Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Pelayanan PDAM Tirta Bhagasasi Dikeluhkan Warga

30 Juli 2018, 10.56.09

​Pelayanan PDAM Tirta Bhagasasi Dikeluhkan Warga

Bekasi, sentananews.com

Warga di Kecamatan Tarumajaya Kabupaten Bekasi mengeluhkan pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bhagasasi yang dianggap tidak bisa memenuhi ekspektasi masyarakat. Selain kualitas air yang buruk, aliran air ke sejumlah wilayah sering mati tanpa penjelasan terlebih dahulu kepada pelanggan.

Seperti ditemui di kawasan perumahan Segara City Tarumajaya Bekasi. Komplek perumahan elit yang dibangun oleh pengembang Damai Putra Group ini disebut-sebut oleh warganya sejak awal selalu bermasalah dengan urusan air bersih. Selain debit aliran yang kecil dan sering mati, kualitas air yang keruh dan berbau karat juga dikeluhkan oleh warga.

"Air PDAM ga jelas. ngalir mati ngalir mati skali nya ngalir tekanan kecil dan kuning kotor bau. Saya punya anak kecil kembar usia 9 bulan. Sudah 3 hari ini mandi pakai air isi ulang galon yang bersih untuk menghindari penyakit," ujar Wahyudi, karyawan swasta yang baru dua bulan tinggal di perumahan Segara City kepada wartawan, Senin (30/7).

Senada dengan Wahyudi, kualitas layanan PDAM yang buruk juga dialami oleh Santo, warga Cluster Descada Perumahan Segara City yang sudah sejak 2017 tinggal di sana.

Menurutnya, akibat dari buruknya kualitas air dan debit aliran yang kecil, dirinya sering terpaksa harus merogoh kocek dalam untuk membeli air minum isi ulang, walau hanya untuk kebutuhan MCK saja.

"Air sering mati, khususnya pada siang hari. Terkadang kalaupun keluar, airnya kecil. Beberapa kali air yang keluar berwarna hitam dan berbau dan kotor. Kerugian yang ditimbulkan, aktivitas terganggu karena tidak ada air untuk MCK," ujarnya kepada wartawan.

"Air kotor yang diterima tetap harus dibayar karena meteran jalan, sementara air tidak dapat digunakan," imbuh Santo.

Sementara itu, Sigit Nugroho, Ketua Forum Komunikasi Warga Descada Perumahan Segara City membenarkan peristiwa atau keluhan yang disampaikan oleh warga masalah air PDAM Tirta Bhagasasi tersebut.

Menurut dia, sebagai pimpinan komunitas warga, dirinya sudah sering menyampaikan keluhan yang dialami warga tersebut, baik ke pihak pengembang maupun langsung ke PDAM Tirta Bhagasasi. Ia mengungkapkan, pangkal masalah memang di pihak PDAM yang mengaku tengah melakukan perbaikan.

"Ketika saya lapor ke PDAM, petugas jaga memberikan alasan bahwa mereka sedang melakukan evaluasi terhadap masalah air. Menurut petugas jaga, ada sebagian wilayah yang sudah berbulan-bulan tidak kebagian air bersih, sedang dicarikan masalahnya. Namun ketika saya tanya, sampai kapan evaluasi berlangsung, petugas itu tidak mau menyebutkan," beber Sigit.

Di lain pihak, petugas Mechanical Electrical (ME) perumahan Segara City, Nanang saat dikonfirmasi membenarkan bahwa kondisi air PDAM banyak dikeluhkan oleh warga.

Pihaknya mengaku sudah sering berkoordinasi dengan pihak PDAM Tirta Bhagasasi dan menyampaikan keluhan warga, namun hingga saat ini kondisi tidak mengenakkan itu masih saja sering terjadi.

Dia menyayangkan tidak adanya sosialisasi oleh PDAM kepada pelanggan ketika akan melakukan perbaikan transmisi yang mengganggu aliran air bersih ke warga atau pelanggan.

"Ketika ada perbaikan, kadang kami yang harus proaktif memberikan informasi terkait kepada konsumen (warga). Sudah beberapa kali kami minta untuk sosialisasi kepada warga bila ada perbaikan apapun yang dilakukan sehingga warga dapat mengantisipasi nya," kata Nanang.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak PDAM Tirta Bhagasasi belum bisa dikomfirmasi terkait kondisi yang dikeluhkan oleh pelanggan tersebut, sementara kondisi aliran air di perumahan Segara City sendiri masih bermasalah serta tidak normal.

Editor: Syarief


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Bupati Bogor Tebar Penghargaan Dalam Rangka HUT RI ke-73
Daerah
Dalam menyambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke 73 tahun, sejumlah penghargaan seperti Satya Lancana Karya Satya dari Pr...
​Kedai Liar Rusak Geopark Batu Gantung
Daerah
KEBERADAAN Kedai-kedai liar di kawasan Batu Gantung, Nagori Sibaganding, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun...
​Dinkes Tingkatkan Kualitas Tata Usaha dan Pengelolaan Barang
Daerah
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor menggelar pertemuan pengelola barang dan bendahara JKN. dalam rangka singkronisasi pen...
​Bupati Harapkan Kunjungan Wisatawan ke Kab.Bogor Terus Meningkat
Daerah
Dalam rangka mempromosikan potensi destinasi wisata dan akomodasi Kabupaten Bogor serta bagian dari rangkaian Festival Merah Pu...
​Bupati Minta Indeks Pendidikan Karawang Ditingkatkan
Daerah
Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana meminta kepada seluruh kepala sekolah SD dan SMP untuk membantu pemerintah daerah dalam r...
Sekda Tinjau Kesiapan Lapangan V Jawa Barat 2018
Daerah
Guna memastikan persiapan perhelatan akbar multi event Peparda V Jawa Barat 2018 yang akan berlangsung di Bumi Tegar Beriman, S...
Desa Sukmajaya Tuan Rumah MTQ Tingkat Kecamatan
Daerah
Dalam rangka meningkatkan nilai-nilai islami di lingkungan masyarakat, Pemerintah Kecamatan Tajurhalang menggelar kegiatan Musa...
BPN  Depok Diminta Jelaskan Masalah Lahan  di Kel. Krukut
Daerah
Depok, SENTANA Merasa Tak Pernah Jual tanahnya ke pihak manapun, baik perusahaan maupun perseorangan. Sehingga Sunaryo Pranot...
Disperdagin Kab.Bogor Terus Sosialiasi Jajanan Sekolah
Daerah
Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bogor kembali menggelar sosialisasi jajanan sekolah guna memberikan pengetahuan d...