Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Ahmad Bambang: Utang 6 BUMN Karya Rp 291,7 Triliun

10 Juni 2018, 23.36.17

​Ahmad Bambang: Utang 6 BUMN Karya Rp 291,7 Triliun

Jakarta, sentananews.com

Enam BUMN Karya besar tercatat memiliki utang (liabilities) Rp 291,7 triliun pada kuartal I 2018 atau tumbuh 68% dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp 173,2 triliun.

Keenam BUMN itu, yakni PT Jasa Marga (Persero) Tbk, PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT Hutama Karya (Persero), dan PT PP (Persero) Tbk.

Menurut Deputi Bidang Usaha Konstruksi dan Sarana Prasarana Perhubungan (KSPP) Kementerian BUMN Ahmad Bambang, utang tersebut mesti dibandingkan dengan kinerja BUMN. Dia menerangkan, bahwa pada kuartal I-2018 aset enam BUMN tercatat Rp 385,47 triliun atau tumbuh 53% dibanding kuartal I tahun sebelumnya Rp 251,25 triliun.

Kemudian, labanya naik 92% dari Rp 1,59 triliun menjadi Rp 3,07 triliun. Tahun ini, laba BUMN itu ditargetkan tumbuh 30% dari raihan tahun 2017 Rp 11,79 triliun.

"Dengan laba besar kita dorong karya untuk investasi lebih cepat. Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, kita tahu dulu di-drive oleh konsumsi, ini tentu investasi punya peran sangat penting men-drive pertumbuhan ekonomi nasional," katanya di Jakarta, Sabtu.

Terkait berita yang menyebutkan bahwa utang BUMN saat menembus Rp 4.800 triliun, menurut dia, seharusnya hal tersebut dilihat secara jernih dan terbuka. "Soal utang Rp 4.800 triliun itu harus dilihat secara jernih dan terbuka sehingga tidak sampai dipelintir," ujarnya.

Ia menjelaskan, bahwa utang tersebut sudah termasuk liabilitas BUMN termasuk bank, asuransi, hingga dana pihak ketiga (DPK). "Utang BUMN Rp 4.800 triliun, ini dari liabilities sudah dianggap utang aja. Liabilities ada 143 utang, BUMN kan ada perbankan, insurance, DPK masuk di situ nggak dipilah mana utang beneran, mana DPK, mana yang utang pemerintah dan sebagainya," paparnya.

Lebih jauh ia mengungkapkan, utang berdasarkan laju pertumbuhan majemuk tahunan (compound annual growth rate/CAGR) dari tahun 2014 diproyeksi tumbuh sebesar 54,05% pada tahun 2018 menjadi Rp 353,80 triliun.

Meski begitu, aset enam BUMN juga diproyeksi tumbuh 53,29% menjadi Rp 470,69 triliun dari Rp 100,24 triliun. Laba dari tahun 2014 sebesar Rp 3,78 triliun diproyeksi tumbuh 36,68% menjadi Rp 13,29 triliun.

"Laba meningkat dengan CAGR, sekarang kumulatif enam karya di atas Rp 11,7 triliun (laba tahun 2017) hampir Rp 12 triliun. Targetnya (tahun 2018) Rp 13,2 triliun, tapi realisasi Rp 3 triliun (kuartal I 2018) kali empat. Triwulan I biasanya paling malas, kalau triwulan I Rp 3 triliun saya yakin 2018 di atas Rp 14 triliun biasanya gitu, lebih dari Rp 14 triliun," ujar dia.

Editor: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Salurkan Bantuan Sigi, PLN Rasakan Energi Optimisme Warga
Ekonomi
Warga Desa Pombewe masih tinggal di tempat pengungsian yang terletak di tanah lapang saat PLN menyerahkan bantuan berupa bahan ...
​PHE Siap kelola Blok NSO Hingga Tahun 2038
Ekonomi
Keputusan pemerintah melalui kementerian ESDM untuk memperpanjang kontrak Blok North Sumatera Offshore (NSO) di Provinsi Aceh d...
Pertamina Pulihkan Infrastruktur Terminal BBM Donggala
Ekonomi
PT Pertamina (Persero) melakukan Kick Off Pemulihan Infrastruktur Terminal BBM Donggala. Pemulihan infrastruktur ini bertujuan ...
​Hingga 2050 Indonesia Belum Perlu Bangun PLTN
Ekonomi
Penggunaan nuklir sebagai energi primer Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) dinilai belum menjadi prioritas. Banyak pertimb...
Pembangunan Bendungan Sidan, Tiga Dihaji, dan Bener Dimulai
Ekonomi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan pembangunan 65 bendungan yang terdiri dari 16 bendungan lanj...
​Operator Lokal di 14 SPBU di Sulteng Kembali Bekerja
Ekonomi
Memasuki minggu ketiga pasca bencana gempa dan tsunami yang melanda Palu, Sigi dan Donggala Sulawesi Tengah, PT Pertamina (Pers...
YLKI Minta Rencana Pembelian Properti di Meikarta Ditunda
Ekonomi
Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI)) mendesak managemen Meikarta untuk segera menjelaskan pada publik terkait keberlanjut...
Kasus BUMN GDE, Batalkan Putusan MA yang Rugikan Rakyat
Ekonomi
Direktur Eksekutif IRESS menuntut agar pemerintah dan DPR segera turun tangan menolong BUMN Geo Dipa Energi (GDE) dan menyelama...
Tanggulangi Permasalahan Sampah DKI, PLN Gandeng BSI
Ekonomi
Sebagai wujud kontribusi terhadap program pemerintah terhadap penanggulangan permasalahan sampah, PT PLN (Persero) resmi mengga...