Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

YLKI Minta Masyarakat Waspadai Ikan Patin Impor

19 Okt. 2017, 21.16.55

YLKI Minta Masyarakat Waspadai Ikan Patin Impor

Medan, sentananews.com

Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sumatera Utara minta kepada masyarakat agar mewaspadai peredaran ikan patin atau "fillet dori" ilegal asal Vietnam, karena dapat membahayakan kesehatan.

"Ikan patin tersebut, mengandung zat kimia putih atau tripolyphosphate di ambang batas normal, yakni 7.423.18 ppm dan 8.251.26 ppm," kata Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sumut Abubakar Siddik, di Medan, Kamis.

Sedangkan ketentuan dari Pusat Pengendalian Mutu BKIPM Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), kata dia, batas maksimum pada ikan dan produk perikanan adalah 2.000 ppm.

"Jadi, kelebihan ambang batas ikan patin dari negara asing ini, harus diperhatikan serius oleh masyarakat dan jangan dilanggar karena bisa berdampak terhadap kesehatan," ujar Abubakar.

Ia mengatakan, masyarakat juga perlu ekstra hati-hati dalam membeli ikan dari luar negeri yang masuk ke Indonesia.

Sebab kondisi ikan patin dari Vietnam dengan ikan patin yang terdapat di Indonesia, jelas tidak sama dan banyak mengalami perbedaan.

"Selain itu, pakan ikan patin dari luar negeri itu, juga banyak menggunakan bahan kimiawi dan berbeda dengan ikan patin yang ada di tanah air," ucapnya.

Abubakar juga mengingatkan kepada masyarakat jangan sembarangan untuk membeli ikan patin dari luar negeri yang banyak dijual di sejumlah super market kalau tidak ingin menimbulkan masalah di kemudian hari.

Apalagi, ikan dari negara asing yang masuk ke Indonesia itu, secara ilegal dan tidak mengantongi izin dari pemerintah.

Hal tersebut, perlu diwaspadai oleh masyarakat dan jangan mudah untuk dikonsumsi, karena bisa menimbulkan dampak terhadap kesehatan masyarakat, misalnya mengalami gatal-gatal dan lain sebagainya.

"Masyarakat dan konsumen juga diharapkan dapat menahan diri, dan tidak mudah terpengaruh dengan berbagai promosi produk ikan dari berbagai negara.Dan tetap ikuti himbauan yang dikeluarkan oleh pemerintah," kata Ketua YLKI Sumut.

Editor: P Simatrupang


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Paguyuban PKL di RBS, Jakut Dicurigai Sebagai Pungli Bertopeng Perda
Daerah
DI Pagar kantor Kelurahan Rawa Badak Selatan (RBS), Kecamatan Koja, Jakarta Utara (Jakut) terpampang spanduk yang bertuliskan u...
  Bupati Bogor Tekankan Pentingnya Budaya Gotong Royong
Daerah
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memperingati Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) tingkat Kabupaten Bogor tahun 2018 ...
​KPU Sebut OSO Harus Mundur dari Pengurus Partai
Daerah
Komisi Pemilihan Umum (KPU) menegaskan Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang harus mundur dari jabatannya sebagai ketua u...
​Bupati Bogor Hadiri Maulid Nabi di Kec. Megamendung
Daerah
Sambutan hangat dari masyarakat sekitar diterima oleh Bupati Bogor, Hj.Nurhayanti saat hadir pada peringatan Maulid Nabi Muhamm...
 ​Jalan Rusak di Gunungputri, Wakil Rakyat Tutup Mata
Daerah
Warga masyarakat Desa Wanaherang dan Desa Cicadas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, melakukan berunjuk rasa...
KNPI Pagelaran dan Karang Taruna Sosialisasikan  Penanaman Pohon
Daerah
Pringsewu, sentananews.comPengurus Kecamatan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Pagelaran kerjasama dengan Karang Taruna K...
Mahasiswa Unpak Gelar Diskusi Pengembangan Kampung Tematik
Daerah
Himpunan Mahasiswa Planologi Widya Panata Bumi (HM-PWPB) Fakultas Teknik Universitas Pakuan Bogor menggelar Diskusi Kampung Tem...
​3 Warga Tengerang Hanyut di Sungai Cisadane, 1 Tewas
Daerah
Tiga pemuda asal Tangerang, Banten hanyut terbawa arus Sungai Cisadane di Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sa...
​Diskominfo Kab.Bogor Kumpulkan Pengelola Web Subdomain OPD
Daerah
Dalam rangka penguatan dan penyebaran informasi melalui website Pemerintah Kabupaten Bogor, Dinas Komunikasi dan Informatika (D...