Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Akses Jalan Putus Terbelah, 3 Daerah Masih Terisolir Sulit Kirim Bantuan

26 Okt. 2018, 21.38.24

Akses Jalan Putus Terbelah, 3 Daerah Masih Terisolir Sulit Kirim Bantuan

Batas jembatan jalan yang terputus menuju desa Joko Oge, Sigi yang amblas ke bawah sekitar 3 meter lebih

Palu, SENTANA

AKIBAT dari akses jalan yang terputus karena tanah retak dan amblas hingga hamper 5 meter, masih ada wilayah terdampak gempa yang belum bisa dijangkau untuk dilakukan evakuasi, maupun menyalurkan bantuan kemanusiaan.

Desa Jono Oge, Kolawi dan desa Lewono Donggala pantai Barat adalah beberapa wilayah yang hingga Rabu (25/10/2018) masih sulit dijangkau dan terisolasi. Untuk memberikan bantuan logistic ke daerah tersebut harus menggunakan pesawat atau Helikopter. Daerah tersebutlah yang belakangan mendapat perhatian.

Dalam pesan singkatnya melalui layanan Whatsapp, Hans, relawan kasih dari GRII yang tengah berada di desa Boladongu, Kecamatan Kolawi, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng) mengatakan akses jalan menuju tempatnya masih terisolir, untuk ke sana harus menggunakan helicopter.

"Saya di desa Boladongu, di sisni masih terisolir, kalau ingin ke sini dan mengirim bantuan logistik harus memakai jasa angkutan Helikopter," kata Hans, Kamis (25/10/2018).

Sementara, di daerah pantai Barat Dongala, SENTANA bersama tim relawan pembawa bantuan logistic dari Prabu Express hendak menuju ke Desa Lewono yang menurut kabar belum tersentuh bantuan. Sayangnya akses menuju ke sana masih terisolir, baru dibuka jalan oleh beko pada, Kamis (25/10). "Sebenarnya ada akses lain menuju ke sana tapi harus memutar, jauh, makan waktu 4 jam," kata Faisal warga setempat kepada SENTANA.

Baca Juga: (Bencana Terunik, Gempa Palu Seperti Pilih-Pilih Tempat dan Korban )

DI desa Jono Oge, Sigi sendiri belum dilakukan evakuasi karena tanah lumpur belum kering, dikhawatirkan amblas. Untuk menuju ke sana harus berjalan kaki, itu pun mesti hati-hati tenggelam dalam lumpur.

Dari pantauan SENTANA, meski relawan dari berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri Hadir di Sulteng untuk memberikan bantuan logistik, namun masih terasa kurang. Saking banyaknya relawan yang datang, semua hotel, Guest House dan Motel di Palu penuh. Rumah kos-kosan dan pasang tenda di lapangan pun jadi alternatif terakhir untuk relawan stay sekedar istirahat tidur.

"Yang penting ada tempat untuk kita bisa tidur, mandi dan buang air sajalah. Kalo barang-barang bantuan bisa kita titip," kata Naimi Simanjuntak, relawan Prabu Express, Jakarta kepada SENTANA, Jumat (26/10/2018).

Diakui Naimi, dirinya membawa sendiri barang-barang bantuan dengan menggunakan jasa ekspedisi dan sebagaian di bagasi pesawat. "Ada yang kita titip ke penumpang lain agar bisa masuk. Kita bawa tenda, baju-baju untuk anak-anak dan dewasa, daster, susu bayi, susu anak-anak, kelambu, sarung dan Alkitab untuk warga yang Kristen," jelasnya. (ARP)

Baca Juga: (Miris, Penjarahan Juga Sasar Harta Warga Korban Gempa )


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Festival Sepakbola Piala Bupati Bogor 2019 Dibuka
Daerah
Bupati Bogor Hj. Ade Yasin membuka secara resmi Festival Sepakbola Piala Bupati Bogor tahun 2019, di Lapangan Luar Stadion Paka...
​Ribuan Ton Aset Negara Diduga Akan Digelapkan
Daerah
Ribuan Ton aset negara di bawah Kementerian PUPR atau lebih jelasnya aset dari Kantor Balai Besar pelaksanaan Jalan Nasional VI...
Rinawati  Tinggalkan Rumah,  Keluarga  Minta Bantuan Masyarakat
Daerah
Jakarta, sentananews.comSetelah satu bulan meninggalkan rumah, Rinawati Sihombing (30) belum juga kembali. Seluruh keluarga su...
Apel Kesadaran Sarana Tingkatkan Kedisiplinan
Daerah
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menggelar apel kesadaran nasional setiap tanggal 17 secara serentak. Salah satunya Dinas Ko...
Kepala Bakamla RI Temui Lima Pimpinan KPK
Daerah
Kepala Bakamla RI Laksamana Madya Bakamla A. Taufiq R. melakukan pertemuan dengan lima pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (K...
Kementrian Pertahanan Gelar Rapim TA 2019
Daerah
Kbementrian Pertahanan (Kemhan) vvRI menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) dengan agenda penyampaian Refleksi 2018 dan proyeksi 2019...
Bupati Bogor Hadiri Hari Jadi Desa Cibodas ke-35
Daerah
Peringatan Hari Jadi Desa Cibodas yang ke-35 berlangsung meriah, acara tersebut dimeriahkan dengan Helaran dongdang, festival p...
​Berdalih Bisnis, Waluyo Menipu Hingga Rp 1,6 Miliar
Daerah
Pengadilan Negeri Depok menggelar sidang kasus penipuan yang dilakukan terdakwa Ahmad Waluyo sebesar Rp 1,6 miliar terhadap rek...
​Mengaku Kena Tipu, Konsumen Grand Icon Minta Uang Dikembalikan
Daerah
PENGELOLA Apartemen PT. Mitra Graha Andalan mengecewakan para konsumennya. Hal ini seperti yang diakui salah satu konsumennya, ...