Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Banyak Kutu di Gudang, Bulog Digugat

27 Des. 2017, 10.59.10

Banyak Kutu di Gudang, Bulog Digugat

Semarang, sentananews.com

PT Jati Luhur Agung menggugat Perum Bulog Subdivisi Regional Semarang Jawa Tengah, lantaran kutu yang muncul dari gudangnya menyebar ke lingkungan di sekitarnya.

Legal Officer PT Jati Luhur Agung, Bagus Haris, di Semarang, Selasa, mengatakan, kutu dari gudang yang letaknya bersebelahan dengan pabrik lantai kayu ini menyebar ke daerah sekitar lokasi pabrik di kawasan industri Wijaya Kusuma Semarang. "Kejadian itu bermula sekitar Juli 2017. Di sekitar lokasi pabrik kami banyak sekali ditemukan kutu," kataya.

Khawatir serangga-serangga itu akan merusak produk yang akan diekspor ke luar negeri itu, kata dia, pihak perusahaan bahkan memanggil ahli yang paham soal serangga.

Dari pemeriksaan, lanjut dia, kutu yang menyebar di sekitar pabrik tersebut teridentifikasi bukan rayap. "Dari hasil pemeriksaan ahli, kutu-kutu itu berasal dari tanaman jagung," katanya.

Menurut dia, setelah melakukan penelusuran, diketahui bahwa sumber asal kutu tersebut dari gudang Bulog yang ada persis di samping pabrik.

"Kami sudah sampaikan keberatan ke Bulog. Mereka juga menyatakan memang mendapat titipan stok jagung dan sempat terlambat melakukan fumigasi," tambahnya.

Bahkan, lanjut dia, hingga saat ini belum upaya nyata Bulog untuk mengatasi masalah kutu tersebut.

Karena belum ada niat baik Bulog untuk menyelesaikan permasalahan itu, PT Jati Luhur Agung akhirnya mengajukan gugatan perdata dan meminta ganti rugi.

Total ganti rugi yang dituntut mencapai Rp 6 miliar, di mana sekitar Rp 1,1 miliar diantaranya merupakan kerugian karena harus menarik kembali empat kontainer produk yang sudah dikirim ke Amerika Serikat. "Kami tarik kembali karena khawatir ditolak negara tujuan karena dikira produk kami ada rayapnya," pungkasnya.

Editor: P.Simatupang


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Dishub Kota Bekasi Bekukan Izin Ribuan Angkutan
Daerah
Dinas Perhubungan Kota Bekasi membekukan izin operasional 2.284 unit angkutan umum di Kota Bekasi. Sebab, usia ribuan angkutan ...
Tim Pemekaran Optimis DOB Talabatai Lolos
Daerah
Koordinator pemekaran daerah otonomi baru (DOB) Talabatai, Kabupaten Seram Bagian Barat, Jafar Wakanno optimis DOB Talabatai ak...
​Tanggul Sungai Citarum di Karawang Amblas
Daerah
Setelah selama beberapa hari terakhir mengalami retak-retak, tanggul sungai Citarum di wilayah Kecamatan Batujaya, Kabupaten Ka...
​Jalur Puncak-Cianjur Rabu Sore Normal
Daerah
Menjelang malam arus kendaraan di Jalur Puncak-Cianjur, Jawa Barat, mulai normal setelah Polres Cianjur, melakukan sistim satu ...
​Korban Kebakaran di Bogor Butuh Bantal dan Handuk
Daerah
Bantuan untuk korban kebakaran di Kelurahan Gudang, Kota Bogor, Jawa Barat baik dalam bentuk logistik, maupun makanan terus men...
Kecelakaan Saat Libur Natal, Enam Tewas
Daerah
Kasubbid Penerangan Masyarakat Bidang Humas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan mengatakan, telah terjadi 12 kasus kecelakaan di Sum...
​Puluhan Sekolah di Surabaya Direhabilitasi
Daerah
Pemerintah Kota Surabaya akan merehabilitasi puluhan sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Pahlawan pad...
​Atasi Macet di Pasteur, Jasa Marga Terapkan "e-Toll Portable"
Daerah
Pihak Jasa Marga Gerbang Tol Pasteur Bandung mengatakan, untuk mengurai kemacetan di Jalan Dr. Djunjunan (Pasteur) menuju masuk...
​Peringati Tsunami, Aceh Kibarkan Bendera Setengah Tiang
Daerah
Guna mengenang bencana gempa tsunami yang terjadi beberapa tahun lalu, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat memerintahkan pendudukny...