Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Desa Jono Oge Wilayah Terdampak Terparah Gempa Sulteng

25 Okt. 2018, 22.37.35

Desa Jono Oge Wilayah Terdampak Terparah Gempa Sulteng

Relawan perorangan, Prabu Ekspres kunjungi dan beri bantuan kepada korban gempa warga desa Jono Oge di Pengungsian

Sulteng, SENTANA

DESA Jono Oge, Kabupaten Sigi diklaim sebagai wilayah terdampak gempa paling terparah di Sulawesi Tengara (Sulteng). Pasalnya, di tempat inilah pusat dari gempa Likuefaksi.

Likuefaksi terjadi akibat pergeseran lempeng dengan magnitudo 7,4 itu menyebabkan pencairan tanah yang secara ilmiah. Peneliti dari Pusat Penelitian Geoteknologi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Danny Hilman mengatakan, likuefaksi terjadi karena keadaan tanah yang tidak padat. Akibat gempa, air yang berada di dalam tanah naik dan bercampur dengan tanah.

Di desa inilah tanah bergerak berputar dan semburan lumpur etrsembur keluar dari dalam tanah. Akibat likuefaksi yang terjadi, bangunan, perkebunan dan pohon berpindah tempat hingga 1 kilometer. Jalan aspal menuju desa tersebut terputus amblas ke bawah.

Berdasarkan keterangan dari beberapa warga dan relawan kepada SENTANA di lokasi, di tempat itu banyak rumah amblas ke dalam bumi dan memakan korban jiwa hingga 3.000 orang.

"Dari 130 siswa SMAN 2 Palu yang berkemah di situ saat kejadian, hanya 15 orang yang berhasil selamat. Sisanya hingga saat ini belum diketemukan. Kemungkinan mereka tertimbun lumpur yang saat ini sudah mongering," kata Ester warga Palu yang juga relawan bencana kepada SENTANA, Kamis (25/10/2018) sore.

Baca Juga: (Bencana Sulteng - 18 Hari Tertimbun Lumpur, Batita Diketemukan Hidup )

Dari pantauan SENTANA di lapangan, hanya 2-3 rumah yang kelihatan di lokasi tersebut dari 1.500 KK yang tinggal di situ sebelum gempa.

"Itu kebun jagung tadinya ada di sana pindah 500 meter jadi di situ. Rumah yang di sana itu tadinya di sini, pinggir jalan yang terputus ini," kata Rosidah warga setempat yang selamat.

Baca Juga: (Maksa Gelar Ritual Terlarang, Walkot Palu Dituding Penyebab Bencana)

Hal senada disampaikan Arman, koordinator pengungsi desa Jono Oge kepada SENTANA di tempat pengungsian daerah perbukitan Pombewe, Sigi saat menyalurkan bantuan logistik dari relawan perorangan 'Prabu Express'. "Mereka yang selamat yang bisa lari naik ke bukit di tempat ini. Di sisni saya mengkoordinir 50 KK," katanya. (ARP)


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Labora: Pemberitaan Soal Kasus Rekening Gendut Sangat Merugikan
Daerah
Terpidana kasus rekening gendut, Labora Sitorus mengungkapkan, pemberitaan terkait kepemilikan rekening gendut hingga mencapai ...
​Festival Sepakbola Piala Bupati Bogor 2019 Dibuka
Daerah
Bupati Bogor Hj. Ade Yasin membuka secara resmi Festival Sepakbola Piala Bupati Bogor tahun 2019, di Lapangan Luar Stadion Paka...
Rinawati  Tinggalkan Rumah,  Keluarga  Minta Bantuan Masyarakat
Daerah
Jakarta, sentananews.comSetelah satu bulan meninggalkan rumah, Rinawati Sihombing (30) belum juga kembali. Seluruh keluarga su...
Apel Kesadaran Sarana Tingkatkan Kedisiplinan
Daerah
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menggelar apel kesadaran nasional setiap tanggal 17 secara serentak. Salah satunya Dinas Ko...
Kepala Bakamla RI Temui Lima Pimpinan KPK
Daerah
Kepala Bakamla RI Laksamana Madya Bakamla A. Taufiq R. melakukan pertemuan dengan lima pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (K...
Kementrian Pertahanan Gelar Rapim TA 2019
Daerah
Kbementrian Pertahanan (Kemhan) vvRI menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) dengan agenda penyampaian Refleksi 2018 dan proyeksi 2019...
Bupati Bogor Hadiri Hari Jadi Desa Cibodas ke-35
Daerah
Peringatan Hari Jadi Desa Cibodas yang ke-35 berlangsung meriah, acara tersebut dimeriahkan dengan Helaran dongdang, festival p...
​Berdalih Bisnis, Waluyo Menipu Hingga Rp 1,6 Miliar
Daerah
Pengadilan Negeri Depok menggelar sidang kasus penipuan yang dilakukan terdakwa Ahmad Waluyo sebesar Rp 1,6 miliar terhadap rek...
​Mengaku Kena Tipu, Konsumen Grand Icon Minta Uang Dikembalikan
Daerah
PENGELOLA Apartemen PT. Mitra Graha Andalan mengecewakan para konsumennya. Hal ini seperti yang diakui salah satu konsumennya, ...