Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Korban Kebakaran di Bogor Butuh Bantal dan Handuk

27 Des. 2017, 0.00.15

​Korban Kebakaran di Bogor Butuh Bantal dan Handuk

Bogor, sentananews.com

Bantuan untuk korban kebakaran di Kelurahan Gudang, Kota Bogor, Jawa Barat baik dalam bentuk logistik, maupun makanan terus mengalir, namun pengungsi menyebutkan bahwa bantuan yang sangat dibutuhkan saat ini adalah batal dan handuk.

Menurut Yusrustini (52) salah satu korban terdampak kebakaran saat ditemui di tempat penampungan, Selasa, bahwa para pengungsi sangat membutuhkan bantal dan handuk untuk saat ini. "Bantuan lain kami sudah dapat, yang belum ada itu bantal sama handuk," katanya.

Sampai hari ini Yusrustini bersama ibu-ibu korban terdampak kebakaran sudah menerima sejumlah bantuan seperti selimut, peralatan shalat, pakaian dan makanan, termasuk juga peralatan mandi, dan pembalut wanita.

Tapi dari semua bantuan tersebut mereka kesulitan untuk mandi karena tidak punya handuk dan pakaian dalam. "Mau mandi tapi tidak punya handuk dan dalaman, sampai saat ini saya masih pakai pakaian yang sama waktu hari kebakaran," kata Heti (46) tetangga Yusrustini.

Heti, dan Yusrustini mengaku tidak sempat menyelamatkan barang maupun harta benda yang dimiliki saat kebakaran terjadi. Mereka hanya mampu menyelamatkan diri sendiri dengan pakaian yang melekat dibadan. "Uang saya Rp 125 ribu saya simpan di kasur, juga ludes terbakar," kata Yus.

Kebakaran telah menghanguskan seluruh isi rumah Yusrustini, hingga seluruh isi kulkas hangus terbakar. Yang tersisa hanya puing-puing, tiang rumah.

Yusrustini tinggal bersama adiknya Siaga Suamtri (51), total ada tujuh jiwa yang tinggal di rumah tersebut, kini mengungsi di SDN Empang.

Menurut Yusrustini saat tidur di pengungsian mereka tidak memiliki bantal, sehingga kesulitan untuk tidur, apalagi usia mereka sudah tua.

"Sakit kepala saya tidak tidak pakai bantal, terpaksa selimut dijadikan bantal, tapi karena tidur di lantai juga kedinginan," kata Yus.

Selain bantal dan handuk, beberapa orangtua yang memiliki anak juga membutuhkan seragam sekolah, dan juga perlengkapan sekolah untuk anak-anaknya.

"Saya punya anak satu sekolah SD, seragam sekolahnya ikut terbakar, tidak punya sepatu dan perlengkapan sekolah," kata Siti Zahara, pengungsi lainnya.

Sebanyak 122 jiwa dari 271 jiwa yang terdampak kebakaran di Kelurahan Gudang mengungsi sementara di SDN Empang 1 dan 2.(Antaranews.com)


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Rapat Paripurna DPRD Depok, Sampaikan Hasil Reses
Daerah
Depok, sentananews.com Rapat Paripurna DPRD Kota Depok yang digelar belum lama ini, dalam rangka penyampaian laporan hasil Re...
Pemkot Depok Serius  Tanggulangi Sampah
Daerah
Depok , sentananews.com Dalam menanggulangi permasalahan sampah, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok cukup serius. Keseriusan ini d...
Bupati Bogor Resmikan Masjid Besar Al-Ijtihad
Daerah
Sambutan hangat datang dari masyarakat Kecamatan Leuwisadeng, ketika Bupati Bogor, Hj.Nurhayanti meresmikan Masjid Besar Al-Ijt...
​Bupati Apresiasi Kinerja DPKAD Kabupaten Bogor
Daerah
Setelah melakukan Rapat terbatas di Dinas Pengelola Keuangan Aset Daerah (DPKAD) Kabupaten Bogor, Bupati Bogor, Hj.Nurhayanti j...
​Pangdam Jaya: TMMD ke 102 Wujud TNI Manunggal dengan Rakyat
Daerah
Pangdam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Joni Suprianto bersama Pjs Bupati Kabupaten Tangerang Dr. Komarudin, M.Ap disaksikan para pej...
Kankemenag Bogor Minta GYK OSZA Beri Kursus Bahasa Inggris
Daerah
Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Kantor Kementerian Agama (KanKemenag) meminta kepada pimpinan GerejaYesus Kristus dari O...
Bupati Halal Bi Halal Dengan PWRI Kabupaten Bogor
Daerah
Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Bogor, menggelar halal bil halal sekaligus pengajian bulanan, di halama...
SDN 3 Nanggewer Gelar Pentas Seni dan Kreasi Siswa
Daerah
Dalam Rangka merayakan kelulusan siswa-siswi Kelas 6, SDN 3 Nanggwer mengadakan pentas seni dan kreasi siswa di halaman sekolah...
​GP GBB Minta Pemerintah Cepat Bangun Infrastruktur Danau Toba
Daerah
Ketua Umum Garda Pemuda Gerakan Batak Bersatu, Salmon Siagian, S.H, M.H meminta pemerintah, baik pusat dan daerah mempercepat p...