Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Pengadaan Mobil Siaga Desa Disoal

21 Maret 2017, 5.41.23

​Pengadaan Mobil Siaga Desa Disoal

Bogor, Sentananews.com


BELUM lama ini pemerintah tingkat Desa sangat mengapresiasi pemerintah Kabupaten Bogor, yang telah mendukung seluruh aparat desa-desa hampir seluruh Desa yang ada di Kabupaten Bogor. Namun tak luput pula menjadi sorotan. Pengadaan Mobil Siaga Desa yang diberikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor kepada tingkat Pemdes di Bumi Tegar Beriman, menuai pro dan kontra.

Pasalnya, dalam pemberian dana bantuan secara tunai yang digelontorkan pemkab Bogor melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) diduga menyalahi aturan dan adanya dugaan kongkalikong antara Dealer mobil terkait dengan dinas tersebut, karena terkesan melakukan penunjukkan secara langsung dalam pembelian kendaraan roda empat tersebut.

Seperti yang diutarakan salah satu aparatur Desa di Kecamatan Citeureup yang minta jati dirinya tidak disebut, ia mengaku jika dalam mekanisme pemberian dana secara langsung ke tingkat Desa untuk pengadaan operasional Desa, dimana pihak DPMD Kabupaten Bogor terkesan semena-mena.

Menurut dia, ketika aparat Pemdes ditempatnya bekerja itu baru menerima anggaran sebesar Rp.150 juta, secara sepihak segelintir oknum Dinas tersebut langsung menyuruh pihaknya agar membeli armada tersebut kesalah satu dealer mobil yang diduga telah ditentukan sebelumnya.

"Kalau potongan tidak ada, jadi desa kami ini tetap menerima dana pengadaan mobil Desa Siaga itu tetap sesuai anggaran yang digelontorkan oleh Pemkab Bogor sebesar Rp150 juta. Tetapi dalam persoalan ini, pihak DPMD itu sudah memiliki dealer mobil tersendiri, dengan meminta kami dipihak Desa agar membeli mobilnya disalah satu dealer pilihan dinas tersebut, hanya dealer yang mananya kami pun tidak mengetahui, jadi intinya kami hanya tinggal menerima mobil saja," bebernya kepada wartawan.

"Ia juga menambahkan, harga mobil yang diberikan tadi pun menurutnya tak sesuai dengan dana yang diterima tiap desa, lantaran dengan spesifikasi kendaraan itu sangat standar atau dibawah harga yang dianggarkan pemerintah," cetusnya.

Jadi untuk harga dari pembelian mobil itu pihak desa tak tersisa seperak pun. "Maka dari itu, perihal ini saya menyimpulkan jika kendaraan siaga desa yang kita miliki saat ini dari harga yang dianggarkan pemda sangat tidak sepadan dengan spesifikasinya atau harga mobil ditafsirkan hanya dibawah Rp150 juta saja, jadi sisanya kemana," ungkapnya.

Di tempat terpisah menyikapi hal tersebut, Sekretaris DPMD Kabupaten Bogor, Hendrik Suherman yang didampingi Achsan Maula, membantah jika persoalan diarahkan atau tidak diarahkan kesalah satu dealer untuk pembelian kendaraan desa, ia juga meyakini dimana DPMD sama sekali tidak melakukan yang dimaksud dengan menunjuk salah satu dealer kepada desa yang mendapat bantuan dana untuk pembelian kendaraan operasional tersebut.

"Untuk pembelian kendaraan itu kami di DPMD sama sekali tidak menunjuk salah satu dealer ke desa yang menerima bantuan tersebut, silahkan kroscek sendiri dan bila perlu dealer mana yang kami tunjuk secara sepihak itu. Selain itu, jika adapun sisa anggaran dalam pembelian mobil siaga desa itu, nantinya akan dimasukan dalam SILPA desa," jelasnya.

Sementara data yang berhasil dihimpun, untuk harga mobil yang kerap digunakan oleh pemdes se Kabupaten Bogor, rata-rata menggunakan brand Suzuki APV type GL dengan spesifikasi biasa tanpa double blower AC, yang kisaran harganya rata-rata dibawah 150 juta rupiah.

Penulis : Anwar


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Amankan Freeport Polda Riau Kirim 101 Brimob
Daerah
Kepolisian Daerah Riau mengirimkan 101 personil Satuan Brimob untuk bergabung dengan Satuan Tugas Pengamanan PT Freeport di Tim...
​Dokter Ditemukan Tewas di Parit
Daerah
Nanik Trimulyani Arifin (72), dokter Rumah Sakit Telogorejo, Kota Semarang, Jawa Tengah, ditemukan tewas diduga korban perampok...
Magelang Dilanda Banjir Bandang, Lima Tewas
Daerah
Banjir bandang yang melanda Dusun Nipis, Desa Sambungrejo, Grabag, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu, mengakibatkan lima o...
​Menteri PUPR Batal Tinjau Jembatan Cipamingkis Jonggol
Daerah
Rencana kedatangan menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang dijadwalkan pada pagi ini (red kamis) akan meninjau ...
​Peringati Isra Miraj, Sekda Himbau Galakan Sholat Berjamaah
Daerah
Guna meningkatkan terwujudnya kebangkitan spiritual dan perbaikan moral menuju kesempurnaan ibadah sesuai dengan tuntunan Al Qu...
​Oknum DPRD Jadi Tersangka Penipuan Proyek APBD
Daerah
Anggota DPRD Kota Bogor, Jawa Barat berinisial KS telah ditetapkan sebagai tersangka oleh aparat Polresta Bogor Kota. Oknum Leg...
​Dua Pengedar 1 Kg Sabu-sabu Ditangkap Polisi
Daerah
Polda Sumatera Utara menangkap dua warga asal Provinsi Aceh yang menjadi pengedar 1 kilogram sabu-sabu di salah satu hotel di M...
​Bunuh Istri, Govinda Terancam 15 Tahun
Daerah
Tersangka Govinda alias Vinda (19) pelaku pembunuhan terhadap istri Anggi Lestari (17) warga Desa Muara Inu Kecamatan Lahei Kab...
​Lobang Jembatan Cihelang Dikeluhkan Warga
Daerah
JEMBATAN Cihelang Jl. Cihelang Kp.Cihelang Desa Dago Kec.Cigudeg Kabupaten Bogor berlubang, sehingga pengendara harus hati-hati...