Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Togar: Pergantian Ketua Fraksi Golkar DPRD Bali , Tak Sesuai Aturan

9 Jan. 2019, 16.40.40

Togar:  Pergantian Ketua  Fraksi Golkar  DPRD  Bali , Tak Sesuai  Aturan

Jakarta, sentananews.com

Dalam rangka mengujut nyatakan pesta Demokrasi dan Transparansi , dan menggali informasi , Togar Situmorang, S.H, M.H, M.A.P, Caleg DPRD Provinsi Bali No. urut 7, dari Partai Golkar terus melakukan kegiatan sosial kepada masyarakat Bali, khususnya kota Denpasar sesuai dengan Daerah Pilihnya.

Ditemui di sela-sela kesibukannya, Togar Situmorang menjawab pertanyaan dari awak media tentang, bagaimana pandangan hukum Togar Situmorang sebagai Caleg dari Partai Golkar, terhadap Pergantian Ketua Fraksi Partai di DPRD Prov. Bali yang terkesan tiba-tiba tersebut.

Togar Situmorang yang pernah diusung untuk menjadi Ketua BAKUMHAM pada kepemimpinan Ketua DPD Partai GOLKAR Provinsi Bali (Drs. I Ketut Sudikerta) sebelumnya menjelaskan, Pergantian Ketua Fraksi Partai GOLKAR DPRD Provinsi Bali periode 2014-2019, dinilai dapat merusak citra Partai, dan menimbulkan spekulasi dari berbagai pihak dan sangat membuat tidak kondusif dan akan dihinggapi dugaan adanya gerakan "sapu bersih" untuk kubu Ketua Sudikerta.

"Persoalannya adalah, di sini legalitas hukum kerap berhadapan berbenturan dengan dinamika politik," kata Togar Situmorang, (9/1/2019).

Togar Situmorang yang berprofesi sebagai Advokat ini menegaskan, kalau kita berbicara tentang aturan yang ada, pergantian Ketua Fraksi di DPRD Prov. Bali ini sangat bertentangan dengan Peraturan Organisasi Partai, yaitu Peraturan Organisasi DPP Partai Golkar Nomor PO-04/DPP/GOLKAR/VII/2010 tertuang Bab II tentang Tata Hubungan DPP dengan Fraksi Partai Golkar DPR-RI, DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota.

Togar menjelaskan, ada 2 poin yang disebutkan dalam Pasal 2 PO-04/DPP/GOLKAR/VII/2010 yaitu, Point 1, Pimpinan Fraksi ditunjuk oleh Ketua Umum atau ketua Dewan Pimpinan Partai sesuai dengan tingkatannya, dan ditetapkan dalam rapat pleno dewan pimpinan partai sesuai tingkatannya dan Point 2, calon pimpinan fraksi dipilih dari unsur pengurus harian dewan pimpinan partai sesuai tingkatannya.

"Artinya yang saat ini terjadi di dalam pergantian Ketua fraksi partai Golkar itu tidak sesuai dengan aturan yang ada," jelas Togar.

Pengurus harian, katac Togar, hanya bisa memilih calon pimpinan. Tidak bisa menetapkan atau melakukan pergantian Ketua fraksi DPRD Prov. Bali dari Partai GOLKAR tanpa diadakan Rapat Pleno. Ada apa ini? Apa ada kepentingan sekelompok orang?

"Marilah kita sama-sama menjaga keutuhan partai yang selama ini sudah kita bina, mari kita konsisten dengan tagline Golkar bersih. Mari kitay sama-sama menjaga kepercayaan yang diberikan oleh rakyat, karena Suara Golkar itu Suara Rakyat," tuturnya. (Pang)

Penulis: Raul Sitanggang


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Labora: Pemberitaan Soal Kasus Rekening Gendut Sangat Merugikan
Daerah
Terpidana kasus rekening gendut, Labora Sitorus mengungkapkan, pemberitaan terkait kepemilikan rekening gendut hingga mencapai ...
​Festival Sepakbola Piala Bupati Bogor 2019 Dibuka
Daerah
Bupati Bogor Hj. Ade Yasin membuka secara resmi Festival Sepakbola Piala Bupati Bogor tahun 2019, di Lapangan Luar Stadion Paka...
Rinawati  Tinggalkan Rumah,  Keluarga  Minta Bantuan Masyarakat
Daerah
Jakarta, sentananews.comSetelah satu bulan meninggalkan rumah, Rinawati Sihombing (30) belum juga kembali. Seluruh keluarga su...
Apel Kesadaran Sarana Tingkatkan Kedisiplinan
Daerah
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menggelar apel kesadaran nasional setiap tanggal 17 secara serentak. Salah satunya Dinas Ko...
Kepala Bakamla RI Temui Lima Pimpinan KPK
Daerah
Kepala Bakamla RI Laksamana Madya Bakamla A. Taufiq R. melakukan pertemuan dengan lima pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (K...
Kementrian Pertahanan Gelar Rapim TA 2019
Daerah
Kbementrian Pertahanan (Kemhan) vvRI menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) dengan agenda penyampaian Refleksi 2018 dan proyeksi 2019...
Bupati Bogor Hadiri Hari Jadi Desa Cibodas ke-35
Daerah
Peringatan Hari Jadi Desa Cibodas yang ke-35 berlangsung meriah, acara tersebut dimeriahkan dengan Helaran dongdang, festival p...
​Berdalih Bisnis, Waluyo Menipu Hingga Rp 1,6 Miliar
Daerah
Pengadilan Negeri Depok menggelar sidang kasus penipuan yang dilakukan terdakwa Ahmad Waluyo sebesar Rp 1,6 miliar terhadap rek...
​Mengaku Kena Tipu, Konsumen Grand Icon Minta Uang Dikembalikan
Daerah
PENGELOLA Apartemen PT. Mitra Graha Andalan mengecewakan para konsumennya. Hal ini seperti yang diakui salah satu konsumennya, ...