Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Delapan Titik BBM Satu Harga Terkendala Perizinan

5 Nov. 2018, 23.11.01

​Delapan Titik BBM Satu Harga Terkendala Perizinan

Jakarta, sentananews.com

Sebanyak delapan titik BBM satu harga belum dapat diresmikan karena masih terkendala perizinan operasional dan kesiapan syarat perlengkapan seperti dispenser yang belum memenuhi standard.

Berdasarkan data dari BPH Migas yang dikirim kepada Antara di Jakarta, Senin, menunjukkan delapan titik masih terkendala perizinan, namun mayoritas sudah siap diresmikan hanya menunggu waktu.

Menurut catatan BPH Migas, bukan hanya izin operasional yang menjadi kendala namun juga karena kesiapan syarat perlengkapan, misalnya dispenser yang bermasalah serta tidak memenuhi standard. Dengan demikian, bila kendala tersebut terselesaikan maka dapat dioperasikan.

Masalah lain salah satunya ada di titik dekat bencana, yaitu di Palu, sehingga akses lokasi masih terkendala terdampak gempa.

Delapan wilayah tersebut adalah Kecamatan Pototano (Sumbawa Barat), Ende Selatan (NTT), Satamese (NTT), Amanuban Selatan (NTT), Lumbis (Kalimantan Utara), Krayan Selatan (Kalimantan Utara), Daha Barat (Kalimantan Selatan) dan Labuan Badas (NTB).

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan meminta kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo untuk mendukung Program BBM Satu Harga.

"Saya mohon bantuan kepada Pak Mendagri untuk mendukung Program BBM Satu Harga, agar keterjangkauan masyarakat Indonesia bisa merata untuk membeli BBM," kata Jonan.

Bentuk dukungan Jonan yang dimaksud adalah untuk mengintruksikan kepada kepala daerah agar mempermudah perizinan pendirian titik penyalur BBM satu harga.

Ia menilai beberapa hal yang menghambat laju program BBM satu harga salah satunya antara lain adanya hambatan perizinan dalam membangun terminal penyalur BBM.

Data terkini program BBM satu harga di 2018 Kementerian ESDM telah membangun 73 titik, 67 titik diantaranya dioperasikan oleh Pertamina dan enam titik oleh swasta.

Sejak 2017 program ini dimulai, hingga kuartal III 2018 total sudah terbangun 98 titik BBM satu harga.

Target pada 2019 adalah mencapai 30 titik tambahan di seluruh Indonesia. Sehingga total titik BBM satu harga pada tahun 2017 sampai 2019 adalah 160 titik.

Editor: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Pemerintah Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp 37 M
Ekonomi
Pemerintah kembali berhasil menggagalkan upaya penyelundupan benih lobster ilegal senilai Rp37 miliar di Jambi, Kamis (18/4).Ke...
​Pertamina Beri Diskon Bright Gas Rp 21 Ribu di Hari Kartini
Ekonomi
PT Pertamina (Persero) menggelar promo diskon pembelian bahan bakar LPG jenis Bright Gas dalam menyambut Hari Kartini yang jatu...
​KPU Anggap Surat Tercoblos di Malaysia Sampah
Ekonomi
PT Pertamina (Persero) menggelar promo diskon pembelian bahan bakar LPG jenis Bright Gas dalam menyambut Hari Kartini yang jatu...
Wamen ESDM Sebut Pemerintah Gratiskan Data Mentah Migas
Ekonomi
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arcandra Tahar mengungkapkan, guna menarik investor minyak dan gas bumi (m...
​Jokowi Targetkan Distrik Halal GBK Tuntas 2021
Ekonomi
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan segera merampungkan pembangunan Halal Park di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Kawasa...
Fajriyah Usman: Satu Harga Capai 124 Titik
Ekonomi
PT Pertamina (Persero) hingga saat ini telah menjalankan BBM Satu Harga yang merupakan penugasan pemerintah di 124 titik daerah...
KB Diteken, FSPPB Berkomitmen Jalankan Seluruh Aturan
Ekonomi
Presiden Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) Arie Gumilar menegaskan, bahwa pasca penandatangan Perjanjian Kerja...
Pertamina dan Serikat Pekerja Tandatangani PKB 2019-2021
Ekonomi
Pertamina dan Serikat Pekerja Tandatangani PKB Jakarta, SENTANADirektur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati dan Presid...
Ekonom: Capres ​Belum Perhatikan Akses Modal UMKM
Ekonomi
Ekonom Universitas Gadjah Mada Mudrajad Kuncoro menganggap program inklusi keuangan yang ditawarkan oleh kedua pasangan calon p...