Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Atraksi di Udara, 31 Penerjun Dunia Semarakan Deklarasi World Tourism Park di Bali

11 Okt. 2018, 10.48.05

Atraksi di Udara, 31 Penerjun Dunia Semarakan Deklarasi World Tourism Park di Bali

Penerjun

Bali, sentananews.com

Meski tanpa kehadiran Presiden Jokowi yang direncanakan untuk membuka deklarasi World Toursm Park di Bali, yang digelar di lapangan Puputan, Renon, Bali pada hari Selasa (9/10/2018) kemarin, tetap berjalan sukses dan lancar. Pasalnya, kemeriahan terjadi dibuka dengan atraksi para penerjun dunia dari 7 negara seperti Inggris, Amerika, Spanyol, Meksiko, Italia, China Argentina, Indonesia dan Singapore.

Atraksi berawal dari ketinggian 10.000 kaki dengan gaya Wingsuit, swooping, smoke dan flag yang memukau menambah pemandangan langit yang saat itu cerah menjadi berbeda berwarna warni dari para penerjung payung diatas lapangan dan kantor Gubernur Bali.

Dan ternyata, atraksi terjun payung tersebut dipelopori oleh penerjun payung dunia yang berasal dari Indonesia bernama Naila Novaranti yanh mengakak dan melibatkan 31 penerjun dilepas dari pesawat berukuran besar, baby hercules CN 295. Penerjun yang rata-rata dari negara eropa melandas ke lapangan dengan sempurna dan membuat sekitar 1000 tamu undangan dari berbagai unsur Pejabat, Walikota sampai Bupati daerah mengaku takjub.

Naila Novaranti yang juga sebagai pelatih para penerjun mengatakan bahwa sebagian besar para penerjun payung yang beratraksi saat itu sudah memiliki SC atau Security Clearance. Mereka merupakan perwakilan dari negara yang diundang khusus dalam acara tersebut. Yang istimewanya, bahkan beberapa dari club Red Devils Inggris yang selama ini dikenal di dunia. "Sebenarnya banyak sekali yang ingin berpartisipasi dalam aksi penerjun payung ini. Tetapi karena kuota dari pihak penyelenggara sangat terbatas terpaksa kami batasi hanya 31 penerjun payung," kata Naila Novaranti sebagai Duta Wisata Udara WTP Forum kepada sejumlah wartawan saat acara berlanhsung.

Menurut Naila, para penerjun payung yang dilibatkan melakukan aksi demonstrasi di udara memang untuk memeriahkan deklarasi tersebut, juga sesuai dengan filosofi Taman Wisata Dunia yang diusung WTP Foundation. Bahwa ada wisata udara, salah satunnya adalah penerjun payung. "Dengan terjun payung kita bisa melihat keindahan Indonesia dari atas udara. Penerjun payung dari berbagai negara datang ke Bali untuk mendukung Indonesia sebaga Taman Wisata Dunia," ungkap Naila.

Sementara itu, Daniel Kumendong Founder CEO Yayasan Taman Wisata Dunia, World Tourism Park (WTP Foundation) mengumumkan bahwa setelah acara deklarasi ini, pihaknya akan menyiapkan semacam lisensi untuk diserahkan kepada Bapak Presiden. "Insya Allah kalau lisensinya sudah ada, secara resmi akan disampaikan pada Beliau, tentunya akan dihadiri oleh para deklarator acara ini nantinya yang telah mendukung," ujar Daniel.

Saat ini menurut Daniel, banyak potensi wisata di Nusantara yang tidak dimiliki oleh negara lain. Hal inilah yang membuat Indonesia layak menjadi kawasan Taman Wisata Dunia. "Indonesia saat ini menjadi satu-satunya Taman Wisata Dunia yang tidak dapatkan di negara lain. Apa yang ada di dunia, pasti ada di Indonesia. Tetapi apa yang ada di Indonesia, belum tentu ada di negara lain," ujarnya.

Daniel menegaskan, lisensi berupa Hak Kekayaan Intelektual tentang Taman Wisata Dunia, nantinya akan diserahkan kepada Presiden Joko Widodo sebagai pemimpin di kawasan Taman Wisata Dunia. "Artinya lisensi tersebut sudah berdasarkan keinginan kepala daerah yang menginginkan Indonesia dijadikan Kawasan Taman Wisata Dunia sehingga apa yang menjadi ekspektasi Bapak Presiden bahwa Indonesia sebagai negara besar, mau dijadikan negara apa, apakah industri, negara pertanian atau lainnya harus disampaikan secara terbuka," papar Daniel.

Dideklarasikannya Taman Wisata Dunia juga akan mempromosikan 45 potensi wisata alam unggulan yang berasal dari 34 provinsi di Indonesia. Dari 45 potensi wisata tersebut, akan dipilih 9 tempat wisata yang akan menjadi ikon dari Taman Wisata Dunia. Beberapa potensi wisata alam yang akan dipromosikan, seperti Kepulauan Anambas, Kepulauan Seribu, Kepulauan Derawan, Danau Tiba, Danau Kelimutu, Pulau Weh, Pulau Morotai, dan Pulau Komodo. Ada pula Gunung Krakatau, Gunung Tengger, Gunung Merapi, Ujung Kulon, hingga Sungai Musi yang akan dipromosikan.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT Marius Ardu Jelamu yang hadir menilai deklarasi tersebut akan semakin memperkuat citra pariwisata Indonesia termasuk destinasi yang sangat terkenal di berbagai provinsi di Tanah Air. "Khususnya bagi kami di NTT, akan menaikkan citra Taman Nasional Komodo sebagai salah satu keajaiban dunia, yang selama ini kunjungan wisatawannya memang terus meningkat," ucapnya.

Selain memiliki Taman Nasional Komodo, NTT juga memiliki Danau Tiga Warna Kelimutu, tempat diving di Alor yang sangat indah, penangkapan ikan paus secara tradisional di Lembata dan sebagainya. (Pang).

Penulis : Hengky


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Semifinal Sepakbola PORDA Jabar, Tuan Rumah Buta Kekuatan Lawan
Daerah
PELATIH tim sepakbola Kabupaten Bogor Iskandar mengaku buta akan peta kekuatan calon lawannya di semifinal PORDA XIII/2018 yakn...
Pebalap Kabupaten Bogor Raih Tiga Emas PORDA Jabar Lagi
Daerah
SATU lagi Pembalap sepeda andalan Kabupaten Bogor Yanthi Puchianty di ajang PORDA XIII/2018 Jawa Barat masih belum terbendung m...
Reuni Perak Libels’93, Bersatu Untuk Maju Bersama
Daerah
HAMPIR setiap sekolah memiliki wadah alumni. Umumnya, kumpulan para alumni sekolah ada untuk menjaga tali silaturahmi persahaba...
​Nurhayanti Inginkan Porda Jabar Lahirkan Atlet Tangguh
Daerah
Pembukaan Pekan Olahraga Daerah (Porda) XIII Jawa Barat, PB Porda XIII menyelenggarakan Gala Dinner di Hotel Lor in Sentul, Bab...
​Gunakan Jaket Ojek Online, Begal Santronin Rumah Warga
Daerah
Berbagai Modus dilakukan para begal untuk memuluskan aksinya dalam mencuri. Seperti halnya pencurian kendaraan bermotor (Ranmor...
SDN 3 Nanggewer Optimis Hasil Akriditasi Memuaskan
Daerah
Dalam rangka menghadapi persiapan akriditasi dari Tim penilai, Asebsor SDN 3 Nanggewer dan seluruh Dewan Guru serta Komite dan ...
​Bupati Paparkan Persiapan Final Porda XIII Jabar 2018
Daerah
Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jawa Barat Tahun 2018 yang dilaksanakan di Kabupaten Bogor tinggal menghitung hari. Berbagai pers...
​Bupati Bogor Teken APBD Perubahan 2018
Daerah
Bupati Bogor, Hj. Nurhayanti menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor yang mengagendakan penetapan persetujuan bersama D...
​Ribuan Guru Honorer Tuntut Bupati Turunkan SK PNS
Daerah
Pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang digelar serentak di seluruh Indonesia pada tahun ini disambut kesedihan para...