Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​2018 Pemkot Sukabumi Hapus Restribusi Angkot

17 Des. 2017, 23.00.27

​2018 Pemkot Sukabumi Hapus Restribusi Angkot

Sukabumi, sentananews.com

Pemerintah Kota Sukabumi, Jawa Barat mulai 2018 menghapus restribusi angkutan kota (angkot) yang bertujuan agar tidak menimbulkan kecemburuan sosial antara penarik angkot konvensional dan berbasis daring.

"Mulai 1 Januari 2018 di angkot yang beroperasi di Kota Sukabumi tidak akan lagi dipungut restribusi dan ini sudah kami sosialisasikan," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Sukabumi Abdul Rachman di Sukabumi, Minggu (17/12).

Selain restribusi angkot, tahun depan pihaknya juga akan menghapus retribusi trayek penguji dan trayek terminal. Sehingga setiap angkot tidak perlu membayar lagi retribusi tersebut.

Menurutnya, penghapusan retribusi tersebut merupakan subsidi dari Pemkot Sukabumi kepada angkot agar dapat bersaing dengan angkutan umum lainnya. Selain itu, kebijakan ini juga merupakan salah satu perhatian dan kepedulian pihaknya agar penarik angkot konvensional tidak terbebani dengan restribusi.

Tapi, dishub menekankan, jika kebijakan tersebut sudah berlaku tahun depan sopir atau pengusaja angkot agar bisa meningkatkan pelayanan kepada masyarakat atau penumpang dan tentunya mampu bersaing dengan berbagai jenis angkutan umum lainnya khususnya yang berbasis daring (online).

"Untuk jumlah angkot yang beroperasi saat ini mencapai 2.162 unit, tetapi yang sudah memperpanjang trayeknya di 2017 baru sekitar 1.400 unit," tambahnya.

Abdul mengatakan sebenarnya untuk pendapat dari restribusi tersebut setiap tahunnya mencapai Rp1 miliar. Walaupun harus kehilangan pendapatan itu, tetapi yang terpenting pelayanannya lebih meningkat dan tidak ada lagi yang terlambat atau belum memperpanjang trayek operasional.

Penghapusan restribusi angkot ini juga masih menunggu keputusan dari Pemkot Sukabumi dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait lainnya.

Editor: P.Simatupang


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Dishub Kota Bekasi Bekukan Izin Ribuan Angkutan
Daerah
Dinas Perhubungan Kota Bekasi membekukan izin operasional 2.284 unit angkutan umum di Kota Bekasi. Sebab, usia ribuan angkutan ...
Tim Pemekaran Optimis DOB Talabatai Lolos
Daerah
Koordinator pemekaran daerah otonomi baru (DOB) Talabatai, Kabupaten Seram Bagian Barat, Jafar Wakanno optimis DOB Talabatai ak...
​Tanggul Sungai Citarum di Karawang Amblas
Daerah
Setelah selama beberapa hari terakhir mengalami retak-retak, tanggul sungai Citarum di wilayah Kecamatan Batujaya, Kabupaten Ka...
​Jalur Puncak-Cianjur Rabu Sore Normal
Daerah
Menjelang malam arus kendaraan di Jalur Puncak-Cianjur, Jawa Barat, mulai normal setelah Polres Cianjur, melakukan sistim satu ...
Banyak Kutu di Gudang, Bulog Digugat
Daerah
PT Jati Luhur Agung menggugat Perum Bulog Subdivisi Regional Semarang Jawa Tengah, lantaran kutu yang muncul dari gudangnya men...
​Korban Kebakaran di Bogor Butuh Bantal dan Handuk
Daerah
Bantuan untuk korban kebakaran di Kelurahan Gudang, Kota Bogor, Jawa Barat baik dalam bentuk logistik, maupun makanan terus men...
Kecelakaan Saat Libur Natal, Enam Tewas
Daerah
Kasubbid Penerangan Masyarakat Bidang Humas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan mengatakan, telah terjadi 12 kasus kecelakaan di Sum...
​Puluhan Sekolah di Surabaya Direhabilitasi
Daerah
Pemerintah Kota Surabaya akan merehabilitasi puluhan sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Pahlawan pad...
​Atasi Macet di Pasteur, Jasa Marga Terapkan "e-Toll Portable"
Daerah
Pihak Jasa Marga Gerbang Tol Pasteur Bandung mengatakan, untuk mengurai kemacetan di Jalan Dr. Djunjunan (Pasteur) menuju masuk...