Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​DPR Janji Kawal Kebijakan BBM Satu Harga

11 Juni 2017, 6.08.09

​DPR Janji Kawal Kebijakan BBM Satu Harga

Jakarta, Sentananews.com

Anggota Komisi VII DPR Endre Saifoel mengatakan siap mengawal kebijakan pemerintah menerapkan satu harga BBM di seluruh Indonesia agar tetap berkesinambungan. Menurut dia, hal ini perlu dilakukan sehingga kebijakan tersebut tidak hanya semangat di awalnya saja tapi harus konsisten dan berkesinambungan.

"Kebijakan ini mesti dikawal secara ketat. Kami (Komisi VII DPR) siap mengawasi saat kunjungan kerja nantinya, sehingga kebijakan ini tidak hanya semangat di awalnya saja, namun juga harus konsisten dan berkesinambungan," katanya di Jakarta, Jumat (9/6).

Dikatakan, kebijakan standardisasi harga BBM di seluruh Indonesia tersebut merupakan terobosan pemerintah yang perlu mendapat pujian. "Kebijakan ini patut diapresiasi karena selama puluhan tahun saudara-saudara kita yang berada di luar Jawa merasakan bagaimana harga BBM bisa tiga kali lipat harga di Jawa. Seperti salah satunya yang dirasakan masyarakat di Kabupaten Mentawai, Sumatera Barat," kata anggota Fraksi Partai Nasdem dari dapil Sumatera Barat I itu.

Apalagi, lanjutnya, tingginya harga BBM berpengaruh besar terhadap harga produk barang dan jasa mengingat biaya transportasi menyumbang 20-30 persen harga produk.

"Mahalnya harga barang dan jasa tidak terlepas dari biaya angkutan barang. Jika beli bahan bakarnya saja mahal, apalagi beli bahan pangan atau barangnya," ujarnya.

Endre mengharapkan kebijakan satu harga BBM dapat dikuti dengan turunnya biaya logistik dan harga kebutuhan bahan pokok di daerah.

Meski demikian, ia mengingatkan kebijakan itu dapat berjalan berkesinambungan dengan membutuhkan tekad kuat dan pengawasan ketat.

"Apalagi dalam pelaksanaannya, PT Pertamina bekerja sama dengan berbagai perusahaan penyalur yang tentunya mereka tetap tidak terlepas dari segala perhitungan untung-rugi," ujarnya.

Oleh karena itu, politisi Nasdem itu juga mendukung langkah Kementerian ESDM yang akan memberikan sanksi berupa pencabutan usaha kepada badan usaha penyalur BBM yang tidak mendukung progam itu.

Per 1 Juni 2017, terdapat 12 kabupaten termasuk daerah pedalaman mulai diberlakukan harga BBM yang sama dengan wilayah lainnya seperti Jabodetabek.

Sebelum kebijakan itu, masyarakat di 12 kabupaten tersebut membeli BBM dengan harga Rp8.000 hingga Rp18.000 per liter.

Ke-12 kabupaten tersebut adalah Kecamatan Pulau-pulau Batu, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara; Kecamatan Siberut Tengah, Kabupaten Mentawai, Sumatera Barat; Kecamatan Karimun Jawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah; Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur; dan Kecamatan Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.

Kemudian, Kecamatan Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur; Kecamatan Wangi-wangi, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara; Kecamatan Moswaren, Kabupaten Sorong Seatan, Papua Barat; Kecamatan Morotai Utara, Kabupaten Morotai, Maluku Utara; Kecamatan Distrik Paniai Barat, Kabupaten Paniai, Papua, dan Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat.

Editor: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Ditahan Imbang Hongkong, Indonesia Gagal Hat-trick
Ekonomi
Timnas Indonesia mendapat perlawanan sengit selama menjamu Hong Kong pada laga uji coba yang berlangsung di Stadion Wibawa Mukt...
Agustus, Utang Luar Negeri RI Tembus Rp 5.410 T
Ekonomi
Bank Indonesia (BI) mencatat total utang luar negeri Indonesia hingga Agustus 2018 mencapai US$ 360,7 miliar atau sekitar Rp 5....
Pertamina MOR VIII: Pasokan LPG di Timika Aman
Ekonomi
PT Pertamina (Persero) Marketing Operation VIII memastikan pasokan gas LPG di wilayah Timika aman menyusul telah bersandarnya k...
​Lagi, Pertamina Hadirkan "Enduro Student Program" di Semarang
Ekonomi
PT Pertamina Lubricants melalui Sales Region IV, hari ini kembali meluncurkan program Corporate Social Responsibility (CSR) ung...
​Pertamina Berpeluang Besar Ambil Alih Blok Jabung
Ekonomi
Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan mengatakan PT Pertamina (Persero) memiliki peluang besar untuk mendapatkan Blok ...
​Ratusan Nelayan Banggai Dapat Konverter Kit
Ekonomi
Ratusan nelayan di Kabupaten Banggai Sulawesi Tengah menerima konverter kit BBM ke elipiji ari PT Pertamina MOR VII Sulawesi. D...
Bulan Ini, Bus Khusus Wanita Hadir di Bandara Soetta
Ekonomi
Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono mengungkapkan, layanan moda transportasi massal menuj...
​Nicke Absen, RDP Pertamina-ESDM dengan DPR Ditunda
Ekonomi
Rapat Dengar Pendapat antara Komisi VII dengan PT Pertamina (Persero) dan Kementerian ESDM dengan salah satu agendanya membahas...
​TPA Rawa Kucing Bisa Dikembangkan Sebagai PLTSa
Ekonomi
Pengelolaan sampah yang ramah lingkungan menjadi isu dunia dengan diangkatnya Municipal Solid Waste Management sebagai tema Har...