Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Bursa Asia Berakhir Mixed, IHSG Ditutup Memerah

2 Mei 2017, 23.08.34

​Bursa Asia Berakhir Mixed, IHSG Ditutup Memerah

Jakarta, Sentananews.com

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal bulan ini ditutup memerah meski pada pembukaan tadi pagi dan sesi I masih bertahan di zona hijau. Bursa saham Tanah Air berakhir ke level 5.675,81 atau melemah 9,49 poin setara 0,17% saat bursa saham Asia ditutup mixed (variatif).

IHSG pada pembukaan tadi pagi dibuka naik 21,50 atau setara dengan 0,38% ke level 5.706,80 dan pada sesi I bertambah 11,03 poin atau 0,19% ke level 5.696,33. Sedangkan akhir pekan ditutup ke posisi 5.685,30 atau melemah 21,73 poin atau 0,38%.

Sektor saham dalam negeri pada perdagangan sore ini ditutup variatif dengan sektor konsumer yang mengalami penguatan tertinggi sebesar 0,61% dan sektor dengan penurunan terdalam yaitu pertambangan yang melemah 1,65%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp7,58 triliun dengan 8,95 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing sebesar Rp848,35 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,76 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp3,61 triliun. Tercatat sebesar 139 saham menguat, 219 melemah dan 92 stagnan.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp750 menjadi Rp67.150, PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST) naik Rp280 menjadi Rp2.290, dan PT Tembaga Mulia Semanan Tbk (TBMS) naik Rp155 menjadi Rp1.375.

Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) turun Rp550 menjadi Rp6.300, PT Samindo Resources Tbk (MYOH) turun Rp115 menjadi Rp735, dan PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA) turun Rp100 menjadi Rp4.300.

Seperti dilansir CNBC, Rabu (2/5/2017) pasar saham Asia pada perdagangan hari ini mixed seperti kebanyakan bursa utama di luar Tokyo, setelah libur di awal pekan kemarin. Sementara Bank Sentral Australia (Reserve Bank of Australia/RBA) tetap menjaga suku bunga acuan pada rekor terendah 1,5%, sesuai dengan harapan sebagian besar pasar.

Meski begitu indeks ASX 200 diperdagangkan turun 0,26% ketika sektor keuangan turun 1,01%. Beberapa saham bank-bank besar Australia seperti ANZ turun 2,22% dalam perdagangan sore, selain itu saham Commonwealth Bank juga jatuh 0,94% diikuti penyusutan saham Westpac mencapai sebesar 1,27% diikuti National Australia Bank yang lebih rendah 0,54%.

Indeks Nikkei Jepang tercatat mengalami kenaikan pada akhir perdagangan hari ini menjadi 19.445,70 dengan tambahan 135,18 poin atau setara dengan 0,70%, saat indeks Topix naik 0,73%. Di seberang Selat Korea, Kospi bertambah 14,23 poin atau 0,65% ke level 2.219,67 mengiringi indeks Hang Seng yang juga menghijau ke level 24.668,00 lewat kenaikan 52,87 poin atau 0,21%.@

Editor: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Pertamina: Pasokan BBM dan LPG di Pemilu 2019 Aman
Ekonomi
PT Pertamina (persero) memastikan pasokan BBM maupun LPG pada masa Pemilihan Umum 2019 aman. Untuk itu, berbagai upaya telah da...
Pertamina Realisasikan Titik ke-7 BBM Satu Harga di Kaltara
Ekonomi
Warga Desa Long Ampung dan sekitarnya kini tidak harus merogoh kocek puluhan hingga ratusan ribu untuk mendapatkan BBM per lite...
​Saat Debat Capres, PLN Pakai Power Bank Raksasa
Ekonomi
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jakarta Raya akan mengamankan kondisi kelistrikan saat debat Capres jilid 2 pada 17 Febr...
​ Bright Gas Weekend Seru ‘Sapa’ Warga Bekasi
Ekonomi
PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region III, menyapa masyarakat Harapan Baru Bekasi, melalui program Bright Gas Weeke...
​Kegembiraan Baru Pelintas Pansela
Ekonomi
RABU pagi 13 Februari 2019. Di ruang kerjanya, Ir. Akhmad Cahyadi, M.Eng.Sc., Kepala Balai Besar Pelaksnaan Jalan Nasional (BBP...
Pertamina: Stok LPG 3Kg di Garut Aman
Ekonomi
PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region III Jawa Bagian Barat memastikan stok LPG 3kg di wilayah Kabupaten Garut, Jaw...
Edukasi Masyarakat, Rumah Zakat Akan Gelar Sosialisasi
Ekonomi
Minimnya pengetahuan tentang wakaf di masyarakat yang hanya mengenal wakaf dalam bentuk harta tidak bergerak, berupa wakaf tana...
​Murni B to B, Bisnis Avtur Tidak Seperti Jualan BBM Bersubsidi
Ekonomi
Pengamat Kebijakan Enegy, Sofyano Zakaria mengatakan, harga avtur yang diterapkan PT Pertamina (Persero) saat ini sangat kompet...
​IRESS Minta Pemerintah Bentuk Minerba Fund
Ekonomi
Pengamat Energi, Marwan Batubara, menyatakan dana minerba atau dana migas dapat diimplementasikan dengan menyisihkan dana dari ...