Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Terkait RUU Pesantren dan Pendidikan, SAP Siap Daftar ke Kemenag

7 Des. 2018, 13.41.22

Terkait RUU Pesantren dan Pendidikan, SAP Siap Daftar ke Kemenag

jakarta, sentananews.com

TERKAIT dengan adanya Rancangan Undang-undang RUU Pesantren dan Pendidikan agama yang dinisiasi oleh DPR RI, Sekolah Alkitab Perempuan (SAP) HKBP Distrik VIII Jakarta siap mendaftarkan diri ke Dirjend Bimas Kristen Kementerian Agama untuk mendapatkan ijin resmi sekolah pendidikan keagamaan.

Hal itu dikatakan Preases Distrik VIII Jakarta, Pdt, Midian K.H Sirait, M.Th di acara ibadah syukur dan wisuda siswa yang telah menyelesaikan studi di Pendidikan Alkitab Perempuan tersebut di gereja HKBP Ressort Sutoyo, Cawang, Jakarta Timur, Rabu (5/12/2018) petang kemarin.

"Jadi nanti sekolah Alkitab ini akan kita daftarkan secara resmi ke Dirjen Bimas Kristen agar lulusannya bisa dapat ijazah resmi," kata Midian di hadapan 109 wisudawan SAP tersebut.

Menurut Preases Midian Sirait, SAP berbeda dengan Sekolah Minggu dan Pelajar sidi yang hendak disamakan di RUU Pesantren dan Pendidikan Agama. "Sekolah Minggu dan Pelajar Sidi atau kateisasi itu bagaian dari peribadahan gereja. Ya itu terjadi karena ketidak mengertian mereka (DPR RI) yang mengusulkan RUU tersebut," terangnya kepada SENTANA usai acara wisuda.

Dijelaskan Preases, SAP telah meluluskan 30 angkatan sejak tahun 2014. Mereka yang belajar Alkitab di SAP adalah para ibu-ibu atau perempuan jemaat HKBP dari berbagai gereja HKBP yang ada di Jakarta bahkan Jabodetabek.

"Ada juga dari gereja lain yaitu GKPS. Sebenarnya ada 120 siswa yang harusnya diwisuda hari ini tapi yang hadir 109 orang dari tingkat I, II, dan III," jelasnya.

Lagi kata Midian, para lulusan SAP sebisa mungkin memakai apa yang sudah dipelajarinya untuk melayani di gereja HKBP masing-masing. "Saya juga berharap itu bisa mereka gunakan untuk mengajar atau membina di rumah tangga mereka," harapnya.

Hal senada juga dikatakan Panitia acara tersebut, Sondang Tiar Debora Tampubolon, menurutnya, para perembuan atau ibu adalah tiang doa bagi rumah tangganya. Ia berharap semakin banyak perempuan HKBP yang mengikuti sekolah tersebut ke depannya.

"Saya salut dengan para perempuan, yang kebanyakan ibu-ibu yang mengikuti sekolah Alkitab ini, mereka masih mau dan meluangkan waktu untuk belajar selama satu tahun di tengah kesibukan mereka mengurus rumah, anak-anak bahkan ada yang bekerja," kata Debora yang juga Caleg DPR RI Dapil I Jakarta dari partai PDI-P ini.

Menurut Debora, perempuan harus diberi kesempatan di segala bidang untuk berpartisipasi melakukan kebaikan dan berkontribusi bagi bangsa dan Negara, khususnya bagi gereja. (ARP)


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Kominfo Sudah Blokir 11.803 Konten Radikalisme dan Terorisme
Edukasi
SEJAK Tahun 2009 hingga 2019, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) telah memblokiran 11.802 konten internet ya...
Sosialisasi 4 Pilar, Sabam Sirait Ajak Warga Bela Pancasila
Edukasi
ANGGOTA Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) dari perwakilan provinsi DKI Jakarta, Sabam Sirait mengajak warga d...
PT. CPFI Ajak Siswa SDN Ancol 01 Makan Telur Rebus Bersama
Edukasi
PT Charoen Pokphand Foundation Indonesia (CPFI) mengajak Siswa didik di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Ancol 01, Kecamatan Pademang...
Menkominfo Ajak Pelajar Milineal Kerja Keras, Cerdas dan Ikhlas
Edukasi
SAAT memberikan kuliah umum di Sekolah Tinggi Teologia Rahmat Emmanuel (STT REM), Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (13/3/2019...
Dirjen Pas KemenkumHAM Teken MoU Dengan FH-UKI
Edukasi
DI Sela-sela acara Seminar Nasional bertajuk; "Reformasi Lembaga Pemasyarakatan Sebagai Institusi Pembinaan Narapidana" di Aula...
Pusat Kajian FH-UKI Gelar Seminar Reformasi LP Sebagai Pembinaan Napi
Edukasi
DALAM rangka melakukan kajian akademik, Pusat Kajian Lembaga Pemasyarakatan (PKLP) Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia...
BSK, Siapkan Ayah Sebagai Sosok Sentral Pendidikan Keluarga
Edukasi
DARI hasil Survei tanya-jawab yang dilakukan oleh Perkumpulan Bapa Segala Kehidupan (BSK), 89 persen anak muda yang bermasalah ...
Membangun Pendidikan Yang Meninggikan Derajat Bangsa
Edukasi
KETUA Sinode Gereja Suara Kebenaran Injili (GSKI), Pdt, Dr, Erastus Sabdono mengatakan sebuah sekolah pendidikan, khususnya Sek...
Rehab Ringan SMPN 30 TA 2018  Diduga Bermasalah
Edukasi
REHAB ringan SMP Negeri 30, Jakarta Utara tahun anggaran 2018 yang menelan biaya sebesar Rp. 688 juta dianggap sebagian pihak b...