Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

Ditjen Pajak Telusuri Dokumen Paradise Papers

7 Nov. 2017, 0.15.22

Ditjen Pajak Telusuri Dokumen Paradise Papers

Jakarta, sentananews.com

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Ditjen Pajak Kemenkeu Hestu Yoga Saksama mengatakan, semua data yang berpotensi untuk meningkatkan basis penerimaan pajak akan ditelusuri lebih dalam, termasuk mengenai data di Paradise Papers.

"Data dan informasi dari berbagai sumber, termsuk yang terakhir ini tentu akan kami tindaklanjuti," tegasnya dalam pesan singkat kepada wartawan di Jakarta, Senin (6/11).

Pihaknya, kata dia, akan mencoba mendapatkan data yang lebih lengkap dan detail mengenai dokumen tersebut. Hal ini sebagai bagian untuk memastikan kepatuhan wajib pajak terhadap ketentuan yang berlaku.

"Di antaranya apakah harta sudah dilaporkan dalam SPT Tahunan atau telah dideklarasikan dalam Tax Amnesty," imbuh dia.

Ia menuturkan, pada September 2018 nanti sejatinya pemerintah akan bisa mendapatkan informasi yang lebih detail lagi mengenai orang-orang Indonesia yang berinvestasi di luar negeri. Hal ini seiring dengan berlakunya keterbukaan informasi (Automatic Exchange of Information/AEOI).

"Informasi yang berasal dari Panama Papers, Transfer melalui Standard Chartered kemarin, dan Paradise Papers saat ini, sebenarnya mendahului AEOI yang untuk Indonesia akan efektif pada (September) 2018. Pada saat AEOI sudah berjalan efektif nanti, tentunya informasi yang kita terima akan lebih detail, luas dan legitimate," jelasnya.

Sebelumnya, Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengaku akan menelusuri dokumen Paradise Papers, yang menyebutkan sejumlah nama orang Indonesia yang memiliki kekayaan di negara surga pajak. Dokumen ini diungkap oleh International Consortium of Investigative Journalist (ICIJ).

Editor: Karel


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

Puan Maharani Buka "Kowani Fair 2018"
Ekonomi
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani secara resmi membuka "KOWANI Fair 2018...
PLN Terbitkan Global Bond Senilai US$ 2 Miliar
Ekonomi
PT PLN (Persero), pada tanggal 15 Mei 2018 (waktu New York) atau tanggal 16 Mei 2018 (waktu Jakarta), berhasil menerbitkan Glob...
Selama Arus Lebaran, Citilink Terbang ke Bandara Kertajati
Ekonomi
Vice President Corporate Secretary and CSR Citilink Indonesia Ranty Astari Rachman mengatakan, secara perdana Citilink Indonesi...
 150 Mahasiswa Sumut Ikuti ECJ Pertambangan
Ekonomi
Sebanyak 150 mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Sumatera Utara, mengikuti kegiatan E-Coaching Jam (ECJ)Pe...
Tambang Emas Martabe Ajak 150 Mahasiswa Ikut ECJ Pertambangan
Ekonomi
Sebanyak 150 mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Sumatera Utara yakni Institut Teknologi Medan (ITM), Univ...
Pertamina Gelar Operasi Pasar Elpiji 3 Kg di Pasangkayu
Ekonomi
Unit Manager Communication & CSR MOR VII, M. Roby Hervindo mengungkapkan, bahwa pihaknya bersama Dinas Perindustrian dan Pe...
‚ÄčIndonesia Menuju Lumbung Pangan Dunia 2045
Ekonomi
Ketua Umum Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan Nasional (KTNA Nasional), Winarno Tohir optimis produksi pangan akan terus meni...
Pangan Bukan Hanya Komoditas dan Kebutuhan Pokok
Ekonomi
Ketua Umum Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan Nasional (KTNA Nasional), Winarno Tohir mengatakan, bahwa pangan bukan hanya ko...
Sistem Pentarifan Merata diTol Semarang Seksi A-B-C Segera Berlaku
Ekonomi
Dalam rangka meningkatkan pelayanan transaksi kepada pengguna jalan tol, dalam waktu dekat PT Jasa Marga (Persero) Tbk. akan me...