Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Paperda V Jabar, Pemkab Bogor Turunkan 110 Tenaga Medis

4 Nov. 2018, 11.43.11

Paperda V Jabar, Pemkab Bogor Turunkan 110 Tenaga Medis

Bogor, sentananews.com

Bidang Kesehatan Peparda V Jabar 2018 dalam hal ini Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor akan menerjunkan 110 tenaga medis, 18 ambulance dan Medical Center, guna mensukseskan Peparda V Jabar 2018, dan meminimalis terjadinya masalah kesehatan serius pada atlet.

Sekretaris Dinkes Kabupaten Bogor sekaligus Ketua Bidang Kesehatan Peparda V Jabar 2018, Erwin Suriana menuturkan, pihaknya akan menurunkan 110 tenaga kesehatan yang terdiri dari. 21 Dokter umum, perawat 42 orang, driver 21 orang, dan tenaga medis PMI 26 orang. Juga menurunkan 17 ambulan dan satu mini icu ambulance. Medical Center, Medical Room di Hotel dan Venue pertandinga. Juga tiga rumah sakit rujukan yaitu RSUD Cibinong, Ciawi, dan Sentra Medika.

"Pengecekan ini untuk memastikan mobil ambulance baik secara fisik maupun peralatan medisnya siap guna memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi para atlet yang akan bertanding nanti," terang Erwin.

Menurutnya, 110 tenaga medis sudah mendapatkan pelatihan pada September lalu sebelum berlangsungnya kegiatan PORDA XIII Jabar. Meski demikian pihaknya juga akan melakukan pembekalan kembali, karena ada beberahal yang membedakan antara Atlet umum Porda dengan Atlet disabilitas Peparda V Jabar 2018 itu.

"Pembekalan teknis tentunya dapat meningkatkan pelayanan dan profesional tim medis kita. Kami juga sangat terbantu dengan adanya relawan tenaga medis dari PMI, tentunya dengan ini kita bisa bekerja lebih optimal," tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Peparda V Jabar 2018, Dadang Irfan mengatakan, suksesnya kegiatan Peperda V Jabar 2018 ditentukan oleh bidang-bidang, salah satunya bidang kesehatan. Meskipun di kegiatan tersebut hanya ada 12 Cabang Olahraga yang ditandingkan, akan tetapi karakter para atlet membutuhkan perhatian dan pelayanan kesehatan khusus mulai dari tim dokter hingga psikolog.

"Emosi mereka (para atlet Peparda) lebih sensitif dari pada atlet umum Porda, jadi meskipun jumlahnya lebih sedikit. Tapi dibutuhkan kecepatan, ketepatan dan keahlian lebih dalam menanganinya," ujar Dadang.

Ia menambahkan, Peparda V Jabar tahun ini berbeda dengan Peparda sebelumnya, dimana biasanya Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) terlibat dalam kegiatan tersebut. Justru kali ini Peparda melepaskan diri dari KONI.

"Ini pertama kalinya kegiatan ini terlepas dari KONI. Kita harus bisa menyelenggarakan lima sukses. Jika berhasil maka kita akan menjadi patokan kegiatan Peparda selanjutnya, bagi daerah-daerah lainnya," pungkasnya.(rif)

Penulid: Subur/Taufik/krisman


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Festival Sepakbola Piala Bupati Bogor 2019 Dibuka
Daerah
Bupati Bogor Hj. Ade Yasin membuka secara resmi Festival Sepakbola Piala Bupati Bogor tahun 2019, di Lapangan Luar Stadion Paka...
​Ribuan Ton Aset Negara Diduga Akan Digelapkan
Daerah
Ribuan Ton aset negara di bawah Kementerian PUPR atau lebih jelasnya aset dari Kantor Balai Besar pelaksanaan Jalan Nasional VI...
Rinawati  Tinggalkan Rumah,  Keluarga  Minta Bantuan Masyarakat
Daerah
Jakarta, sentananews.comSetelah satu bulan meninggalkan rumah, Rinawati Sihombing (30) belum juga kembali. Seluruh keluarga su...
Apel Kesadaran Sarana Tingkatkan Kedisiplinan
Daerah
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menggelar apel kesadaran nasional setiap tanggal 17 secara serentak. Salah satunya Dinas Ko...
Kepala Bakamla RI Temui Lima Pimpinan KPK
Daerah
Kepala Bakamla RI Laksamana Madya Bakamla A. Taufiq R. melakukan pertemuan dengan lima pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (K...
Kementrian Pertahanan Gelar Rapim TA 2019
Daerah
Kbementrian Pertahanan (Kemhan) vvRI menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) dengan agenda penyampaian Refleksi 2018 dan proyeksi 2019...
Bupati Bogor Hadiri Hari Jadi Desa Cibodas ke-35
Daerah
Peringatan Hari Jadi Desa Cibodas yang ke-35 berlangsung meriah, acara tersebut dimeriahkan dengan Helaran dongdang, festival p...
​Berdalih Bisnis, Waluyo Menipu Hingga Rp 1,6 Miliar
Daerah
Pengadilan Negeri Depok menggelar sidang kasus penipuan yang dilakukan terdakwa Ahmad Waluyo sebesar Rp 1,6 miliar terhadap rek...
​Mengaku Kena Tipu, Konsumen Grand Icon Minta Uang Dikembalikan
Daerah
PENGELOLA Apartemen PT. Mitra Graha Andalan mengecewakan para konsumennya. Hal ini seperti yang diakui salah satu konsumennya, ...