Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Beri Solusi Tarif Listrik Murah, BEM UI Gelar Seminar Kelistrikan

28 Juli 2017, 10.11.35

​Beri Solusi Tarif Listrik Murah, BEM UI Gelar Seminar Kelistrikan

Jakarta, Sentananews.com

Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) berencana mengadakan seminar terkait ketenagakerjaan pada tanggal 7 Agustus 2017. Tema seminar terkait dengan permasalahan yang sedang hangat saat ini yakni bagaimana upaya untuk menurunkan biaya pokok produksi agar tarif listrik bisa murah.

Ketua BEM UI M. Syaiful Mujab mengatakan, seminar ini merupakan wujud kepedulian mahasiswa terkait energi nasional. "Kita sangat mendukung menghadirkan energi dan listrik murah untuk rakyat sehingga ekonomi Indonesia bisa maju dan keluar dari keterpurukannya. Karena energi adalah pondasi ekonomi," katanya saat dialog dengan sejumlah wartawan di kawasan Menteng, Jakarta, Kamis (27/7).

Pihakhlnya berharap, para pengambil keputusan bisa hadir sebagai narasumber, seperti Menteri ESDM, Menteri BUMN, Pimpinan Komisi VII DPR RI, Menteri Keuangan, Dirut PLN dan lain-lain.

"Kami bahkan berharap Presiden bisa hadir untuk membuka sekaligus memberikan pengarahan dalam seminar ini. Karena menghadirkan energi murah termasuk program Jokowi-JK sebelum pemilu. Kan sayang kalau tidak didukung dan direalisasikan," ungkap Mujab.

Sekedar diketahui, seminar ini merupakan kerjasama BEM UI dengan SP PLN, didukung oleh ILUNI FTUI dan ILUNI UI serta direncanakan disponsori oleh PT PJB dan PT Indonesia Power, yang akan menghadirkan peserta para praktisi energi dan kelistrikan, akademisi, mahasiswa BEM Seluruh Indonesia, Organisasi Serikat Pekerja BUMN Energi dan BUMN lainnya, dan lain-lain.

"Kita berharap seminar dapat berjalan sukses sehingga menghadirkan energi dan listrik murah untuk rakyat. Kita mengharapkan tarif listrik tidak akan naik lagi, kalau bisa malah turun", tutup Ketua BEM UI M. Syaiful Mujab.

Penulis: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Industri Galangan Kapal Harus Manfaatkan Tol Laut
Ekonomi
Industri galangan kapal nasional didorong untuk memanfaatkan tol laut yang telah dibangun oleh pemerintah sebagai sebuah peluan...
Akademisi: Wacana Kartu Subsidi LPG 3 Kg Perlu Direailisasikan
Ekonomi
Dosen Ekonomi Energi dan Sumber Daya Mineral Universitas Indonesia (UI) Berly Martawardaya menilai, wacana mengenai kartu subsi...
Ironis, PPh Badan Freeport Hanya 25 Persen
Ekonomi
Pemerintah berencana menerbitkan rancangan peraturan pemerintah (RPP). Berdasarkan bocoran dalam BAB VII Pasal 14 menyebutkan, ...
Berantas Trader Gas Nakal. Kemenperin Siapkan Aturan
Ekonomi
Guna memberantas trader gas 'nakal' yang selama ini berdampak negatif terhadap pelaku industri di dalam negeri, Kementrian Peri...
2019 Sektor Pariwisata Jadi Penghasil Devisa Terbesar
Ekonomi
Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan sektor pariwisata Indonesia diproyeksikan menjadi penghasil devisa terbesar pada 2019...
Harga Gas Tinggi, PT Pupuk Lakukan Efisiensi dan Penghematan
Ekonomi
Dampak dari harga gas yang masih mahal saat ini membuat dunia industri nasional berteriak dan harus melakukan efisiensi dan pen...
Puskepi: KESDM Harus Konsekuen Jalankan Formula Harga BBM
Ekonomi
Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Sofyano Zakaria menegaskan, formula harga bahan bakar minyak (BBM) yang ditetap...
Jonan Diminta Klarifikasi Metering System Gas di Pulau Sakra
Ekonomi
Sejumlah kalangan independen mendesak Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan segera mengklarifikasi dugaa...
Banyak Kebijakan Jonan Tak Bawa Kesejahteraan
Ekonomi
Direktur Eksekutif Energy Watch, Mamit Setiawan menilai, Kementerian Energi dan Sumbet Daya Mineral (ESDM) yang dipimpin Ignasi...