Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Asset 2 Laksanakan Pemboran Sumur PMB-P14 TW

20 Agu 2015, 18.43.40

​Asset 2 Laksanakan Pemboran Sumur PMB-P14 TW

Jakarta, sentananews.com

Keberadaan PT Pertamina EP Asset 2 sebagai salah satu lumbung Migas di Pertamina EP tak dapat dipungkiri, sekaligus menjadi tulang punggung industri migas di negeri ini.

Menurut Direktur Pengembangan PT Pertamina EP, Herutama Trikoranto, hal itu dibuktikan dengan dilakukannya tajak pemboran Sumur PMB-P14 TW/33 yang dimulai sejak Selasa (11/8).

"Pengembangan struktur PMB betujuan untuk menambah titik serap migas dengan target mendapatkan hidrokarbon pada lapisan Prabumulih Barat," kata Herutama dalam keterangan tertulisnya yang diterima Sentananews.com di Jakarta, Kamis (20/8).

"Target utama lapisan ini adalah adalah minyak dan gas yang akan dibor sampai kedalaman akhir 2800 meter. Dan untuk pemboran sumur PMB - P14 TW ini target untuk minyak sebanyak 120 Barel Per Hari (BOPD) dan gas 2.5 Juta Kaki Kubik Gas Per Hari (MMSCFD)" tambah dia.

Dikatakan, saat ini PT Pertamina EP tetap komitmen untuk berupaya menambah produksi migas dari semua lapangan khususnya dari Asset 2 meskipun dihadapkan dengan kondisi harga minyak dunia yang turun drastis.

"Menyoal kondisi harga minyak yang terjun bebas hingga kisaran 60%, kami pun turut terdampak, Tahun 2015 ini adalah tahun yang sulit bagi Pertamina, termasuk PEP Asset 2. Belum lagi dengan tantangan teknis yang dihadapi berupa decline rate yang tinggi sekitar 18 sampai 20% dikarenakan mayoritas sumur kami cukup mature," paparnya.

Saat ini, lanjut Herutama, produksi asset 2 mencapai 19.753 Barel Per Hari atau sebesar 90 % dari target 22.049 Barel Per Hari. Sementara untuk realisasi produksi gas mencapai 466,37 Juta Kaki Kubik Gas Per Hari atau sebesar 99% dari target 471,23 Juta Kaki Kubik Per Hari.

Gas dari Asset 2 ini digunakan untuk keperluan listrik, industri pupuk dan berbagai kebutuhan di sumatera selatan ini termasuk juga untuk keperluan jaringan gas kota di Prabumulih dan sekitarnya.
"Tren ke depan adalah gas, dan menjawab tantangan tersebut insyaallah kami telah siap dan mampu untuk menyediakan kebutuhan gas sebagai sumber energi selain minyak," pungkas Herutama.

Penulis : Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​439 Karya Inovasi PLN Dilombakan dalam LIKE PLN 2018
Ekonomi
Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Andi N.Sommeng menyebutkan bawah memasuki era Industri 4.0 ini, semua pih...
Pertamina MOR VIII Operasikan BBM Satu Harga di 13 Titik
Ekonomi
Sampai dengan Oktober 2018, PT Pertamina (Persero) – Marketing Operation Region VIII tercatat telah mengoperasikan 13 titik BBM...
​Pertamina Luncurkan "Enduro Student Program" di Madiun
Ekonomi
Setelah meluncurkan program Corporate Social Responsibility (CSR) berbasis kemandirian ekonomi yakni Enduro Student Program (ES...
PLN Terbitkan Lagi Global Bond Senilai US$ 11,5 Miliar
Ekonomi
PLN kembali berhasil menerbitkan Global Bond senilai kurang lebih US$ 1,5 miliar, yang akan digunakan untuk mendanai kebutuhan ...
PEP Agresif Tambah Cadangan Gas di Sulteng
Ekonomi
PT Pertamina EP, anak usaha PT Pertamina (Persero) dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama di bawah pengawasan SKK Migas berhasil men...
​Ini Enam Cara Supaya UMKM Bisa Naik Kelas
Ekonomi
Survey oleh Pro Indonesia Foundation di 30 kota menemukan bahwa 6 masalah utama UMKM untuk meningkatkan kelas bisnisnya adalah ...
​PT Pertamina EP Penuhi Target Seismik 100%
Ekonomi
PT Pertamina EP, anak perusahaan PT Pertamina (Persero) sekaligus Kontraktor Kontrak Kerja Sama di bawah pengawasan SKK Migas, ...
2018 Kementrian PUPR Bangun 134 Jembatan Gantung
Ekonomi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun jembatan gantung untuk meningkatkan konektivitas setiap desa-d...
Rahasia Hidup Enak dan Nyaman
Ekonomi
Seiring bertambahnya tingkat ekonomi sosial, meningkat pula pola hidupnya. Manusia ingin hidupnya lebih enak dan nyaman. Salah ...