Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Angkutan Barang di Papua Disubsidi Pemerintah

7 Maret 2017, 2.35.10

Angkutan Barang di Papua Disubsidi Pemerintah

Jakarta, sentananews.com

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, pihaknya memberikan subsidi untuk angkutan barang di Papua sebagai bagian dari program pembangunan di wilayah Papua dan pemerataan pembangunan di Kawasan Timur Indonesia.

Menurutnya, program tersebut juga meliputi pembangunan infrastruktur transportasi. "Tahun ini 10 persen anggaran Kemenhub dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur di Papua, dan kita mulai dengan tol laut. Oleh karenanya selain memberikan subsidi untuk masyarakat bepergian, kita juga mensubsidi angkutan barang di Papua," katanya dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (6/3).

Dikatakan, pembangunan infrastruktur transportasi laut dan penyeberangan, perlu dioptimalkan guna mendukung konektivitas antarpulau serta jalur angkutan barang di Papua. "Adanya tol laut dapat mengurangi disparitas harga antara Timur dan Barat. Saat ini kita sudah dapat mencapai wilayah di Timika, Merauke, Manokwari dan kita akan tingkatkan untuk dapat mencapai wilayah yang berada di ketinggian (pegunungan)," paparnya.

Selain itu, lanjut dia, perlu disediakan transportasi sungai ke daerah terpencil/terdalam di wilayah Papua. "Mulai tahun ini distribusi barang sudah kita lakukan melalui sungai di Merauke, Timika, Asmat ke wilayah Utara sehingga angkutan barang bukan hanya di daerah pantai saja tapi juga di daerah sungai sehingga harga barang akan lebih murah," jelasnya.

Selain itu, ia melanjutkan, perlu transportasi udara untuk menghubungkan daerah-daerah terpencil di Papua.

Guna meningkatkan layanan transportasi udara di Papua, ia menjelaskan, Kementerian Perhubungan berencana membangun delapan bandara yang panjang landasan pacunya lebih dari 1.000 meter, yang bisa didarati pesawat berbadan besar. "Harapannya saudara-saudara kita yang tinggal di daerah yang lebih tinggi (pegunungan) dapat dicapai dengan pesawat yang lebih besar," ujarnya.@PHS


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​PLN Bakal Tambah Kapasitas Trafo 120 MVA untuk Sulutgo
Ekonomi
Dalam rangka mengantisipasi pertumbuhan konsumsi listrik di Sulawesi Utara dan Gorontalo (Sulutgo), PT PLN (Persero) akan menam...
​Tembus Hutan, PLN Listriki Desa Pedalaman Aceh
Ekonomi
Komitmen PT PLN (Persero) untuk melistriki seluruh pelosok Indonesia terus dilakukan, salah satunya dengan melistriki Desa Rusi...
​Triwulan I-2017, BI Klaim Rupiah Bergerak Stabil
Ekonomi
Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo mengatakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS cenderung stabil pada triwulan I-2017...
​Kementrian BUMN Dorong Pertamina Jadi BUK
Ekonomi
Kementerian BUMN mendorong PT Pertamina (Persero) menjadi Badan Usaha Khusus (BUK). Hanya saja komunikasi politik dengan Komisi...
​SLIK Mudahkan Inudstri Keuangan Saling Tukar Informasi
Ekonomi
Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) yang diinisiasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan memudahkan industri keuangan saling ...
​Proyek Infrastruktur Bisa Perkecil Kesenjangan Ekonomi
Ekonomi
Menko Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, bahwa salah satu cara yang bisa dilakukan pemerintah untuk mengatasi kesenjangan...
​APMI Sambut Positif Aturan Gross Split
Ekonomi
Belum lama ini pemerintah menetapkan aturan gross split pengganti skema Production Sharing Cost (PSC)Peraturan tersebut tertuan...
​PLN Datangkan Marine Vessel Power Plant, Listrik Medan Siap Surplus
Ekonomi
Upaya PT PLN (persero) dalam mencapai surplus listrik di Sumatera Utara terus dilakukan dengan berbagai pendekatan dan metode. ...
​Pemerintah Siap Perbanyak Rumah Murah untuk Rakyat
Ekonomi
Pemerintah terus berkomitmen untuk memperbanyak rumah murah bagi rakyat, khususnya untuk kalangan buruh. Hal ini disampaikan Pr...