Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

ARUN: Sistim Pendidikan di Kab Bogor Masih Carut Marut

2 Okt. 2017, 18.43.50

ARUN: Sistim Pendidikan di Kab Bogor Masih Carut Marut

Bogor, sentananews.com

Carut marutnya sistem pendidikan merupakan suatu upaya untuk menyatakan, menyetarakan, menyeragamkan, pola dan hasil yang diharapkan dari suatu proses pembelajaran dalam kerangka membentuk karakter bangsa, sesuai tujuan yang akan dicapai.

Seperti diketahui, kasus yang saat ini sedang ramai di kalangan masyarakat perihal dugaan siswi Mts Al-Hidayah Babakan Madang berinisial AL (14) ditemukan sedang asyik pesta minuman keras (Miras) dikawasan Sentul City, terus menuai sorotan dari berbagai kalangan.

Ketua DPC Advokasi Rakyat Untuk Nusantara (ARUN) Bogor Raya, Iin Solihin menyayangkan tujuan dari proses pendidikan yang diimplementasikan dari proses pendidikan tidak sesuai harapan.

Menurutnya, hal ini harus dikoreksi dengan seksama, mulai dari kKementrian Pendidikan, sampai SKPD dan bagaimana penerapan dari sistem pendidikan yang ada.

"Apakah telah dilakukan dengan baik sesuai sistem dan pola pendidikan yang diarahkan oleh sistem itu sendiri," kata Iin kepada sentananews.comkemarin.

Ia juga mempertanyakan peran Departemen Agama yang juga terkorekasi langsung dengan pendidikan yang berbasis agama, yang pada awalnya diharapkan dapat menjadi motor bagi proses pendidikan berbasis agama.

"Dalam hal ini diperlukan evaluasi internal pada Departemen Agama dalam hal ini Kanwil Agama kabupaten/kota Bogor. Evaluasi terhadap instansi ini penting karena ada salah satu siswi dari Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Babakan Madang terlinat dalam hal yang tidak pantas dilakukannya," papar Iin.

"Tentu hal ini perlu dilakukan karena kerapkali ditemukan masalah-masalah yang berkaitan dengan perilaku sikap dan mental pelajar dari tingkatan Madrasah tersebut," tambah dia.

Ia menambahkan, apa yang dilakukan siswi MTs yang kedapatan mengkonsumsi minuman keras itu sangat miris dan. "Harus memaksimalkan fungsi sekolah sebagai basis pendidikan akhlaq. Kejadian itu terjadi karena kurangnya pengawasan orang tua dan sekolah, karena ini terjadi di jam sekolah," tegasnya.

Iin juga menegaskan, bahwa dalam permasalahan itu pihak sekolah diminta jangan sampai lepas tanggungjawab terkait siswinya itu. Pasalnya, lanjut dia, pihaknya telah berkoordinasi ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI)

"Saya sudah minta dukungan dengan pihak KPAI dan LPSK untuk menyikapi persoalan tersebut. Jadi saya akan segera menemui orang tua kedua siswi itu untuk mengetahui kronologis yang sebenarnya. Karena yang kita perlukan, apakah hanya dia (siswi-red) berdua," tanya dia.

"Karena ada rumor yang berkembang di masyarakat bahwa kedua anak ini dicekoki. Kalau memang dicekoki, siapa yang melakukannya? Karena nanti orang itu sebagai terlapornya. Kita juga mau mempelajari delik aduannya masuknya dimana," pungkasnya.(rif)

Penulis: Anwar


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Kedai Liar Rusak Geopark Batu Gantung
Daerah
KEBERADAAN Kedai-kedai liar di kawasan Batu Gantung, Nagori Sibaganding, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun...
​Dinkes Tingkatkan Kualitas Tata Usaha dan Pengelolaan Barang
Daerah
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor menggelar pertemuan pengelola barang dan bendahara JKN. dalam rangka singkronisasi pen...
​Bupati Harapkan Kunjungan Wisatawan ke Kab.Bogor Terus Meningkat
Daerah
Dalam rangka mempromosikan potensi destinasi wisata dan akomodasi Kabupaten Bogor serta bagian dari rangkaian Festival Merah Pu...
​Bupati Minta Indeks Pendidikan Karawang Ditingkatkan
Daerah
Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana meminta kepada seluruh kepala sekolah SD dan SMP untuk membantu pemerintah daerah dalam r...
Sekda Tinjau Kesiapan Lapangan V Jawa Barat 2018
Daerah
Guna memastikan persiapan perhelatan akbar multi event Peparda V Jawa Barat 2018 yang akan berlangsung di Bumi Tegar Beriman, S...
Desa Sukmajaya Tuan Rumah MTQ Tingkat Kecamatan
Daerah
Dalam rangka meningkatkan nilai-nilai islami di lingkungan masyarakat, Pemerintah Kecamatan Tajurhalang menggelar kegiatan Musa...
BPN  Depok Diminta Jelaskan Masalah Lahan  di Kel. Krukut
Daerah
Depok, SENTANA Merasa Tak Pernah Jual tanahnya ke pihak manapun, baik perusahaan maupun perseorangan. Sehingga Sunaryo Pranot...
Disperdagin Kab.Bogor Terus Sosialiasi Jajanan Sekolah
Daerah
Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bogor kembali menggelar sosialisasi jajanan sekolah guna memberikan pengetahuan d...
BNN Kab.Bogor Gelar Hari Anti Narkoba Internasional
Daerah
Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bogor menggelar Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) Tingkat Kabupaten Bogor, di hal...