Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Bupati Ilaga: Harga BBM di Papua Sudah Sama dengan di Jawa

14 Agu 2017, 0.31.37

Bupati Ilaga: Harga BBM di Papua Sudah Sama dengan di Jawa

Jakarta, sentananews.com

Bupati Ilaga Kabupaten Puncak,Willem Wandik mengatakam, bahwa saat ini, harga BBM (Bahan Bakar Minyak) di Ilaga Kabupaten Puncak, Papua sudah sama dengan hargayang ada di Jawa.

"Kami bangga karena sudah cukup lama menanti. Kami merasakan tahun 2016 harga BBM di kota Ilaga kabupaten Puncak dan daerah pegunungan 50 ribu per liter, kalau lagi langka harganya menjadi 100 ribu per liter. Namun sekarang harganya sudah turun menjadi 6.500 per liter. Saya atas nama masyarakat Papua menyampaikan terimakasih kepada kinerja Pemerintah yang luar biasa," ujar Willem dalam keterangan persnya yang diterima Sentana, Minggu siang.

Willem menambahkan selain harga BBM, harga semen di kabupaten Puncak juga mengalami penurunan. "Harga semen di kabupaten Puncak juga mengalami penurunan dari 2.500.000 per sak menjadi 1.050.000 per sak. Penurunan harga ini akan diresmikan di tanggal 17 Agustus," tambah Willem.

Selain harga BBM dan semen, Willem menjelaskan penurunan harga barang-barang kebutuhan disebabkan oleh semakin banyak transportasi yang masuk ke wilayah Puncak Papua.

"Tadinya harga barang-barang masih mahal. Semakin banyak transportasi, pesawat sudah masuk, Puji Tuhan sekarang harga mulai turun dan perekonomian kami meningkat," jelas Willem.

Lebih lanjut ia memaparkan, peningkatan jumlah penerbangan di wilayah Papua. "Dulunya itu dalam seminggu (penerbangan) hanya satu kali. Sebulan hanya 5-6 kali. Namun, ketika bandara Timika itu dimiliki oleh Pemerintah, maka peningkatan penerbangan termasuk yang ke puncak tinggi sekali. Sekarang penerbangan bisa 30 sampai 40 pesawat," papar Willem.

Ia Willem juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintahan Jokowi - JK, khususnya Menhub dan MenPUPR terkait investasi infrastruktur untuk puluhan tahun ke depan.

"Saya berikan apresiasi kepada pemerintahan Jokowi - JK, khususnya Menhub dan MenPUPR bahwa investasi infrastruktur jauh lebih baik jika dilihat ke depan, 20 tahun ke depan ini (infrastruktur) bisa dinikmati oleh anak-cucu kita," ujar Willem.

Willem menilai dialog yang diselenggarakan Kemenhub hari ini (12/8) memperlihatkan bahwa negara bekerja keras bagaimana memberikan solusi bagi persoalan-persoalan di daerah.

Penulis: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Arie Soemarno Bantah di Balik Pencopotan Elia Massa
Ekonomi
Mantan Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina (Persero), Arie Soemarno membantah tudingan yang menyebutkan bahwa dirinya berada di...
​Kementerian PUPR Prioritaskan Program Penanganan Jalan dan Jembatan
Ekonomi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam pelayanan infrastruktur jalan tidak hanya membangun jalan baru nam...
Minta Dirut Telkom Dicopot​, FAJAR Surati Presiden
Ekonomi
Menyoroti polemik kepemimpinan Alex J Sinaga selaku Direktur Utama PT Telkom, Forum Aktifis Jakarta (FAJAR),Selasa (25/4) resmi...
100 Kendaraan Langgar Aturan Muatan di Tol Surabaya-Gempol
Ekonomi
Dalam rangka penanganan kendaraan angkutan barang dengan muatan berlebih (overload) dan ukuran berlebih (over dimensi), Jasa Ma...
​Jasa Marga Diganjar Tiga Penghargaan "Indonesia Green Award 2018
Ekonomi
Dalam menjalankan bisnisnya, PT Jasa Marga (Persero) Tbk. selalu berkomitmen untuk menjaga lingkungan dengan mengedepankan regu...
Apindo: Dampak Kegaduhan Politik Ganggu Perekonomian Nasional
Ekonomi
Dalam Musyawarah Nasional (Munas) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) ke-10, Ketua Ketua Umum APINDO, Hariyadi B. Sukamdani m...
APINDO Diharapkan Buka Pasar Internasional bagi UMKM Binaan
Ekonomi
Dalam Musyawarah Nasional (Munas) Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) ke-10, Wakil Ketua bidang UKM APINDO, Otty Hari Chandra...
RI Siap Hadapi "Revolusi Industri Keempat" (4.0)
Ekonomi
Menteri Perindustrian (Menperin), Airlangga Hartato mengatakan Indonesia saat ini tengah bersiap mengahadapi era "Revolusi Indu...
Bangun Rumah Nelayan, Presiden: Agar Kehidupan Mereka Lebih Baik
Ekonomi
Sebelum meninggalkan Kabupaten Pangandaran untuk kembali ke Jakarta, Presiden Joko Widodo meninjau lokasi pembangunan rumah khu...