Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Polda Jambi Sita 43 Kg Ganja Asal Aceh

21 Okt. 2017, 23.41.00

Polda Jambi Sita 43 Kg Ganja Asal Aceh

Jambi, sentananews.com

Anggota tim Opsnal Subddit lll Ditresnarkoba Polda Jambi menyita 43 kilogram ganja kering yang dikirim dari Aceh dengan tujuan Jambi dari salah satu loket bus dengan menangkap empat orang pelakunya.

Kabid Humas Polda Jambi, AKBP Kuswahyudi Tresnadi, di Jambi Sabtu, mengatakan penangkap para pelaku yang membawa empat puluh tiga paket besar narkotika jenis ganja atau seberat 43 g setelah mendapatkan informasi akan ada ganja akan masuk ke Jambi yang dikirim dari Aceh.

Barang haram tersebut berasal dari Aceh, yang bakal dikirim menuju Jambi dan Lampung namun saat berada di loket sebuah perusahaan bus di Jalan Patimura, Kelurahan Kenali Besar Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, bus tersebut diperiksa dan polisi berhasil menangkap pelakunya yang sedang menunggu paket tersebut.

Keempat pelaku itu adalah Agung Ari Susanto (38), Firdaus (44), Eka Firdaus (27), dan Rio Saputra (23).

Kejadian ini berawal pada awal pekan lalu, Tim Ditresnarkoba Polda Jambi mendapat informasi tentang pengiriman narkotika jenis ganja dari Aceh menuju Jambi, dan Lampung.

Informasi itu ditindaklanjuti, kemudian polisi mengamankan Agung Ari Susanto (38), warga Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi yang mana sebagian barang tersebut sudah dikirimnya ke Lampung.

Sedangkan beberapa barang lainnya diserahkan ke Firdaus (44) warga jalan Slamet Riyadi, Kelurahan Legok, Kecamatan Danau Sipin Kota Jambi.

Dari pengakuan Firdaus, ia menjual beberapa paket ganja tersebut kepada Eka Firdaus(27), merupakan warga Kelurahan Legok Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi.

"Paket ganja kering itu kemudian juga di berantai kepada kepada Rio Saputra (23), warga Kelurahan Penyengat Rendah, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi," kata Kuswahyudi.

Dari keempat pelaku petugas juga menyita barang bukti (BB), berupa narkotika jenis ganja seberat 43.400 gram atau 43 kg ganja kering.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya ke empat pelaku dijerat dengan pasal 111 ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan pidana maksimal seumur hidup, dan paling singkat 5 tahun penjara.

Editor: P.Simatupang


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Bupati Hadiri Wisuda STKIP Muhammadiyah Bogor
Daerah
Bupati Bogor, Hj. Nurhayanti menghadiri acara wisuda IV Program Strata 1(S1) Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan (STKIP...
Satgas Saber Pungli Kab.Bogor Gencar lakukan Sosialisasi
Daerah
Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terhadap sapu bersih pungutan liar (Saber Pungli) tidak setengah-setengah.Setelah ...
Pelayanan Dokumen Dalam Rangka  Tertib  Administrasi Kependudukan
Daerah
Bogor, sentananews.comPemenuhan hak-hak sipil dan kewarganegaraan penduduk merupakan tujuan utama dari penyelenggaraan adminis...
​Bupati Cellica: Ada Mafia Perizinan di Karawang
Daerah
Keberadaan mafia perizinan dalam proses pengajuan izin di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Kara...
Banjir Meluas di Barito Utara
Daerah
Meluapnya Sungai Lahei --anak Sungai Barito-- di Kecamatan Lahei, Kabupaten Barito Utara, mengakibatkan banjir terus meluas dan...
DLH Kab. Bogor Gelar Workshop CGC
Daerah
Bogor, sentananews.comDinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor mengelar workshop II dalam kegiatan Cibinong Green and Clean...
DLH Kab. Bogor Gelar Workshop CGC
Daerah
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor menggelar workshop II dalam kegiatan Cibinong Green and Clean (CGC) dan Kampung Ra...
Bupati Buka Jumbara PMR Kabupaten Bogor
Daerah
Sebanyak 3600 orang anggota Palang Merah Remaja (PMR) Kabupaten Bogor mengikuti Jumpa Bakti Gembira (Jumbara), di Bumi Perkemah...
Walikota: Pembangunan Sarana Publik Ditargetkan Selesai Desember
Daerah
Pemerintah Kota Tangerang menargetkan seluruh pembangunan seperti gedung sekolah, turap pasar lingkungan hingga gedung Tangeran...