Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Kejari Cibinong Musnahkan Barang Bukti

1 Nov. 2017, 20.26.32

Kejari Cibinong Musnahkan Barang Bukti

Pemusnahan barang bukti

Bogor, sentananews.com

Kejaksaan Negeri (Kejari) Cibinong melaksanakan pemusnahan Barang Bukti (Barbuk) periode tahun 2015-2017, Rabu (01/11) pagi. Dalam pemusnahan Barbuk tersebut, Kejari Cibinong yang dipimpin Bambang Hartoto, melaksanakan penetapan atau Putusan Pengadilan Negeri Cibinong untuk Barbuk yang dimusnahkan, dalam hal ini benda sitaan yang terdiri atas benda yang dapat lekas rusak atau dikategorikan membahayakan.

Kajari Cibinong, Bambang Hartoto menjelaskan, dalam pemusnahaan barang bukti ini dilakukan setelah adanya penetapan/putusan pengadilan untuk barbuk jenis tertentu sebagaimana diatur dalam Undang-undang (UU), maka untuk pemusnahan barang bukti tersebut tidak ada yang menjadi akibat hukum bagi pelaksananya, karena melaksanakan perintah UU tidak dapat dipidana, sebagaimana diatur dalam pasal 50 kitab UU Hukum Pidana yang menyatakan "Barangsiapa melakukan perbuatan untuk melaksanakan ketentuan UU tidak dipidana".

"Alhamdulillah kita telah melaksanakan pemusnahan semua Barbuk hasil dari sitaan pelaku tindak pidana yang telah ingkra ditetapkan oleh putusan pengadilan," ujar Bambang kepada Harian Sentana di sela-sela acara tersebut, Rabu (01/11/17).

Ia menjelaskan, dan untuk perkara yang terkait dengan Barang Bukti tersebut juga tetap terus diperiksa karena bukan berarti dengan dilakukannya pemusnahan barbuk perkara dianggap selesai. "Tetapi tetap diperiksa dengan menghadirkan sample yang sudah disisihkan sebagai barang bukti tersebut," ungkapnya.

Lebih lanjut ia menekankan, adapun barang bujti hasil tindak pidana umum yang akan dimusnahkan pada hari ini adalah barbuk yang telah diputus oleh pengadilan dan telah berkekuatan hukum tetap.

Antara lain yaitu, sambung Bambang, 2.604.744.0773 gram duan ganja, 470.7816 gram shabu-shabu, Trihexyphenidyl sebanyak 1341 butir, dua botol plaatik bertuliskan "Hexymer 2" sebanyak 1742 butir, dan Extacy sebanyak 20 butir, sejumlah uang palsu yang terdiri dari pecahan uang Rp100 ribu sebanyak 1901 lembar dan pecahan Rp50 ribuan sebanyak 194 lembar, umpal pecahan Rp20 ribu sebanuak 230 sebanyak 230 lembar adapun uang pecahan Rp$100 dollar sebanuak 796 lembar, Putaw dengan total 0.84 gram, berikut dengan senjata api rakitan sebanyak 14 pucuk senjata api.

"Dengan demikian pada hari ini Kejari Kabupaten Bogor merampas segala Barang Bukti yang dimusnahkan, sehingga tidak dapat dipergunakan lagi dengan cara dihancurkan dan dibakar sehingga tidak dapat dipakai kembali. Seperti yang kita saksikan bersama dalam acara pemusnahan barbuk ini yang juga dihadiri pula oleh kepala BNNK Bogor, Budi Setia Nugraha," tutupnya. (Pang)

Penulis: Anwar



To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Dishub Kota Bekasi Bekukan Izin Ribuan Angkutan
Daerah
Dinas Perhubungan Kota Bekasi membekukan izin operasional 2.284 unit angkutan umum di Kota Bekasi. Sebab, usia ribuan angkutan ...
Tim Pemekaran Optimis DOB Talabatai Lolos
Daerah
Koordinator pemekaran daerah otonomi baru (DOB) Talabatai, Kabupaten Seram Bagian Barat, Jafar Wakanno optimis DOB Talabatai ak...
​Tanggul Sungai Citarum di Karawang Amblas
Daerah
Setelah selama beberapa hari terakhir mengalami retak-retak, tanggul sungai Citarum di wilayah Kecamatan Batujaya, Kabupaten Ka...
​Jalur Puncak-Cianjur Rabu Sore Normal
Daerah
Menjelang malam arus kendaraan di Jalur Puncak-Cianjur, Jawa Barat, mulai normal setelah Polres Cianjur, melakukan sistim satu ...
Banyak Kutu di Gudang, Bulog Digugat
Daerah
PT Jati Luhur Agung menggugat Perum Bulog Subdivisi Regional Semarang Jawa Tengah, lantaran kutu yang muncul dari gudangnya men...
​Korban Kebakaran di Bogor Butuh Bantal dan Handuk
Daerah
Bantuan untuk korban kebakaran di Kelurahan Gudang, Kota Bogor, Jawa Barat baik dalam bentuk logistik, maupun makanan terus men...
Kecelakaan Saat Libur Natal, Enam Tewas
Daerah
Kasubbid Penerangan Masyarakat Bidang Humas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan mengatakan, telah terjadi 12 kasus kecelakaan di Sum...
​Puluhan Sekolah di Surabaya Direhabilitasi
Daerah
Pemerintah Kota Surabaya akan merehabilitasi puluhan sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Pahlawan pad...
​Atasi Macet di Pasteur, Jasa Marga Terapkan "e-Toll Portable"
Daerah
Pihak Jasa Marga Gerbang Tol Pasteur Bandung mengatakan, untuk mengurai kemacetan di Jalan Dr. Djunjunan (Pasteur) menuju masuk...