Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Atasi Macet di Pasteur, Jasa Marga Terapkan "e-Toll Portable"

25 Des. 2017, 20.36.02

​Atasi Macet di Pasteur, Jasa Marga Terapkan "e-Toll Portable"

Bandung, sentananews.com

Pihak Jasa Marga Gerbang Tol Pasteur Bandung mengatakan, untuk mengurai kemacetan di Jalan Dr. Djunjunan (Pasteur) menuju masuk tol atau ke arah Jakarta dan sekitarnya diberlakukan sistem "e-toll portable" atau jemput bola transkasi nontunai.

Menurut Kepala Shift Pencatanan GT Pasteur, Jumiyati, hal itu dilakukan karena pihaknya melihat antrian yang panjang di Jalan Pasteur. "Kita lakukan jemput bola e-toll karena melihat antrian yang panjang Jalan Pasteur," ujarnya di GTO Pasteur, Senin.

Ia mengatakan, penggunaan jemput bola ini baru pertama kali dilakukan mengingat jumlah antrean sudah mengular sejak memasuki perempatan Pasteur-Sarijadi.

Antrean masuk Tol Pasteur sudah mengular hingga jembatan layang Pasupati, sedangkan kendaraan kendaraan melaju sekitar 10 km/jam.

GTO Pasteur menerjunkan dua e-toll portable di lima gardu demi memendekkan antrean saat memasuki gerbang tol.

Jika dibandingkan, dua tol yang menerapkan e-toll portable, dalam dua detik bisa mempercepat laju antrean di gardu hingga empat kendaraan sekaligus. Sementara tiga gardu yang tidak menerapkan e-toll portable satu detik hanya satu kendaraan saja.

"Perbandingan perjamnya bisa menyampai 30-40 kendaraan antara yang menggunakan jemput bola dengan gerbang yang tidak," kata Jumiyati.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo mengimbau wisatawan yang hendak ke Bandung atau meninggalkan Bandung tidak selalu menggunakan GT Pasteur karena mereka masih bisa mempergunakan GT Pasir Koja, Buahbatu, M. Toha dan Kopo. "Sesuaikan dengan tujuan saja. Supaya tidak terjadi kepadatan khususnya di Pasteur," kata Hendro.

Editor: P.Simatupang


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Dishub Kota Bekasi Bekukan Izin Ribuan Angkutan
Daerah
Dinas Perhubungan Kota Bekasi membekukan izin operasional 2.284 unit angkutan umum di Kota Bekasi. Sebab, usia ribuan angkutan ...
Tim Pemekaran Optimis DOB Talabatai Lolos
Daerah
Koordinator pemekaran daerah otonomi baru (DOB) Talabatai, Kabupaten Seram Bagian Barat, Jafar Wakanno optimis DOB Talabatai ak...
​Tanggul Sungai Citarum di Karawang Amblas
Daerah
Setelah selama beberapa hari terakhir mengalami retak-retak, tanggul sungai Citarum di wilayah Kecamatan Batujaya, Kabupaten Ka...
​Jalur Puncak-Cianjur Rabu Sore Normal
Daerah
Menjelang malam arus kendaraan di Jalur Puncak-Cianjur, Jawa Barat, mulai normal setelah Polres Cianjur, melakukan sistim satu ...
Banyak Kutu di Gudang, Bulog Digugat
Daerah
PT Jati Luhur Agung menggugat Perum Bulog Subdivisi Regional Semarang Jawa Tengah, lantaran kutu yang muncul dari gudangnya men...
​Korban Kebakaran di Bogor Butuh Bantal dan Handuk
Daerah
Bantuan untuk korban kebakaran di Kelurahan Gudang, Kota Bogor, Jawa Barat baik dalam bentuk logistik, maupun makanan terus men...
Kecelakaan Saat Libur Natal, Enam Tewas
Daerah
Kasubbid Penerangan Masyarakat Bidang Humas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan mengatakan, telah terjadi 12 kasus kecelakaan di Sum...
​Puluhan Sekolah di Surabaya Direhabilitasi
Daerah
Pemerintah Kota Surabaya akan merehabilitasi puluhan sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Pahlawan pad...
​Peringati Tsunami, Aceh Kibarkan Bendera Setengah Tiang
Daerah
Guna mengenang bencana gempa tsunami yang terjadi beberapa tahun lalu, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat memerintahkan pendudukny...