Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Warga Kumai Pertanyakan Izin Gedung Walet

12 Agu 2017, 10.25.38

Warga Kumai Pertanyakan Izin Gedung Walet

Anggota DPRD Kobar, Jamjuli Zamzam

Pangkalan Bun, sentananews.com

Sedikitnya 40 unit gedung walet berdiri di Kecamatan Kumai, kini perijinan bangunannya menjadi pertanyaan bagi warga sekitar, pasalnya warga menduga bangunan-bangunan tidak memiliki legalitas dari pemerintah setempat.

Menurut seorang warga, Joni, salah satu bangunan wallet tersebut milik At. "Gedung itu dicurigai tidak memiliki izin," katanya kepada SENTANA, Jumat (11/8).

Diakuinya seharusnya pemerintah daerah bisa menertibkan izin bangunannya sesuai prosedur, sehingga waarga yang berdekatan dengan bangunan itu tahu, apabila bangunan walet itu dibiarkan berdiri dan perizinannya tidak diurus. "Maka hal tersebut berdampak pada masyarakat sekitarnya,"ungkap Joni wargaKumai Hilir tersebut.

Menurutnya,apakah ada PeraturanDaerah (Perda) yang mengatur untuk bangunan tersebut,dan dinilia para pengusaha sudah tidak peduli dengan aturan, sebaiknya ditindak tegas. "Jangan sampai kesannya pemerintah diabaikan oleh pengusaha wallet, dan bangunan walet berdiri tanpa izin harus ditertibkan," katanya.

Disebutkan, seharusnya, setiap bangunan sarang burung waletitu ada konpensasi kepada tetangga di sekitar bangunan. "Namun kenyataannya nihil," tandasnya.

Ketika wartawan konfirmasi kepada Abdul Gapur, selaku Kepala Kelurahan Kumai Hulu, mengatakan, saat ini bangunan walet yang ada rata-rata tidak punya izin. "Kita juga masih melihat mengenai peraturan daerahnya," ungkap Lurah Kumai Hilir.

Di saat yang bersamaan wartawan mengkonfirmasi kepada Camat Kumai, Teguh Winarno, pada saat dia dikunjungi lima orang dari anggota DPRD Kobar dalam rangka monitoring, mengaakan, hampir seluruhnya tak memiliki izin.

"Bangunan walet yang ada di Kecamatan Kumai rata-rata tidak mempunyai izin," katanya.Ia juga mengatakan, akan mempelajarinya lebih lanjut.

Ketika hal tersebut ditanyakan kepada Ketua Tim Anggota DPRD Kobar, Jamjuli Zamzam, yang melakukan monitoring ke Kecamatan Kumai terkait masalah pajak PBB, mengatakan, pihaknya segera melakukan tindakan labih lanjut. "Nanti kita tindak lanjuti,karena kita akan melakukan kunjungan lagi," katanya, Jumat (11/8).

Penulis: Taufik Hidayat

Editor: Pangihutan Simatupang

Anggota DPRD Kobar, Jamjuli Zamzam


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Polres Bogor  Ringkus Spesialis Curat Rumah Kosong
Daerah
Bogor, sentananews Lagi, spesialis kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) spesialis rumah kosong pembobol rumah berhasil di...
Ribuan Pelajar Bogor Sambut Emir Qatar
Daerah
Sekitar 7.200 pelajar dari sejumlah sekolah di Kota Bogor, Jawa Barat menyambut kedatangan Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al...
 PT. RIS Ciptakan Lapangan Kerja Untuk Warga Sekitar
Daerah
Di tengah sulitnya lapangan pekerjaan, PT.Rajawali Intitama Sentosa atau yang lebih dikenal dengan PT RIS, tampil dengan terobo...
Acara Temu Kerja Pemkab Bogor-Badan Informasi Geospasial
Daerah
Bogor, sentananews.comPemerintah Kabupaten Bogor bersama Badan Informasi Geospasial, menggelar acara temu kerja dalam rangka ke...
Jalan Alternatif Cilebut-Kencana  akan Ditutup Sementara
Daerah
Bogor, sentananews.comPersiapan betonisasi jalan raya Cilebut-Kencana akan segera dilaksanakan, namun dalam pengerjaan masyarak...
Polres Bogor Amankan 40 Tersangka Pengedar Narkotika
Daerah
Bogor, sentananews.com Satuan Unit Reserse Narkoba Polres Bogor kembali merilis pengungkapan kasus peredaran jaringan narkoban ...
​Sidang Terdakwa Pejabat Kobar Ditunda
Daerah
Pangkalan Bun, Sentananews.com Perkara dugaan penyerobotan barang tidak bergerak dengan empat tersangka , AY, RP, LM, MK yang ...
Dandim 0621 Memamerkan Alutsista TNI
Daerah
Bogor, Sentananews.com Dalam rangkayan menyemarakkan Hut Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke - 72 tahun, kali ini memamerkan se...
Deklarasi BTJ Dihadiri Wakil Ketua DPRD
Daerah
Bogor, sentananews.comDalam rangka ikut bekerjasama serta mengawal demi kemajuan pembangunan wilayah di bagian Timur Kabupaten ...