Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Edukasi Masyarakat, Rumah Zakat Akan Gelar Sosialisasi

12 Feb. 2019, 22.21.59

Edukasi Masyarakat, Rumah Zakat Akan Gelar Sosialisasi

Jakarta, sentananews.com

Minimnya pengetahuan tentang wakaf di masyarakat yang hanya mengenal wakaf dalam bentuk harta tidak bergerak, berupa wakaf tanah dan bangunan. Padahal di satu sisi dalam aturannya, wakaf bisa berbentuk uang, emas, mobil, dan barang lainnya yang bisa digunakan untuk kepentingan sosial.

Demikian dikatakan CEO Rumah Zakat, Nur Efendi dalam peluncuran gerakan baru Rumah Zakat, "Gerakan Gelombang Wakaf", di Jakarta Selasa (12/2/2019).

"Gerakan ini menandakan langkah besar Rumah Zakat untuk memujudkan visi menjadi filantropi Ziswaf dan kemanusiaan," katanya.

Lebih lanjut Nur Efendi mengatakan, dirinya akan fokus pada sosialisasi kepada masyarakat dengan Kampanye Gelombang Wakaf. "Rumah Zakat akan memberikan edukasi dan akan melibatkan masyarakat dari berbagai kalangan, yang dimulai dari generasi milenial, terhadap program wakaf," ujarnya.

"Rumah Zakat akan mengedukasi masyarakat melalui seminar di 18 provinsi dan aktivasi melalui media sosial. Selain itu juga membentuk komunitas wakaf yang bertujuan untuk melibatkan generasi milenial yang jumlahnya kurang lebih 40% dari total penduduk Indonesia," bebernya.

Cara ini menurutnya, minimal akan menjadi daya dorong untuk mereka yang terlibat dalam semua aktivasi yang kemudian di-share. Untuk tindak lanjut dalam Gelombang Wakaf ini dengan mengaktivasi media instagram, twitter, dan facebook guna mengedukasi masyarakat soal wakaf agar mudah dipahami.

Nur berharap, agar tidak terjadi gap antara potensi dan realisasi. Dengan gerakan ini kita ingin lebih cepat memberdayakan 5.323 desa, 200 hektar lahan supaya produktif yang hasilnya untuk ketahanan pangan, rumah sakit, klinik, serta mendorong 50.000 UMKM di seluruh Indonesia.

Gerakan ini merupakan sebuah respon dari data yang dikeluarkan oleh BWI (Badan Wakaf Indonesia), yang menyebutkan bahwa potensi wakaf uang di Indonesia mencapai Rp180 Triliun di, sedangkan wakaf uang yang baru dimanfaatkan baru mencapai Rp 400 Milyar. Potensi wakaf ini cukup besar. "Wakaf memiliki peluang besar untuk dapat dijadikan sumber yang menghasilkan produktivitas bagi masyarakat," pungkasnya.(rif)

Penulis: Marsudi Yudi


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Tanggap Darurat, Pertamina Aktifkan Pangkalan Minyak Tanah
Ekonomi
PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region VIII Maluku - Papua kembali menggelar pelayanan pangkalan tanggap darurat min...
​BPJS Ketenagakerjaan Akui Belum Optimal
Ekonomi
EKSISTENSI Jaminan Sosial atau Jamsos yang diselenggarakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJSTK) dinilai ...
​M.Abrar Ali Jadi Ketua Umum SP PLN 2019-202
Ekonomi
Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Serikat Pekerja (SP) PLN, yang dihadiri 59 DPD SP PLN seluruh Indonesia menetapkan Mu...
​Komitmen Pemerintah Lindungi Hak Konsumen Diragukan
Ekonomi
Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) meragukan komitmen pemerintah untuk melindungi hak-hak konsumen. Keraguan ini didasar...
​Langkah Polisi Tangkap Pembajak Mobil Tanki Diapresiasi
Ekonomi
Langkah cepat yang dilakukan pihak kepolisian dengan menangkap para pelaku pembajakan dua mobil tangki milik Pertamina yang dih...
​Menperin Berupaya Ciptakan Iklim Investasi Kondusif
Ekonomi
Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mengungkapkan, saat ini pemerintah berupaya membuat kebijakan strategis unt...
​Pertamina, RNI dan PTPN III Bersinergi Kembangkan Energi Terbarukan
Ekonomi
Tiga Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yaitu Pertamina, RNI dan PTPN III menandatangani Nota Kesepahaman terkait kerjasama penyed...
​Pertamina Gelar Pangan dan Solar Non Subsidi Harga Khusus
Ekonomi
PT Pertamina (Persero) menggelar pangan murah dan Solar Non Subsidi dengan harga khusus pada acara bertajuk BUMN Berbagi dalam ...
​Presiden Berharap Pengguna Kendaraan Beralih ke MRT
Ekonomi
Presiden Joko Widodo berharap keberadaan kereta Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta membuat masyarakat pengguna kendaraan pribadi ...