Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​BNNK dan Kepolisian Bogor Temukan Ladang Daun Kat Seluas 200 M

21 April 2017, 15.27.46

​BNNK dan Kepolisian Bogor Temukan Ladang Daun Kat Seluas 200 M

Bogor, Sentananews.com

Walau sudah sering kali aparat penegak hukum dan pemerintah melarang dan menghimbau untuk tidak menggunakan barang jenis Narkotika, namun kesadaran masyarakat untuk menjauhkan barang haram tersebut dari kehidupanya masih jauh dari hartapan.

Kali ini, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bogor berhasil menemukan ladang tanaman chatinon (daun kat) seluas kurang lebih 200 meter persegi, yang berada di Kampung Sampay Desa Tugu Utara Kecamatan Cisarua, Kamis (20/4).

Tanaman daun kat yang termasuk dalam jenis narkotik sebanyak 100 batang pohon itu, ditemukan BNN beserta Satnarkoba Polres Bogor pada Rabu (19/4) pukul 15.00 WIB.

"Berdasarkan laporan dari warga terhadap maraknya penggunaan daun katinon, di wilayah Puncak Cisarua sekitar awal bulan April 2017, Kapolsek Cisarua melakukan koordinasi dengan Camat Cisarua, dan langsung dilakukan pengecekan di lokasi penemuan. Dan memang, ditemukan ada lahan yang dipergunakan untuk tanaman diduga jenis katinon (kasus Rafli Ahmad)," ungkap Kepala BNNK Bogor Budi Setya Nugraha pada wartawan Kamis (20/4).

Budi mengatakan, daun kat tersebut biasa dikonsumsi oleh wisatawan dari Timur Tengah yang biasa berada di kawasan Puncak. "Pihak Polsek langsung berkordinasi dengan Satnarkoba Polres Bogor untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi. Pada kesempatan yang bersamaan dari pihak kecamatan juga melakukan komunikasi dengan BNNK Bogor," ujar Kepala BNNK Bogor tambah Budhi.

Lebih lanjut ia menambahkan, saat ini tim gabungan dari Polsek Cisarua, dalam hal ini Satnarkoba dan BNNK Bogor masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui siapa pemilik ratusan pohon kat itu di lokasi yang memang cocok buat para pengguna barang haram tersebut dengan bernuansakan hawa sejuk. "Masih kami selidiki siapa pemiliknya dan sampel tanaman narkotik itu, kami sudah bawa ke laboratorium untuk proses lebih lanjut," pungkaasnya.@(rif)

Penulis: Anwar



To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Amankan Freeport Polda Riau Kirim 101 Brimob
Daerah
Kepolisian Daerah Riau mengirimkan 101 personil Satuan Brimob untuk bergabung dengan Satuan Tugas Pengamanan PT Freeport di Tim...
​Dokter Ditemukan Tewas di Parit
Daerah
Nanik Trimulyani Arifin (72), dokter Rumah Sakit Telogorejo, Kota Semarang, Jawa Tengah, ditemukan tewas diduga korban perampok...
Magelang Dilanda Banjir Bandang, Lima Tewas
Daerah
Banjir bandang yang melanda Dusun Nipis, Desa Sambungrejo, Grabag, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu, mengakibatkan lima o...
​Menteri PUPR Batal Tinjau Jembatan Cipamingkis Jonggol
Daerah
Rencana kedatangan menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang dijadwalkan pada pagi ini (red kamis) akan meninjau ...
​Peringati Isra Miraj, Sekda Himbau Galakan Sholat Berjamaah
Daerah
Guna meningkatkan terwujudnya kebangkitan spiritual dan perbaikan moral menuju kesempurnaan ibadah sesuai dengan tuntunan Al Qu...
​Oknum DPRD Jadi Tersangka Penipuan Proyek APBD
Daerah
Anggota DPRD Kota Bogor, Jawa Barat berinisial KS telah ditetapkan sebagai tersangka oleh aparat Polresta Bogor Kota. Oknum Leg...
​Dua Pengedar 1 Kg Sabu-sabu Ditangkap Polisi
Daerah
Polda Sumatera Utara menangkap dua warga asal Provinsi Aceh yang menjadi pengedar 1 kilogram sabu-sabu di salah satu hotel di M...
​Bunuh Istri, Govinda Terancam 15 Tahun
Daerah
Tersangka Govinda alias Vinda (19) pelaku pembunuhan terhadap istri Anggi Lestari (17) warga Desa Muara Inu Kecamatan Lahei Kab...
​Lobang Jembatan Cihelang Dikeluhkan Warga
Daerah
JEMBATAN Cihelang Jl. Cihelang Kp.Cihelang Desa Dago Kec.Cigudeg Kabupaten Bogor berlubang, sehingga pengendara harus hati-hati...