Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Akhirnya Listrik Pulau Ende Nyala 24 Jam

6 Mei 2016, 11.37.13

Akhirnya Listrik Pulau Ende Nyala 24 Jam

Jakarta, sentananews.com

Jakarta, SENTANAnews.com - Warga Pulau Ende yang masuk wilayah Kecamatan Pulau Ende, Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur, akhirnya bisa menikmati layanan listrik sehari penuh atau 24 jam. Pelayanan ini berhasil dinikmati warga Ende, setelah serangkaian uji coba kelistrikan yang dilakukan oleh PLN, di antaranya uji coba nyala bertahap dari 12 jam menjadi 16 jam, 18 jam dan 19 jam mulai pukul 17.00 WITA hingga 13:00 WITA.

Dalam uji coba 24 jam, dari daya mampu pembangkit sebesar 420 kilo Watt (kW) terukur pelanggan listrik Pulau Ende sebesar 1.634 pelanggan mengkonsumsi listrik sebesar 110 kW pada siang hari dan 270 kW pada malam hari.

Beroperasinya pelayanan listrik 24 jam ini diresmikan oleh General Manager PLN Wilayah NTT Richard Safkaur dan Bupati Ende Marselinus Y.W Petu dengan penekanan tombol sirine di alun-alun Ende, Kamis (28/4).

Acara ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Ende Djafar Achmad beserta jajarannya, Manajer SDM PLN NTT Lucas Chriswantara, Manajer PLN Area Flores Bagian Barat (FBB) Kuswantono, Manajer PLN Sub Rayon Ndoriwoy (Pulau Ende) Satrio Patigolo Bethan, serta para tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh Agama di Pulau Ende.

Dalam sambutannya, Bupati Ende Marselinus Y.W Petu mengatakan pencanangan listrik 24 jam di Kecamatan Pulau Ende merupakan salah satu upaya pengembangan pembangunan kelistrikan yang dilaksanakan oleh pemerintah bekerja sama dengan PLN Area FLores Bagian Barat. Program kelistrikan merupakan salah satu program prioritas pemerintah daerah selain jalan dan air minum bersih atau lebih dikenal dengan singkatan JAL (Jalan, Air dan Listrik).

"Terima kasih atas kinerja PLN dan dukungan warga Ende, saya harapkan masyarakat khususnya pelanggan dapat memanfaatkan secara baik listrik yang sudah nyala 24 jam untuk peningkatan usaha ekonomi rumah tangga," ujar Bupati Ende Marselinus Y.W Petu.

Dalam kesempatan yang sama General Manager PLN NTT Richard Safkaur memuji pelanggan listrik di Sub Rayon Ndoriwoy, Kecamatan Pulau Ende yang semuanya sudah menggunakan Listrik Pintar.

Richard menambahkan, warga Pulau Ende sudah menikmati listrik sejak 1984, meski baru 12 jam dan baru 32 tahun kemudian bisa menyala 24 jam. Tetapi warga Pulau Ende harus bersyukur karena hingga saat ini masih banyak daerah di NTT, yang belum dapat menikmati listrik.

"Senang sekali, setelah 32 tahun, akhirnya masyarakat bisa menikmati listrik selama 24 jam, Karena itu, manfaatkan listrik secara baik dan bijak, seperti moto PLN 'listrik untuk kehidupan yang lebih baik'. Gunakan listrik untuk kegiatan-kegiatan produktif dan tetap menggunakan dengan berhemat," ujar Safkaur.

Tercatat pelanggan listrik di Ende saat ini terbanyak adalah segmen Rumah Tangga (RT), yakni sebesar 1.591 pelanggan, Sosial 29 pelanggan, Publik 10 pelanggan dan Bisnis sebanyak empat pelanggan.

Menurut daya pelanggan, sebanyak 1.409 pelanggan memakai daya 450 VA, 189 pelanggan 900 VA, 29 pelanggan 1.300 VA, lima pelanggan 2.200 VA dan masing-masing satu pelanggan memakai daya 3.500 VA dan 16.500 VA.

Penulis: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Proses Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Gempa NTB Terus Berjalan
Ekonomi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) secara bertahap terus menyelesaikan rehabilitasi dan rekonstruksi bangun...
KPUPR Raih Sertifikat Akreditasi Lembaga Diklat dari LAN
Ekonomi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendapatkan sertifikasi akreditasi dari Lembaga Administrasi Negara (LAN...
PLN Distribusi Jabar Akan Beri Sambungan Listrik Gratis
Ekonomi
PT PLN (Persero) bekerja sama dengan seluruh BUMN lainnya akan memenuhi kebutuhan listrik rumah tangga di Jawa Barat, khususnya...
Berusia Hampir 100 Tahun, PLTA Bengkok Masih Beroperasi
Ekonomi
PLTA Bengkok Dago adalah pembangkit listrik milik PLN yang merupakan peniggalan kolonial Belanda tahun 1923. Meski di usia tua ...
Geliat Infrastruktur di Pulau Morotai
Ekonomi
Morotai sebagai salah satu pulau terluar dan terdepan yang sangat strategis di perbatasan Indonesia memiliki potensi kekayaan a...
KPUPR Serah Terima Hibah Aset Senilai Rp 1,86 Triliun
Ekonomi
Dalam rangka menjamin tata kelola aset yang baik dan meningkatkan pelayanan publik, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Ra...
Milan Kramik Fokus Penjualan Lokal
Ekonomi
PT Saranagriya Lestari Keramik (SLG) yang dikenal memproduksi brand keramik Milan Tiles, maksimalkan lini penjualan di dalam ne...
KPUPR dan China Tingkatkan Kerja Sama Pengelolaan SDA
Ekonomi
Kerjasama antara Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah China dalam pembangunan infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Raky...
Duplikasi Jembatan Surabaya Perlancar Jalur Logistik Mataram-Lombok Tengah
Ekonomi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah menyelesaikan pembangunan duplikasi Jembatan Surabaya yang berada...