Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​IJTI: Jangan Halangi Kerja Jurnalis dengan Kekerasan

30 Maret 2018, 18.51.13

​IJTI: Jangan Halangi Kerja Jurnalis dengan Kekerasan

Jakarta, sentananews.com

Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pengda Maluku menyerukan kepada semua pihak untuk menghormati dan tidak menghalang-halangi tugas para jurnalis yang tengah menjalankan tugasnya di lapangan.

"Berkaca dari beberapa peristiwa unjuk rasa di Ibu Kota maupun sejumlah daerah yang kerap kali menjadikan para jurnalis sebagai sasaran kekerasan baik oleh massa oleh oknum Aparat Sipil Negara, maka kemi menyerukan kepada semua pihak untuk tidak menglang-halangi tugas wartawan di lapangan," kata Ketua IJTI Pengda Maluku Juhri Samanery dalam keterangan persnya yang diterima Sentananews.com di Jakarta, Jumat (30/3).

Hal ini disampaikan Juhri mencermati kasus penganiayaan dan intimidasi yang dialami dua jurnalis di Ambon oleh oknum ASN dan juga tim sukses pasangan Cagub Said Assagaf di Salah satu warung kopi, Kamis (29/3).

Menurut dia, hal ini membuktikan kurangnya akses informasi dari para ASN terkait tugas jurnalis. "Siapapun yang menghalang-halangi dan melakukan ancaman serta tindak kekerasan terhadap jurnalis saat menjalankan tugasnya merupakan bentuk pelanggaran hukum pidana, sebagaimana tertuang dalam Pasal 18 UU Pers, di mana setiap orang yang menghalangi kebebasan pers diancam penjara maksimal dua tahun, dan denda maksimal Rp 500 juta," papar Juhri Samanery.

Pihaknya meminta kepada polisi agar segera memanggil para terduga ASN yang melakukan penganiayaan serta intimidasi kepada Jurnalis. "Kami juga meminta semua pihak untuk sungguh-sungguh menjaga, melindungi, dan menjamin keamanan para jurnalis saat menjalankan tugasnya," tukasnya.

Ia juga berharap, masyarakat bisa memahami bahwa jurnalis dalam menjalankan tugasnya sesuai dengan UU serta dilindungi oleh UU. Sehingga, ketidakpuasan terhadap media hendaknya disampaikan melalui jalur resmi yakni Dewan Pers dan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).

"Jurnalis dalam menjalankan tugasnya wajib berpegang teguh pada Kode Etik Jurnalistik. Setiap juga jurnalis harus menggunakan narasumber yang kredibel sehingga bisa menyejukkan dan tidak provokatif," tandas dia.

Lebih jauh ia menambahkan, media harus menjadi penerang di tengah banyaknya informasi yang tidak terkontrol dan cenderung menyesatkan yang beredar di media sosial. "Karena itu, tambahnya, setiap produk pers harus mencerminkan kode etik, bertanggung jawab dan sesuai dengan perundangan yang berlaku" tukasnya.

Masih menurut Juhri, untuk menjamin kemerdekaan pers dan memenuhi hak publik memperoleh informasi yang benar, tugas dan kerja jurnalistik dilindungi oleh undang-undang (UU). "Hal itu sebagaimana yang tertuang dalam UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, Pasal 8 yang menyebutkan wartawan mendapat perlindungan hukum dalam melaksanakan profesinya," ujarnya.

Editor: Syarief


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Paguyuban PKL di RBS, Jakut Dicurigai Sebagai Pungli Bertopeng Perda
Daerah
DI Pagar kantor Kelurahan Rawa Badak Selatan (RBS), Kecamatan Koja, Jakarta Utara (Jakut) terpampang spanduk yang bertuliskan u...
  Bupati Bogor Tekankan Pentingnya Budaya Gotong Royong
Daerah
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memperingati Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) tingkat Kabupaten Bogor tahun 2018 ...
​KPU Sebut OSO Harus Mundur dari Pengurus Partai
Daerah
Komisi Pemilihan Umum (KPU) menegaskan Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang harus mundur dari jabatannya sebagai ketua u...
​Bupati Bogor Hadiri Maulid Nabi di Kec. Megamendung
Daerah
Sambutan hangat dari masyarakat sekitar diterima oleh Bupati Bogor, Hj.Nurhayanti saat hadir pada peringatan Maulid Nabi Muhamm...
 ​Jalan Rusak di Gunungputri, Wakil Rakyat Tutup Mata
Daerah
Warga masyarakat Desa Wanaherang dan Desa Cicadas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, melakukan berunjuk rasa...
KNPI Pagelaran dan Karang Taruna Sosialisasikan  Penanaman Pohon
Daerah
Pringsewu, sentananews.comPengurus Kecamatan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Pagelaran kerjasama dengan Karang Taruna K...
Mahasiswa Unpak Gelar Diskusi Pengembangan Kampung Tematik
Daerah
Himpunan Mahasiswa Planologi Widya Panata Bumi (HM-PWPB) Fakultas Teknik Universitas Pakuan Bogor menggelar Diskusi Kampung Tem...
​3 Warga Tengerang Hanyut di Sungai Cisadane, 1 Tewas
Daerah
Tiga pemuda asal Tangerang, Banten hanyut terbawa arus Sungai Cisadane di Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sa...
​Diskominfo Kab.Bogor Kumpulkan Pengelola Web Subdomain OPD
Daerah
Dalam rangka penguatan dan penyebaran informasi melalui website Pemerintah Kabupaten Bogor, Dinas Komunikasi dan Informatika (D...