat adalah terdapat misi untuk mengalahkan Pokemon yang sangat kuat bersama-sama dengan pemain lain untuk menangkapnya.

Junichi Masuda, pemimpin handheld game Pokemon di studio Game Freak juga berkontribusi dalam pembuatan Pokemon Go ini loh! Dipastikan game yang bakal dirilis tahun depan ini sangat menarik bukan? Oh ya, Pokemon Go ini juga bakal menjadi game gratis. Karena merupakan game gratis, dimungkinkan akan ada sistem In-App Purchase.

Hingga saat ini pihak pengembang belum ingin membocorkan lebih lanjut sistem dan fitur yang akan muncul di Pokemon Go.

Untuk memainkan Pokemon Go, kamu bisa dibantu dengan sebuah gadget berbasis Bluetooth yang disebut dengan Pokemon Go Plus. Bentuknya mirip Pokeball, tetapi bisa kamu pasang di tangan sebagai gelang.

Pokemon Go Plus ini bisa kamu koneksikan dengan smartphone milikmu via Bluetooth, dan memungkinkanmu untuk melakukan perintah dasar dalam game misalnya seperti menangkap Pokemon dengan menekan tombol yang ada.

Selain itu alat ini mampu memberikan sinyal keberadaan Pokemon liar di sekitarnya kepada pemain dengan nyala lampu dan getaran yang ditimbulkan. Gadget tambahan ini diproduksi Nintendo, dan tampaknya kamu harus mengeluarkan kocek untuk memilikinya.

Penulis : Andrew Santiago


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Rayakan Maulid, Siswa SDN Pademangan Timur 03 Diharapkan Tiru Teladan Nabi
Edukasi
DALAM Perayaan Maulid Nabi SAW 1440 H, siswa di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pademangan Timur 03, Jakarta Utara diajak untuk meni...
Kepsek di DKI Jakarta Diminta Tak Resahkan Permendikbud Nomor 6 2018
Edukasi
TERKAIT adanya Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 6 Tahun 2018 tentang penugasan guru sebagai Kepala Sekolah, Ke...
Terkait RUU Pesantren dan Pendidikan, SAP Siap Daftar ke Kemenag
Edukasi
TERKAIT dengan adanya Rancangan Undang-undang RUU Pesantren dan Pendidikan agama yang dinisiasi oleh DPR RI, Sekolah Alkitab Pe...
Raker Kepsek SMPN Se-Jakarta Hasilkan Sejumlah Rekomendasi
Edukasi
DALAM Rapat Kerja (Raker) para Kepala Sekolah (Kepsek) SMP N se-DKI Jakarta yang digelar sejak Sabtu hingga Minggu (1-2 Desembe...
Menyatukan Visi Pendidikan, Kepsek SMPN se-DKI Jakarta Gelar Raker
Edukasi
PARA Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN se-Provinsi DKI Jakarta menggelar rapat kerja kepala guna menyatukan visi Pendidikan pada, Sa...
GMKI Nilai Pembangunan Infrastruktur Rahasia Perkembangan Pesat Tiongkok
Edukasi
UTUSAN pemuda Indonesia yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) memiliki kesempatan langka dan berharga...
Pemuka Lintas Agama Menyoal Kontribusi Agama Bagi Negara
Edukasi
DALAM buku; "Hidup Dalam KomunitasPenyembahan-Persembahan" pemuka lintas agama menyoal kontribusi Agama bagi Negara. Hal itu di...
Studi Banding ke China, GMKI Bersama Dubes RI Bahas Pendidikan dan E-commerce
Edukasi
SEBANYAK 19 orang delegasi Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) melakukan Studi Banding ke Republik Rakyat Tiongkok (Chin...
Kelompok Cipayung Plus  Ditugasi Kemenrisekdikti Bina Pancasila di Kampus
Edukasi
PERJUANGAN panjang Kelompok Cipayung Plus untuk mencabut SK Dirjen DIKTI Nomor: 26/DIKTI/KEP/2002 Tentang Pelarangan Organisasi...