Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​AQUA Japan Optimis Capai Target Market Tahun 2018

20 Juli 2018, 7.42.06

​AQUA Japan Optimis Capai Target Market Tahun 2018

Jakarta, sentananews.com

AQUA Japan Optimis dapat mencapai target market sebesar 32 % tahun 2018 ini. Pasalnya AQUA telah menyiapkan beragam pengembangan dan strategi baru, mulai dari produk, distribusi, hingga pemasaran.

Hal tersebut diungkapkan President Director of Aqua Japan Indonesia, Kenji Sadayuki, dalam konferensi pers, di Balai Kartini, Kamis (19/7).

Kenji mengatakan meski tahun 2017 lalu, industri elektronik Tanah Air mengalami penurunan sekitar 12,9% dibanding tahun sebelumnya, namun diakhir tahun, Aqua Japan, berhasil membukukan pertumbuhan 12%.

"Kami optimistis tahun ini Aqua bisa mencapai target 32%.dengan fokus memperluas penjualan di daerah Jawa, Lampung, dan Sulawesi," tegasnya.

Aqua Japan telah berhasil menjadi yang pertama kali di Indonesia meluncurkan mesin Cuci dengan Hijab Mode. Tahun ini kami akan fokus pada pasar semi modern," tambahnya.

Untuk meraih target tersebut, labjut Kenji, Aqua Japan telah menyiapkan beragam pengembangan dan strategi baru, mulai dari produk, distribusi, hingga pemasaran.

Pada pengembangan produk, Aqua Japan meluncurkan berbagai model baru di kategori refrigrator, pendingin udara, mesin cuci, dan televisi LED. "Tahun 2018 ini, kami mulai masuk ke pasar high-end dan terus menguatkan segmen yang sudah ada," ungkapnya.

Pengembangan lain masih katanya adalah, pada kanal distribusi. Tahun ini, Aqua Japan memperluas dan melakukan penetrasi lebih dalam di area penjualan Jawa, Lampung, dan Sulawesi. Selain itu, juga memperkuat kanal penjualan semi modern. Di beberapa wilayah suburban toko elektronik semi modern terus berkembang, kami berencana menambah 70 toko lagi," kata Kenji.

Aqua Japan pun mengenalkan kampanye baru. Kampanye ini bertema Home is Where Happiness is merupakan cara Aqua Japan untuk menunjukkan bahwa produk-produknya bisa membawa kebahagiaan di rumah," tambah Senior Manager Marketing Aqua Japan Indonesia, Glenn Manengkel.

Dirinya yakin target dari kampanye ini dapat meningkatkan awareness konsumen pada brand Aqua Japan. Tahun ini, kami harapkan brand awareness bisa mencapai 45%, meningkat dari tahun lalu yang di angka 35%," pungkasnya.(rif)

Penulis: Marsudi Yudi


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Pembangunan Bendungan Sidan, Tiga Dihaji, dan Bener Dimulai
Ekonomi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan pembangunan 65 bendungan yang terdiri dari 16 bendungan lanj...
​Operator Lokal di 14 SPBU di Sulteng Kembali Bekerja
Ekonomi
Memasuki minggu ketiga pasca bencana gempa dan tsunami yang melanda Palu, Sigi dan Donggala Sulawesi Tengah, PT Pertamina (Pers...
YLKI Minta Rencana Pembelian Properti di Meikarta Ditunda
Ekonomi
Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI)) mendesak managemen Meikarta untuk segera menjelaskan pada publik terkait keberlanjut...
Kasus BUMN GDE, Batalkan Putusan MA yang Rugikan Rakyat
Ekonomi
Direktur Eksekutif IRESS menuntut agar pemerintah dan DPR segera turun tangan menolong BUMN Geo Dipa Energi (GDE) dan menyelama...
Tanggulangi Permasalahan Sampah DKI, PLN Gandeng BSI
Ekonomi
Sebagai wujud kontribusi terhadap program pemerintah terhadap penanggulangan permasalahan sampah, PT PLN (Persero) resmi mengga...
Kementerian PUPR Dukung Pemanfaatan Baja Nasional
Ekonomi
Pembangunan infrastruktur yang masif turut menggerakan sektor industri material konstruksi produksi dalam negeri, seperti beton...
Fasilitas Ramah Disabilitas di Ruang Publik Perlu Terus Ditingkatkan
Ekonomi
Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Sekreta...
​Ditahan Imbang Hongkong, Indonesia Gagal Hat-trick
Ekonomi
Timnas Indonesia mendapat perlawanan sengit selama menjamu Hong Kong pada laga uji coba yang berlangsung di Stadion Wibawa Mukt...
Agustus, Utang Luar Negeri RI Tembus Rp 5.410 T
Ekonomi
Bank Indonesia (BI) mencatat total utang luar negeri Indonesia hingga Agustus 2018 mencapai US$ 360,7 miliar atau sekitar Rp 5....