Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​10 BUMN Belum Gabung BPJS Ketenagakerjaan

15 Mei 2017, 10.48.42

​10 BUMN Belum Gabung BPJS Ketenagakerjaan

Jakarta, Sentananews.com

BPJS Ketenagakerjaan mencatat lebih dari 10 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang belum terdaftar dalam BPJS Ketenagakerjaan. Pasalnya, BUMN tersebut telah memiliki program Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) lain, di luar BPJS Ketenagakerjaan.

Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan, M Krishna Syarif mengatakan, pihaknya terus menghimbau BUMN yang terdaftar agar segera berpartisipasi dalam BPJS Ketenagakerjaan. Sebagaimana yang diamanatkan dalam Peraturan Presiden November 109 / 2013 tentang Tahapan Kepesertaan Program Jaminan Sosial.

Perpres ini merupakan amanat dari UU Nomor. 40/2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) dan UU Nomor 24/2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

"Untuk perusahaan masih banyak yang belum tertib. maka kami himbau, apakah itu BUMN yang masih belum mengikuti 4 program termasuk pensiun untuk mendaftarkan diri karena itu merupakan ketentuan UU," terangnya di Jakarta, Minggu, (14/5).

BUMN yang belum tergabung memiliki jumlah karyawan yang variatif, beberapa di antaranya memiliki karyawan di bawah 100, lebih dari 100 karyawan, bahkan 500 karyawan.

Syarif menekan betapa pentingnya manfaat dari BPJS Ketenagakerjaan ini bagi para karyawan tersebut. Sehingga dirinya menghimbau kembali BUMN untuk mempertimbangkan manfaat tersebut.

"Jadi kami harap BUMN itu bisa jadi garda terdepan dalam melaksanakan jaminan sosial. kami juga himbau kepada perusahaan Pekerja Penerima Upah (PPU) atau Bukan Penerima Upah (BPU) untuk mulai mendaftarkan diri. jangan sampai kesempatan ini hilang begitu saja. Karena manfaatnya demikian besar, " tambahnya.@

Editor: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​BJB Patok Pertumbuhan Kredit di 11%-12%
Ekonomi
PT Bank Pembangunan Jabar dan Banten Tbk (BBJB) menargetkan pertumbuhan kredit sebesar 11-12% pada tahun ini. Angka ini, sesuai...
​Konsumsi Avtur Diprediksi Naik 19%
Ekonomi
PT Pertamina Marketing Operation Region 1 menyiapkan penambahan avtur untuk mengantisipasi peningkatan jadwal penerbangan di Su...
​Kerugian Akibat Freeport Lebih dari Rp 185 Triliun
Ekonomi
Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan indikasi adanya kerugian negara yang ditimbulkan PT Freeport Indonesia. BPK mengindika...
​Proges 1 Juta Rumah Masih Jauh dari Harapan
Ekonomi
Upaya pemerintah dalam hal penyediaan rumah yang dituangkan dalam program 1 juta rumah sudah berjalan kurang lebih dua tahun. P...
​9.000 Ton Bawang Putih Siap Banjiri Pasar Induk
Ekonomi
Lonjakan harga bawang putih yang terjadi beberapa waktu ini membuat pemerintah bergerak untuk menstabilkan harga. Caranya, deng...
​Larang Nelayan Gunakan Cantrang, Susi Harus Punya Solusi
Ekonomi
Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menilai alat tangkap cantrang ini bisa digunakan dengan baik. Oleh karena i...
​Bulog Ditugasi Impor Bawang Putih 1.000 Ton
Ekonomi
Perum Bulog ditugasi impor bawang putih sebanyak 1.000 ton. Hal ini guna menstabilkan harga bawang putih di pasar.Direktur Peng...
​Agustus Pengembangan Pelabuhan Kuala Tanjung Tahap II Dimulai
Ekonomi
Pengembangan tahap kedua Pelabuhan Kuala Tanjung di Sumatera Utara diperkirakan sudah dapat dimulai pada Agustus mendatang.Dire...
​Bangun Kota Baru di Cikarang, Lippo Gandeng Investor Jepang
Ekonomi
CEO Grup Lippo James Riady mengungkapkan, pihaknya berniat menggandeng sejumlah investor dari Jepang untuk menggarap proyek kot...