Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Cegah Kecurangan di SPBU, Pertamina Pasang Nozzle Online

13 Agu 2018, 19.58.24

Cegah Kecurangan di SPBU, Pertamina Pasang Nozzle Online

Jakarta, sentananews.com PT Pertamina (Persero) menggandeng PT Telkom Indonesia (Persero) untuk memasang teknologi digital pada 5.518 di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Hal tersebut sudah disetujui Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas).

Pemasangan teknologi nozzle ini dilakukan dalam rangka mengendalikan BBM Bersubsidi dan BBM Khusus Penugasan (Premium) agar lebih tepat sasaran. Sebab, saat ini di SPBU yang dimiliki Pertamina masih belum memiliki teknologi untuk melihat data dari penyaluran BBM subsidi maupun penugasan seperti Premium.

Menurut Senior Vice President Coorporate ICT PT Pertamina (Persero) Jeffrey Tjahja Indra, lewat penerapan teknologi ini nantinya pihaknya akan memasang alat di dalam tanah yang dipendam. Alat tersebut untuk melihat beberapa jumlah volume yang disalurkan pada nozzel tersebut.

"Dengan dipasangnya alat tersebut, kita bisa mengetahui konversi jumlah liter yang disalurkan menjadi format elektronik," ujarnya dalam konferensi pers di Kantor BPH Migas, Jakarta, Rabu (13/8)

Nantinya, kata dia, format tersebut akan dikirimkan kepada satu data center. "Digitalisasi ini pada prinsipnya kita melakukan konversi dari jumlah liter yang disalurkan jadi format elektronik. format ini dikirim ke satu data centre," tukasnya.

Setelah itu, data tersebut dikirimkan kepada BPH Migas untuk nantinya dibuat laporan. Data tersebut akan digunakan oleh BPH untuk mendeteksi mengenai adanya kemungkinan penyaluran yang tidak tepat sasaran dan jumlah

"Dari seluruh SPBU ini di convert, dari 5 ribu sekian tadi kirim ke central data. Lalu disitu dibuat report dan analitic yang membantu BPH untuk melakukan pengawasan dan ini untuk pengendalian," paparnya.

Menurut dia, setelah laporan jadi maka BPH Migas akan mengirimkan hasil laporan tersebut. Dan jika ditemukan kejanggalan dalam penyaluran, maka PT Pertamina wajib mempertanggung jawabkan setiap selisih yang ada.

"Nanti kita pasang ATG di dalam tanah pendam. Dari aloat itu kita akan liat volume dari nozzel. selisihnya harus dipertanggung jawabkan. Jadi selisihnya keliatan," urainya.

Sementara Direktur Enterprise and Businessman PT Telkom (Persero) Dian Rachmawan menambahkan, pihaknya nanti akan memasang sensor pada tangki penyimpanan pada setiap nozzel. Diharapkan ini bisa mengetahui berapa jumlah stok BBM yang ada didalamnya serta berapa yang disalurkannya.

"Kita akan memasang semua sensor dari tangki penyimpanan, pengisian sampai di nozzel. Kemudian kita juga siapkan paltform aplikasi yang semua gabungin devices. Lalu, network kami cukup confident, karena sensor ini bisa dijalankan even dengan jaringan yang 3G. Kalau network tidak ada masalah," pungkasnya.

Editor: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Pasca Pembubaran Petral, Mestinya Pertamina Bisa Untung Besar
Ekonomi
Ekonom Konstitusi Defiyan Cori menilai, alasan pembubaran PT.Pertamina Trading Limited (Petral) yang pernah disampaikan oleh ma...
​Keuntungan Pertamina Hanya 1% dari Potensi yang Harus Diraih
Ekonomi
Ekonom dari Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI), Salamuddin Daeng menyotori keuntungan yang diperoleh PT Pertamina (Perse...
Tutup Tahun 2018, Pertamina EP Catat Produksi 101%
Ekonomi
PT Pertamina EP, sebagai anak perusahaan PT Pertamina (Persero) dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama di bawah pengawasan SKK Migas...
​Ungkap Pengoplosan LPG, Pertamina Apresiasi Polda Metro Jaya
Ekonomi
PT Pertamina Persero) mengapresiasi pihak kepolisian yang berhasil menangkap oknum pengoplosan gas elpiji 3 kilogram (kg) bersu...
​Kementerian PUPR Selesaikan Rusun Ponpes di Barru Sulsel
Ekonomi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan terus membangun rumah s...
​KPUPR Targetkan 699 Unit Huntara Rampung Akhir Februari 2019
Ekonomi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus menyelesaikan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi korban b...
​KUTIPAN: Sulit Berharap Pejabat Mau Laporkan Harta Sendiri
Ekonomi
Direktur Eksekutif Komunitas Untuk Transparansi Informasi Publik Nasional (KUTIPAN), Aswan Bayan mengatakan, bahwa sangat sulit...
KPUPR Selesaikan Saluran Irigasi 1 Juta Ha dI Leuwigoong, Garut
Ekonomi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan pembangunan jaringan irigasi baru seluas 1 juta hektare dan ...
​Kinerja 2018 Memuaskan, PDSI Kembali Lampaui Target
Ekonomi
Meskipun harus mengawali tahun dengan permintaan menurunkan harga jasa sewa harian rig, PT Pertamina Drilling Services Indonesi...