Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Kedai Liar Rusak Geopark Batu Gantung

9 Agu 2018, 17.54.34

​Kedai Liar Rusak Geopark Batu Gantung

Simalungun, SENTANAnews.com

KEBERADAAN Kedai-kedai liar di kawasan Batu Gantung, Nagori Sibaganding, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara dinilai merusak situs Geopark Batu Gantung.

Beberapa pengusaha kedai liar tersebut mengaku memiliki IMB dan Izin usaha. Namun saat dikonfirmasi, mereka tidak mampu menunjukkan dokumen tersebut. Sungguh disayangkan program pariwisata pemerintah pusat tidak terlaksana dengan baik di tingkat daerah. Rencana ingin menjadikan kawasan Danau Toba sebagai Parawisata Geopark dunia dari UNESCO pun rasanya bakal gagal kembali.

Pantauan SENTANA di lapangan, Minggu (5/8/2018), terdapat lebih dari 30 kedai panatapan yang dimiliki oleh seorang warga bernama Herlina Butar Butar dan kerabatnya. Semua kedai tersebut pernah diklarifikasi ijinnya oleh Camat setempat, James Siahaan.

Saat diklarifikasi oleh Camat James Siahaan, diketahui semua kedai milik Herlina dan kerabatnya tersebut tidak memiliki izin yang lengkap. Bukan hanya itu, tanah tempat Herlina mendirikan kedai panatapan itu pun ternyata diketahui milik ahli waris Paganding Sinaga.

Seorang warga setempat, S Sinaga kepada SENTANA mengungkapkan bahwa sepengetahuannya, bangunan-bangunan tersebut liar dan bukan didirikan oleh pemilik tanah / ahli waris.

Diceritakan Sinaga, Sudah 3 kali kedai serupa rubuh ke Danau Toba dan merusak situs Geopark Batu Gantung. "Penyebabnya ya karena tanah tersebut tidak mampu menahan beban bangunan. Memang sebenarnya lokasi itu tidak sesuai untuk dibangun kedai semacam itu," jelasnya.

"Sangat disayangkan program Presiden Joko Widodo untuk pariwisata Danau Toba terhambat oknum - oknum yang membuat kedai liar semacam ini. Tentunya tidak sesuai untuk standar Geopark," sambung Sinaga menambahkan.

Dari hasil investigasi SENTANA, terdapat pengrusakan pagar pembatas jalan di sepanjang Jalan Raya Pematangsiantar - Parapat km. 168 - 172. Ditemukan bukti berupa pembatas yang telah dirusak yang dibuang di lereng bukit di sebelah kedai Putra Kembar yang dimiliki oleh Herlina Butarbutar. Diduga pembatas dirusak saat pemilik (Herlina) memperlebar kedai (panatapan) tempatnya berusaha. (ARP)


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Bupati Bogor Tebar Penghargaan Dalam Rangka HUT RI ke-73
Daerah
Dalam menyambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke 73 tahun, sejumlah penghargaan seperti Satya Lancana Karya Satya dari Pr...
​Dinkes Tingkatkan Kualitas Tata Usaha dan Pengelolaan Barang
Daerah
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor menggelar pertemuan pengelola barang dan bendahara JKN. dalam rangka singkronisasi pen...
​Bupati Harapkan Kunjungan Wisatawan ke Kab.Bogor Terus Meningkat
Daerah
Dalam rangka mempromosikan potensi destinasi wisata dan akomodasi Kabupaten Bogor serta bagian dari rangkaian Festival Merah Pu...
​Bupati Minta Indeks Pendidikan Karawang Ditingkatkan
Daerah
Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana meminta kepada seluruh kepala sekolah SD dan SMP untuk membantu pemerintah daerah dalam r...
Sekda Tinjau Kesiapan Lapangan V Jawa Barat 2018
Daerah
Guna memastikan persiapan perhelatan akbar multi event Peparda V Jawa Barat 2018 yang akan berlangsung di Bumi Tegar Beriman, S...
Desa Sukmajaya Tuan Rumah MTQ Tingkat Kecamatan
Daerah
Dalam rangka meningkatkan nilai-nilai islami di lingkungan masyarakat, Pemerintah Kecamatan Tajurhalang menggelar kegiatan Musa...
BPN  Depok Diminta Jelaskan Masalah Lahan  di Kel. Krukut
Daerah
Depok, SENTANA Merasa Tak Pernah Jual tanahnya ke pihak manapun, baik perusahaan maupun perseorangan. Sehingga Sunaryo Pranot...
Disperdagin Kab.Bogor Terus Sosialiasi Jajanan Sekolah
Daerah
Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bogor kembali menggelar sosialisasi jajanan sekolah guna memberikan pengetahuan d...
BNN Kab.Bogor Gelar Hari Anti Narkoba Internasional
Daerah
Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bogor menggelar Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) Tingkat Kabupaten Bogor, di hal...