Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​BBM Satu Harga Mulai Dinikmati Masyarakat Nibung

9 Nov. 2018, 21.12.39

​BBM Satu Harga Mulai Dinikmati Masyarakat Nibung

Jakarta, sentananews.com

PT Pertamina (Persero) kembali memfasilitasi berdirinya lembaga penyalur BBM Satu Harga di Kecamatan Nibung, Musi Rawas Utara 3, Sumatera Selatan. Sebelumnya, masyarakat Kelurahan Karya Makmur dan 10 desa di Kecamatan Nibung harus menempur jarak sejauh 45 Km menuju SPBU terdekat.

Tidak jarang akhirnya mereka memilih untuk membeli dari pengecer dengan harga yang cukup tinggi, khususnya untuk Premium dan Solar yang berkisar di Rp 9.000 sampai Rp 10.000.

Melihat kondisi ini, Pertamina bersinergi bersama Komisi VII DPR RI, Badan Pengatur Hilir (BPH) Migas dan Pemerintah Daerah Musi Rawas Utara meresmikan lembaga penyalur SPBU Kompak 25.316.30, Jumat (9/11).

Peresmian ini ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Anggota Komisi VII DPR RI, Nazarudin Kiemas, Kepala BPH Migas, M. Fanshurullah Asa, Bupati Musi Rawas Utara, H. M. Syarif Hidayat, dan General Manager Pertamina Marketing Operation Region II Sumbagsel, Primarini.

"Kami bersyukur dan bahagia, serta mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Pemda Musi Rawas Utara dan BPH Migas karena pada hari ini kita sekali lagi bersinergi mendukung program pemerintah untuk berkomitmen dan mewujudkan keadilan energi, keadilan sosial bagi masyarakat Indonesia, khususnya pada hari ini di Nibung," ucap Primarini dalam sambutannya sebagaimana keterangan pers yang diterima dari Humas Pertamina MOR II Sumbagsel di Jakarta, Jumat (09/11).

SPBU Kompak 25.316.30 ini beroperasi di bawah wilayah Pertamina MOR II Sumbagsel dengan titik suplai yang dikirimkan dari Terminal BBM Lubuk Linggau, dengan total jarak tempuh mencapai 130 Km dan waktu perjalanan mencapai 3 sampai 4 jam. "Setidaknya, ada empat produk, yakni Jenis Bahan Bakar Penugasan Premium, Jenis Bahan Bakar Tertentu Solar dengan alokasi sementara untuk dua jenis BBM ini sebesar 144 Kilo Liter per bulannya," ujarnya.

"Dengan adanya SPBU ini, masyarakat bisa membeli Premium dan Solar dengan harga yang sama dengan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia. Tidak lupa kami juga menyediakan alternatif produk lain, difasilitasi dua dispenser dan delapan nozzle, kami optimis kebutuhan energi masyarakat Nibung dapat terpenuhi dan terlayani dengan baik," jelas Primarini.

Sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM No.136 Tahun 2016 tentang Percepatan Pemberlakuan Satu Harga Jenis Bahan Bakar Tertentu (Solar) dan Jenis Bahan Bakar Khusus Penugasan (Premium) Secara Nasional, Pertamina ditargetkan mendirikan lembaga penyalur di 150 titik di seluruh Indonesia selama 3 tahun dari 2017 – 2019. Pada tahun 2017 ditargetkan 54 lokasi, tahun 2018 sebanyak 67 lokasi dan 29 lokasi pada tahun 2019. Hingga 9 November 2018, Pertamina telah mengoperasikan dan melakukan uji operasi terhadap lembaga penyalur BBM Satu Harga dengan total sudah mencapai 116 titik di daerah 3T, terdepan, terluar, dan terpencil.

"Dengan beroperasinya lembaga penyalur BBM Satu Harga di Nibung, dengan mengucap rasa syukur, Pertamina MOR II Sumbagsel dengan ini sudah merealisasikan seluruh lokasi BBM Satu Harga dari target empat titik yang sudah ditentukan di tahun 2018. Sebelumnya kami sudah meresmikan di Enggano, Bengkulu pada tahun 2017, Lalan, Musi Banyuasin pada September 2018, dan Suoh, Lampung Barat pada Oktober 2018," papar Primarini.

Ia berharap, dengan beroperasinya SPBU Kompak 25.316.30 ini dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi di daerah Nibung dan Musi Rawas Utara pada umumnya. Di sisi lain, Primarini juga mengungkapkan harapannya kepada seluruh pihak dan juga Pemda Musi Rawas Utara untuk turut mengawasi penyaluran BBM untuk masyarakat di SPBU Kompak ini.

"Harapannya kan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, jadi pengawasan bersama juga sangat dibutuhkan, sehingga kontinuitas SPBU Kompak ini dapat terjaga dan tepat sasaran dalam melayani masyarakat kedepannya," pungkas Primarini.

Sementara Kepala BPH Migas, M.Fanshurullah Asa mengungkapkan harapannya dengan beroperasinya SPBU Kompak di Nibung ini. "Pertamina sebagai BUMN di satu sisi dituntut untuk untung, namun disisi lain juga harus mewujudkan keadilan sosial bagi rakyat Indonesia. Kami berharap, Program BBM Satu Harga tidak disalahgunakan agar masyarakat benar-benar dapat merasakan manfaat dari pelaksanaan program ini," katanya.

Bupati Musi Rawas Utara, H. M. Syarif Hidayat mengungkapkan kebanggaannya serta apresiasi atas hadirnya SPBU Kompak ini bagi masyarakat Nibung. "SPBU ini aset energi bagi masyarakat disini, karenanya kami sangat berterima kasih sudah diresmikan dan siap beroperasi. Kami juga siap melakukan pengawasan terhadap jalannya Program BBM Satu Harga ini," ujar Syarif.

SPBU Kompak ini juga sudah memberikan gambaran manfaat kehadirannya bagi Darsono, petani karet yang kesehariannya mengangkut getah karet sebagai sumber ekonominya. Sebelum hadirnya SPBU Kompak ini, Darsono harus menempuh jarak sekitar 45 Km menuju SPBU terdekat, tidak jarang ketika sudah mengantri Darsono juga tidak kebagian bahan bakar.

"Bersyukur, dengan adanya SPBU Mini ini dan progran BBM 1 Harga pasti dapat membantu kami masyarakat di Nibung. Harapannya adalah stok terjamin jadi tidak ada antrian, selain itu tentunya pelayanan yang tidak kalah berkualitas dengan SPBU besar," pungkas Darsono.

Editor: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Kinerja 2018 Memuaskan, PDSI Kembali Lampaui Target
Ekonomi
Meskipun harus mengawali tahun dengan permintaan menurunkan harga jasa sewa harian rig, PT Pertamina Drilling Services Indonesi...
Pemangkas Rambut Garut Mendapat Akses KPR Subsidi
Ekonomi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memperluas jangkauan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang bisa me...
Presiden Jokowi Minta Pembangunan Rusun Terus Dilanjutkan
Ekonomi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus membangun rumah susun (Rusun) yang diperuntukan bagi Masyarakat Be...
Cegah Garut Banjir, KPUPR Bangun Tanggul Sepanjang  5 Km
Ekonomi
Pasca banjir bandang yang terjadi di Kota dan Kabupaten Garut, Jawa Barat pada 20 September 2016 lalu, Kementerian Pekerjaan Um...
Atasi Banjir, Kementerian PUPR Normalisasi Sungai di Kota Bima
Ekonomi
Guna mencegah terulangnya banjir besar, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melakukan normalisasi dan ...
Mulai Digenangi, Bendungan Mila Siap Suplai Irigasi 1.689 Ha
Ekonomi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus meningkatkan jumlah tampungan air di Indonesia, termasuk di Kawasa...
​Pererat Persaudaraan, Kodiklatad dan Masyarakat Gelar Baksos
Ekonomi
Mempererat silaturahmi antara institusi TNI-Polri serta komunitas offroad dan masyarakat, Komandan Kodiklatad, Letjen TNI AM. P...
Yusril Siap Gugat Permen PUPR Terkait Rumah Susun
Ekonomi
Real Estat Indonesia (REI) dan Persatuan Perhimpunan Penghuni Rumah Susun Indonesia (P3RSI) melalui Pakar Hukum Tata Negara, Yu...
17.500 Rumah MBR di Nikmati Program Hibah Air Minum KPUPR
Ekonomi
Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Pemerintah Daerah dan pemangku kepentingan lainnya terus berupaya...