Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Coba SPLU, BMW I8 Datangi PLN Disjaya

20 Sep. 2017, 9.09.43

​Coba SPLU, BMW I8 Datangi PLN Disjaya

Jakarta, sentananews.com

PLN Distribusi Jakarta Raya kedatangan tamu berupa mobil BMW i8 yang akan melakukan test-charging dengan menggunakan SPLU yang tersedia di lahan parkir khusus kendaraan listrik PLN Distribusi Jakarta Raya pada hari Senin (18/9) siang. Mobil plug in hybrid yang didukung dengan motor listrik bertenaga 131 horse power yang terpasang di dua roda depan mobil ini datang dengan kondisi belum ter-charge dengan konsumsi energi berkisar antara 11,9 kWh/100 km atau setara dengan sekitar Rp 20.000,00 untuk penggunaan sejauh 100 km.

Menurut Manajer Komunikasi Hukum dan Administrasi PLN Distribusi Jakarta Raya, Aries Dwianto, selain test-charging, PLN juga memperkenalkan prototype lahan parkir khusus kendaraan listrik yang difasilitasi oleh SPLU sehingga hal ini juga dapat menjadi pendorong bagi instansi lain untuk menyediakan lahan parkir khusus kendaraan listrik sehingga masyarakat akan menjadi lebih tertarik untuk menggunakan kendaraan listrik karena sembari diparkir, kendaraan listrik pun dapat di-charge sehingga baterai pun telah terisi penuh sebelum digunakan kembali.

"Dari hasil test-charging ini sendiri, kita bisa membuktikan bahwa SPLU telah siap sebagai infrastruktur pengisian energi listrik untuk mendukung perkembangan kendaraan listrik," kata Aries.

Sampai dengan pertengahan bulan September 2017 ini, kata dia, jumlah SPLU di wilayah DKI Jakarta sudah mencapai 578 unit dan ditargetkan akan mencapai 1.000 unit yang tersebar di wilayah DKI Jakarta pada akhir tahun 2017 ini. "Selain perkembangan jumlah, PLN juga akan terus berinovasi agar SPLU dapat semakin mudah digunakan dan diakses oleh masyarakat," ucapnya. "Masyarakat juga dapat meminta kepada PLN untuk memasangkan SPLU di lokasi yang diinginkan agar kebutuhan energi listriknya terpenuhi, termasuk juga sebagai charging station kendaraan listrik," tambah dia.

Aries mengugkapkan, SPLU telah resmi diluncurkan sejak Agustus 2016 dan selama ini digunakan untuk mendukung perekonomian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dangan mengadopsi sistem prabayar. "Untuk dapat menggunakan SPLU Beji Lintar, masyarakat perlu mengisi pulsa (stroom) kWh meter dengan membeli token listrik melalui Payment Point Online Bank (PPOB), ATM, minimarket, dan lain-lain dengan menyebutkan ID Pelanggan atau Nomor kWh Meter yang tercantum di SPLU yang akan digunakan. Keberadaan SPLU saat ini juga dapat dengan mudah dicari melalui aplikasi Google Maps dengan kata kunci "SPLU PLN"," pungkasnya.

Penulis: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Industri Galangan Kapal Harus Manfaatkan Tol Laut
Ekonomi
Industri galangan kapal nasional didorong untuk memanfaatkan tol laut yang telah dibangun oleh pemerintah sebagai sebuah peluan...
Akademisi: Wacana Kartu Subsidi LPG 3 Kg Perlu Direailisasikan
Ekonomi
Dosen Ekonomi Energi dan Sumber Daya Mineral Universitas Indonesia (UI) Berly Martawardaya menilai, wacana mengenai kartu subsi...
Ironis, PPh Badan Freeport Hanya 25 Persen
Ekonomi
Pemerintah berencana menerbitkan rancangan peraturan pemerintah (RPP). Berdasarkan bocoran dalam BAB VII Pasal 14 menyebutkan, ...
Berantas Trader Gas Nakal. Kemenperin Siapkan Aturan
Ekonomi
Guna memberantas trader gas 'nakal' yang selama ini berdampak negatif terhadap pelaku industri di dalam negeri, Kementrian Peri...
2019 Sektor Pariwisata Jadi Penghasil Devisa Terbesar
Ekonomi
Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan sektor pariwisata Indonesia diproyeksikan menjadi penghasil devisa terbesar pada 2019...
Harga Gas Tinggi, PT Pupuk Lakukan Efisiensi dan Penghematan
Ekonomi
Dampak dari harga gas yang masih mahal saat ini membuat dunia industri nasional berteriak dan harus melakukan efisiensi dan pen...
Puskepi: KESDM Harus Konsekuen Jalankan Formula Harga BBM
Ekonomi
Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Sofyano Zakaria menegaskan, formula harga bahan bakar minyak (BBM) yang ditetap...
Jonan Diminta Klarifikasi Metering System Gas di Pulau Sakra
Ekonomi
Sejumlah kalangan independen mendesak Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan segera mengklarifikasi dugaa...
Banyak Kebijakan Jonan Tak Bawa Kesejahteraan
Ekonomi
Direktur Eksekutif Energy Watch, Mamit Setiawan menilai, Kementerian Energi dan Sumbet Daya Mineral (ESDM) yang dipimpin Ignasi...