Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Kehadiran Pengendali Banjir di Padang Kurangi Banjir Bandang

11 Feb. 2018, 18.37.03

Kehadiran Pengendali Banjir di Padang Kurangi Banjir Bandang

Padang, sentananews.com

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) V Sumatera Ditjen SDA telah merampungkan pembangunan Pengendali Banjir dan Sedimen Barang Kuranji Segmen Tengah yang melintasi Kota Padang sepanjang 2,2 km. Kehadiran infrastruktur tesebut telah memberi manfaat dalam mengurangi risiko berulangnya banjir bandang di Kota Padang dan sekitarnya.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengatakan perubahan ikilim menjadi tantangan dalam pengelolaan sumber daya air di Indonesia. Pergeseran dan perubahan masa musim hujan dan kemarau, serta pola hujan dengan durasi pendek namun intensitasnya tinggi kerap mengakibatkan banjir. "Saya mengajak semua pihak untuk menjaga daerah tangkapan air melalui penghijauan kembali dan menahan laju alih fungsi lahan," katanya beberapa waktu lalu.

Banjir bandang pada aliran Sungai Batang Kuranji terjadi beberapa kali, terakhir pada tahun 2012. Penyebab utama adalah terjadinya penurunan dasar sungai akibat penambangan galian C, sedimentasi dan kecepatan air yang tinggi yang menggerus dinding sungai dan tanggul sungai yang rendah.

Kepala BWS V Sumatera Maryadi Utama mengatakan proyek dapat diselesaikan tepat waktu karena mendapatkan dukungan dari masyarakat terutama yang tanahnya terkena pembebasan."Masyarakat, baik yang ada di sisi kanan maupun kiri sungai, sangat mendukung dan secara sukarela menyerahkan lahannya untuk dibebaskan. Proyek ini selesai pada saat hujan besar beberapa bulan lalu. Alhamdulillah, aliran sungai tidak melimpas dan tidak mengakibatkan banjir di Kota Padang. Walupun terjadi genangan, namun itu akibat persoalan drainase lokal," papar Maryadi.

Pembangunan Pengendali Banjir dan Sedimen Batang Kuranji merupakan upaya Kementerian PUPR untuk memperbaiki Daerah Aliran Sungai (DAS) Sungai Indragiri yang masuk kategori kritis sehingga potensial mengakibatkan banjir bandang. Hulu DAS adalah pegunungan Bukit Barisan dengan memiliki luas 202,7 km2 serta panjang sungai 274,25 km. Curah hujan di DAS Batang Kuranji rata-rata per tahun sebesar 3.500-4.000 mm.

Segmen Tengah yang telah diselesaikan merupakan fase pertama dari tiga fase pembangunan Pengendali Banjir dan Sedimen di Sungai Batang Kuranji. Pekerjaan yang dilakukan diantaranya normalisasi sungai, membangun 5 buah cek dam dan perbaikan 2 buah cek dam dengan lebar 35-75 meter, pembuatan jalan inspeksi,dan groundsil yang berfungsi untuk mengurangi kecepatan arus sungai Batang Kuranji. Biaya pembangunannya sebesar Rp 238 miliar yang dikerjakan melalui kontrak tahun jamak (2015-2017) oleh PT. PP-PT. ASHFRI secara Kerjasama Operasi (KSO).

Ditambahkannya, Kementerian PUPR saat ini tengah melanjutkan pekerjaan serupa di daerah hulu sungai dengan anggaran Rp 174 miliar hingga 2019. "Sungai Batang Kuranji merupakan sumber utama air irigasi. Apabila di hilir sungai terjadi banjir akan menggenangi sekitar 3.500 ha areal pertanian," ujarnya.

Editor: Luthfi Pattimura


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Polri dan Kemenko Polhukam Bahas Satgas Saber Pungli
Ekonomi
MABES Polri dan Kemenko Polhukam mengadakan rapat bersama guna membahas Satgas Saber Pungli. Mewakili Polri dalam rapat tersebu...
​​Jonan: Tak Ada Pertemuan Khusus dengan Freeport
Ekonomi
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan membantah adanya pengaturan pertemuan khusus Presiden Joko Widodo ...
Pertamina: Pasokan BBM dan LPG di Pemilu 2019 Aman
Ekonomi
PT Pertamina (persero) memastikan pasokan BBM maupun LPG pada masa Pemilihan Umum 2019 aman. Untuk itu, berbagai upaya telah da...
Pertamina Realisasikan Titik ke-7 BBM Satu Harga di Kaltara
Ekonomi
Warga Desa Long Ampung dan sekitarnya kini tidak harus merogoh kocek puluhan hingga ratusan ribu untuk mendapatkan BBM per lite...
​Saat Debat Capres, PLN Pakai Power Bank Raksasa
Ekonomi
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jakarta Raya akan mengamankan kondisi kelistrikan saat debat Capres jilid 2 pada 17 Febr...
​ Bright Gas Weekend Seru ‘Sapa’ Warga Bekasi
Ekonomi
PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region III, menyapa masyarakat Harapan Baru Bekasi, melalui program Bright Gas Weeke...
​Kegembiraan Baru Pelintas Pansela
Ekonomi
RABU pagi 13 Februari 2019. Di ruang kerjanya, Ir. Akhmad Cahyadi, M.Eng.Sc., Kepala Balai Besar Pelaksnaan Jalan Nasional (BBP...
Pertamina: Stok LPG 3Kg di Garut Aman
Ekonomi
PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region III Jawa Bagian Barat memastikan stok LPG 3kg di wilayah Kabupaten Garut, Jaw...
Edukasi Masyarakat, Rumah Zakat Akan Gelar Sosialisasi
Ekonomi
Minimnya pengetahuan tentang wakaf di masyarakat yang hanya mengenal wakaf dalam bentuk harta tidak bergerak, berupa wakaf tana...