Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Ditjen Hubla Bangun Lima Kapal Navigasi Kelas I

22 Feb. 2016, 17.48.15

​Ditjen Hubla Bangun Lima Kapal Navigasi Kelas I

Ilustrasi Kapal Navigasi

Jakarta, Sentananews.com

Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan membangun lima kapal kelas I kenavigasian senilai Rp 618,25 miliar lewat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub Umar Aris mengatakan, pembangunan tersebut merupakan lanjutan dari penandatanganan kegiatan pembangunan kapal kenavigasian Desember 2015 lalu.

Menurutnya, penandatanganan kontrak tersebut dilaksanakan antara pejabat pembuat komitmen(PPk) Pengadaan Kapal Kenavigasian Direktorat jenderal Perhubungan Laut dan Managing Director Galangan Kapal PT Palindo Marine Hamrmanto selaku kontraktor pemenang lelang.

"Kelima kapal kenavigasian tersebut masing-masing terdiri atas tiga unit kapal kelas I kenavigasian tahap III Paket A dan dua unit kapal Paket B," katanya disela penandatangan kontrak di Jakarta, Senin (22/2).

Umar merinci masing-masing untuk pembangunan tiga unit kapal kelas I kenavigasian Tahap III Paket A senilai Rp 370,09 miliar dan dua unit kapal kenavigasisan Tahap II Paket B senilai Rp 247,30 miliar.

Adapun, lanjut dia, waktu penyelesaian pembagunan kapal tersebut selama 22 tahun. "Saya meminta kepada kontraktor PT Palindo Marine untuk melaksanakan kontrak dengan sebaik-baiknya sesuai kontrak kalau bisa lebih cepat," katanya.

Umar mengatakan nantinya kapal tersebut akan memperkuat armada kenavigasian yang sudah ada mengingat saat ini Ditjen Perhubungan Laut hanya memiliki 63 kapal navigasi yang rata-rata usianya sudah tua sekitar 40 tahun.

"Jumlah tersebut belum memenuhi jumlah ideal kapal navigasi yang dibutuhkan di seluruh Indonesia, yaitu 125 kapal," ujarnya.

Ditemui di tempat yang sama, Managing Director PT Palindo Marine Harmanto mengatakan kerja sama dengan Kemenhub baru dilakukan pertama kalinya.

Namun, ia mengatakan pihaknya juga telah menjalin kerja sama dengan Badan SAR Nasional (Basarnas) dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk kapal patroli dan penangkapan ikan.

"Tahun ini kami bangun empat kapal TNI AL sudah mau selesai karena lanjutan proyek tahun lalu dengan skema multiyears," katanya.

Harmanto menyebutkan tahun ini pihaknya juga tengah mengerjakan proyek KKP sebanyak empat unit kapal patroli tipe 30 (ukuran 32 meter) dengan nilai kontrak Rp 120 miliar, tiga unit kapal Basarnas (ukuran 40 meter) dengan harga satuan Rp 50 miliar.

Editor: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Penggeledahan KPK Di Kantor KKP Terkait Pengadaan Kapal Pengawas
Ekonomi
Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan KKP Agus Suherman menyatakan penggeledahan yang tela...
​PLN Ajak Millennial ITS Bangun Negeri
Ekonomi
PT PLN (Persero) hadir di kampus ITS Surabaya untuk mengajak Limmennial Membangun Nageri. Kuliah Umum di kampus ITS dengan Tema...
​PLTA Rajamandala Siap Pasok Kelistrikan Jawa-Bali
Ekonomi
PLTA Rajamandala yang berlokasi di downstream PLTA Saguling, pada Sabtu (11/05) yang lalu telah selesai melaksanakan NDC (Nett ...
​PLN Diskon Biaya Tambah Daya Tarif Tegangan Rendah
Ekonomi
Promo Gemerlap Lebaran 2019 dari PLN hadir kembali. Seperti tahun sebelumnya, promo yang ditawarkan berupa diskon Biaya Penyamb...
​PLN UID Jakarta Berbagi Kebahagiaan dengan Anak Yatim dan Dhuafa
Ekonomi
PT PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya menggelar buka puasa bersama dengan 125 anak yatim piatu dan dhuafa di Panti Asuhan A...
​RDMP & GRR Pertamina Tingkatkan Kapasitas Kilang ​
Ekonomi
Proyek modernisasi dan pembangunan kilang Pertamina atau dikenal dengan Refinery Development Master Plan (RDMP) dan Grass Root ...
​Pertamina Tambah 112 Titik Layanan BBM di Tol Trans Jawa
Ekonomi
PT Pertamina (Persero) memastikan pasokan BBM sepanjang jalur tol Trans Jawa dalam kondisi yang cukup, terutama menghadapi arus...
​Kasau: Penerbang Harus Punya Pengetahuan dan Keterampilan
Ekonomi
Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M., menegaskan seorang penerbang harus memiliki ilmu peng...
​Penurunan TBA Tak Signifikan Pengaruhi Harga Tiket Pesawat
Ekonomi
Setelah mendapat tekanan publik yang cukup masif, Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi akhirnya menurunkan tarif bat...