Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

UMKM Kabupaten Bogor Siap Go Online

9 Nov. 2017, 0.04.43

UMKM Kabupaten Bogor Siap Go Online

​Bogor, Sentananews.com

Pemerintah Kabupaten Bogor secara penuh mendukung UMKM untuk Go Online agar tercipta sistem insentif ekonomi yang adil dan mandiri.

Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Koperasi dan UMKN Kabupaten Bogor Rony Sukmana ketika membuka kegiatan Go Digital Gerakan Nasional UMKM Go Online yang diselenggarakan Kementrian Komunikasi dan Informatika RI di Gedung Serbaguna 1, Rabu (8/10).

"Tentunya program ini yang merupakan wujud nawa cita Presiden RI sejalan dengan program Pemkab Bogor yang ingin UMKM di kita tidak hanya berjualan secara konvesional, akan tapi kita dorong juga untuk menjual secara online," terang Ronny

Ronny menambahkan, Pemkab Bogor mengucapkan terima kasih kepada Kemenkominfo RI, dikarenakan dipercaya menjadi tempat launching Gerakan Nasional UMKM Go Online.

Hal tersebut dapat memacu Pemkab Bogor untuk membantu para UMKM mewujudkan hasil produk yang berkualitas, dan dengan packaging yang menarik. Intinya bagaiamana produk UMKM kita dapat dilirik oleh para pembeli di nasional maupun yang di luar negeri.

"Kita sangat berterimakasih atas dipercayanya Kabupaten Bogor menjadi salah satu tempat roadshow pembuka UMKM Go Online ini. Tentunya ini akan menjadi tugas Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bogor, bagaimana kita ke depan harus mengedukasi, memfasilitasi dan mendorong UMKM mewujudkan produk yang berkualitas, dan packaging yang menarik. Jadi jangan sampai kita sudah berjualan go online dengan pasar international tapi produknya biasa saja" papar Ronny

Sementara itu perwakilan Direktorat Pemberdayaan Informatika Kemenkominfo RI Indriani Rahmawati mengatakan bahwa, Gerakan Nasional Digitalisasi yang menargetkan 8 juta UMKM Go Online pada tahun 2020 ini dipilih dikarenakan UMKM merupakan representasi ekonomi rakyat yang dapat menyerap tenaga kerja kurang lebih 90% serta memberikan kontribusi sebesar 58% pada produk domestik Bruto Nasional.

Hal tersebut dapat mendukung visi ekonomi Indonesia menjadi The Digital Energi of Asia dengan target pertumbuhan e-Commerce sebesar US$ 130 miliar. "Bisa dibayangkan jika target nasional terpenuhi sebesar 8 juta UMKM, berapa tenaga kerja yang terserap, belum lagi kontribusi mereka terhadap produk domestik bruto nasional yang akan berimbas pada peningkatan ekonomi nasional, terakhir menurut survei yang kita lakukan, melalui penjualan online pendapatan UMKM juga akan meningkat hingga 26% " ujar Indri

Indri juga menuturkan, dalam kegiatan ini Kemenkominfo Ri juga menggandeng para pelaku bisnis e-Commerce yang ada di Indonesia. Dengan kerjasama ini, peluang pasar nantinya akan semakin luas untuk para UMKM yang ingin memasarkan produknya.

"Kita gandeng e-commerce yang memang sudah tidak asing di Indonesia, seperti blanja.com, mataharimall.com, Lazada, Shopee, Blibli, Tokopedia dan Bukalapak. Kita juga datangkan ahli dari e-commerce ini untuk memberikan pelatihan bagaimana UMKM dapat memasarkan produk dengan jangkauan pasar yang luas," jelasnya.

Masih menurut Indri, selain di Kabupaten Bogor program roadshow pembuka dari Gerakan UMKM Go Online juga dilaksanakan serentak di 12 kota lainnya, yaitu Medan, Jambi, Palembang, Bekasi, Purwakarta, Balikpapan, Denpasar, Semarang, Tangerang Selatan, Bandung Barat, Sidoarjo dan Surabaya. "Dan peresmian secara nasional direncanakan akan diadakan pada tanggal 15 November di Jakarta nanti," pungkasnya.(rif)

Penulis: Subur/Taufik


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Dishub Kota Bekasi Bekukan Izin Ribuan Angkutan
Daerah
Dinas Perhubungan Kota Bekasi membekukan izin operasional 2.284 unit angkutan umum di Kota Bekasi. Sebab, usia ribuan angkutan ...
Tim Pemekaran Optimis DOB Talabatai Lolos
Daerah
Koordinator pemekaran daerah otonomi baru (DOB) Talabatai, Kabupaten Seram Bagian Barat, Jafar Wakanno optimis DOB Talabatai ak...
​Tanggul Sungai Citarum di Karawang Amblas
Daerah
Setelah selama beberapa hari terakhir mengalami retak-retak, tanggul sungai Citarum di wilayah Kecamatan Batujaya, Kabupaten Ka...
​Jalur Puncak-Cianjur Rabu Sore Normal
Daerah
Menjelang malam arus kendaraan di Jalur Puncak-Cianjur, Jawa Barat, mulai normal setelah Polres Cianjur, melakukan sistim satu ...
Banyak Kutu di Gudang, Bulog Digugat
Daerah
PT Jati Luhur Agung menggugat Perum Bulog Subdivisi Regional Semarang Jawa Tengah, lantaran kutu yang muncul dari gudangnya men...
​Korban Kebakaran di Bogor Butuh Bantal dan Handuk
Daerah
Bantuan untuk korban kebakaran di Kelurahan Gudang, Kota Bogor, Jawa Barat baik dalam bentuk logistik, maupun makanan terus men...
Kecelakaan Saat Libur Natal, Enam Tewas
Daerah
Kasubbid Penerangan Masyarakat Bidang Humas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan mengatakan, telah terjadi 12 kasus kecelakaan di Sum...
​Puluhan Sekolah di Surabaya Direhabilitasi
Daerah
Pemerintah Kota Surabaya akan merehabilitasi puluhan sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Pahlawan pad...
​Atasi Macet di Pasteur, Jasa Marga Terapkan "e-Toll Portable"
Daerah
Pihak Jasa Marga Gerbang Tol Pasteur Bandung mengatakan, untuk mengurai kemacetan di Jalan Dr. Djunjunan (Pasteur) menuju masuk...