Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​PPAT Diduga Teledor, Orang Sudah Meninggal Bisa Cap Jempol

8 Maret 2018, 23.50.17

​PPAT Diduga Teledor, Orang Sudah Meninggal Bisa Cap Jempol

Bogor, Sentananews.com

KEMENTERIAN Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasioanal Kab. Bogor diminta mencabut ijin Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Miranti Tresnaning Timur, SH.

Pasalnya, ada dugaan keras Miranti Tresnaning Timur sebagai PPAT, membuat Akta Jual Beli (AJB) orang yang sudah meninggal bisa cap jempol.

Berdasarkan data yang dihimpun SENTANA, AJB dibuat tanggal 23 Mei 2008, antara Saat Bin Rebo (penjual) dengan Hanjari Soebari (pembeli). yang lokasi tanahnya di Jln Kamboja Desa Rawa Kalong Kec. gunungsindur Kab. Bogor. Sementara Saat Bin Rebo sebagai penjual meninggal tanggal 27 Januari 2008.

Menurut Pimpinan Pesantren Nafidatunnjanah, Munawir, awalnya dirinya tahu orang yang sudah meninggal bisa cap jempol di AJB, ada orang yang datang ke pesantren marah-marah dan mau membongkar pesantren. "Ini tanah saya kenapa sudah dibangun begini," katanya sambil menunjukkan foto copy AJB buatan PPAT Miranti Tresnaning TImur, SH yang akhirnya AJB tersebut diserahkan ke dirinya.

Setelah dipelajari dan tanya sana sini, ternyata Saat Bin Rebo meninggal Minggu, 27 Januari 2008, sedangkan AJB dibuat dan ditandatangani oleh para pihak, mulai penjual, pembeli saksi-saki sampai ditandatangi oleh PPAT, Jum'at 23 Mei 2008.

Artinya Saat Bin Rebo lebih awal meninggal ketimbang cap jempol dalam AJB. " Saya minta Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional Kab. Bogor mencabut ijin PPAT Miranti Tresnaning Timur", ujaarnya kepada SENTANA, kemarin.

Di tempat terpisah, Miranti Tresnaning Timur, ketika dikonfirmasi, mengungkapkan bahwa yang membuat data dalam AJB ini bukan dirinya, melainkan anak buahnya. Untuk itu AJB tersebut nanti akan dicek kembali, apabila terjadi kekeliruan dalam pembuatan AJB silakan para pihak yang membatalkan atau gugat ke pengadilan untuk dibatalkan. " Maaf saya tidak bisa membatalkan AJB yang diduga ada kekeliruan", tandasnya kepada SENTANA, beberapa waktu lalu, dirumahnya.(rif)

Penulis: Taufik/Krisman


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Gelontorkan 9 M, Ade Yasin Fokus Benahi Infrastruktur Pendidikan
Daerah
PEMERINTAH Kabupaten Bogor menggelontorkan Rp 9 miliar untuk membangun Ruang Kelas Baru (RKB) untuk 20 SD Negeri yang masuk kat...
Wabup Bogor Dampingi Menteri ESDM Resmikan PJU-TS
Daerah
WAKIL Bupati (Wabup) Bogor, Iwan Setiawan mendampingi Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM), Ignatius Jonan saat meresmi...
Anggota DPR RI Ungkap Transaksi BBM Ilegal di Pelabuhan Muara Baru, Jakut
Daerah
ANGGOTA DPR RI dari Komisi VII, Ivan Gultom membongkar adanya transaksi BBM Ilegal di kawasan pelabuhan Muara Baru, Penjaringan...
Warga Rusunami Bandar Kemayoran Minta Dibangun Jembatan Penghubung
Daerah
SAAT mengikuti Sosialisasi 4 Pilar oleh anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dari unsur Dewan Perwakilan Daerah Republi...
Walikota Kukuhkan Pengurus KONI Kota Bekasi 2019-2023
Daerah
Para pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) cabang Kota Bekasi resmi dikukuhkan dan dilantik oleh Ketua Umum KONI P...
​Aktivis Mahamuda Tanggapi Pengunduran diri Bupati Bekasi
Daerah
Ramainya pemberitaan tentang pengunduran diri Bupati Bekasi non aktif, Neneng Hasanah Yasin melalui surat yang dikirim ke pimpi...
 ​Bupati Bogor Ajak Masyarakat Hidup Sehat
Daerah
Bupati Bogor Ade Yasin menghadiri acara jalan sehat dan senam pagi yang dilaksanakan di lapanagan Bola Siaga Desa Bojong Gede, ...
​Wabup Bogor Tutup Diklat Peningkatan Mutu Pembelajaran Guru SD
Daerah
Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan menutup pendidikan dan pelatihan (Diklat) peningkatan mutu pembelajaran guru SD di lingkungan...
Vanessa Hadiri  Malam Final Miss Indonesia 2019
Daerah
Jakarta, sentananews.comMalam puncak penobatan Miss Indonesia 2019 akan digelar di Studio Inews Kebon Jeruk, pada Jumat (15/2) ...