Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Bursa Saham Ditutup Menguat

1 Des. 2015, 18.03.47

​Bursa Saham Ditutup Menguat

Jakarta, SENTANAnews.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (1/12) ditutup menguat sebesar 111,21 poin setelah data ekonomi domestik dirilis sesuai dengan harapan pasar.

IHSG BEI ditutup menguat sebesar 111,21 poin atau 2,50 persen menjadi 4.557,66. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak naik 30,17 poin (3,99 persen) menjadi 785,63.

"Rilis data ekonomi Indonesia yang cukup stabil mendorong pelaku pasar saham kembali melakukan aksi beli sehingga mendukung laju IHSG," kata Analis Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya di Jakarta.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat laju inflasi pada November 2015 sebesar 0,21 persen. Dengan demikian, laju inflasi tahun kalender Januari-November 2015 tercatat mencapai 2,37 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (year on year/yoy) 4,89 persen.

Ia menambahkan bahwa faktor teknikal juga turut menopang IHSG BEI bergerak meningkat. Pelaku pasar memanfaatkan harga saham yang telah terkoreksi cukup dalam pada perdagangan saham awal pekan ini (Senin, 30/11).

Ia memproyeksikan IHSG BEI pada perdagangan besok atau Rabu (2/12), akan bergerak di kisaran level 4.502-4.608 poin dengan kecenderungan menguat.

Analis HD Capital Yuganur Wijanarko menambahkan bahwa IHSG BEI bergerak sesuai dengan proyeksi pasar, IHSG bergerak kembali menguat atau "rebound" bergerak menembus level 4.500 poin.

"Posisi IHSG hari ini (1/12) merupakan indikator bahwa tren mulai mengarah lebih positif untuk mendukung skenario kenaikan hingga level 4.620-4.720 poin ke depannya," katanya.

Sementara itu, tercatat frekuensi saham di BEI mencapai 254.979 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 4,31 miliar lembar saham senilai Rp5,79 triliun. Efek yang bergerak naik sebanyak 157 saham, turun 102 saham, dan yang bergerak stagnan atau tidak bergerak nilainya sebanyak 82 saham.

Bursa regional, di antaranya indeks Hang Seng naik 384,93 poin (1,75 persen) menjadi 22.381,35, indeks Nikkei naik 264,93 poin (1,34 persen) ke level 20.012,40, dan Straits Times menguat 13,96 poin (0,49 persen) ke posisi 2.869,90.

Editor : Andrew Santiago


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Tanggap Darurat, Pertamina Aktifkan Pangkalan Minyak Tanah
Ekonomi
PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region VIII Maluku - Papua kembali menggelar pelayanan pangkalan tanggap darurat min...
​BPJS Ketenagakerjaan Akui Belum Optimal
Ekonomi
EKSISTENSI Jaminan Sosial atau Jamsos yang diselenggarakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJSTK) dinilai ...
​M.Abrar Ali Jadi Ketua Umum SP PLN 2019-202
Ekonomi
Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Serikat Pekerja (SP) PLN, yang dihadiri 59 DPD SP PLN seluruh Indonesia menetapkan Mu...
​Komitmen Pemerintah Lindungi Hak Konsumen Diragukan
Ekonomi
Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) meragukan komitmen pemerintah untuk melindungi hak-hak konsumen. Keraguan ini didasar...
​Langkah Polisi Tangkap Pembajak Mobil Tanki Diapresiasi
Ekonomi
Langkah cepat yang dilakukan pihak kepolisian dengan menangkap para pelaku pembajakan dua mobil tangki milik Pertamina yang dih...
​Menperin Berupaya Ciptakan Iklim Investasi Kondusif
Ekonomi
Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mengungkapkan, saat ini pemerintah berupaya membuat kebijakan strategis unt...
​Pertamina, RNI dan PTPN III Bersinergi Kembangkan Energi Terbarukan
Ekonomi
Tiga Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yaitu Pertamina, RNI dan PTPN III menandatangani Nota Kesepahaman terkait kerjasama penyed...
​Pertamina Gelar Pangan dan Solar Non Subsidi Harga Khusus
Ekonomi
PT Pertamina (Persero) menggelar pangan murah dan Solar Non Subsidi dengan harga khusus pada acara bertajuk BUMN Berbagi dalam ...
​Presiden Berharap Pengguna Kendaraan Beralih ke MRT
Ekonomi
Presiden Joko Widodo berharap keberadaan kereta Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta membuat masyarakat pengguna kendaraan pribadi ...