Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​DPR: Pemanfaatan Gas Bumi di Sulsel Belum Maksimal

2 Nov. 2017, 21.32.50

​DPR: Pemanfaatan Gas Bumi di Sulsel Belum Maksimal

Makassar, sentananews.com

Anggota Komisi VII DPR RI, Andi Yuliani Paris mengatakan, bahwa pemanfaatan gas bumi untuk wilayah Sulawesi Selatan saat ini masih kecil dibanding daerah lain di tanah air. Ha ini terkait dengan infrastruktur yang belum seluruhnya terbangun di wilayah tersebut.

"Saat ini jaringan gas kota baru ada di Sengkang Kabupaten Wajo. Padahal masyarakat rumah tangga dan kalangan pengusaha khususnya industri sangat berminat dengan pemakaian gas bumi," katanya dalam Rapat Koordinasi Pemanfaatan Gas Bumi di Wilayah Sulawesi, yang dilaksanakan BPH Migas di Makassar, Kamis (2/11).

Untuk itu, kata Andi, dirinya akan terus mendorong pemerintah pusat dan stakeholder gas bumi untuk membangun jaringan pipa gas di Sulaweai. "Apalagi pemakaian gas bumi untuk bahan bakar lebih murah dan ramah lingkungan," ucapnya.

ia tidak memungkiri bahwa cadangan

cadangan gas bumi nasional sangat besar. Berdasarkan data Ditjen Migas Januari 2016 cadangan gas bumi konvensional Indonesia yang terbukti sebesar 144,06 TSCF atau 12.3% dari total cadangan gas bumi nasional. Cadangan gas konvensional ini terdiri atas cadangan terbukti sebesar 101,22 TSCF dan cadangan potensial sebesar 42,84 TSCF.

"Namun dengan asumsi rata-rata tingkat produksi per tahun sekitar 3 TCF maka cadangan gas Indonesia akan habis dalam 48 tahun," ujarnya.

Dari jumlah tersebut, lanjut dia, cadangan gas bumi terbesar berada di wilayah Natuna Kepulauan Riau sebesar 49,87 TSCF kemudian Papua 19,03 TSCF, Maluku 16,73 TSCF, dan Kalimantan 14,65 TSCF. "Sedangkan untuk Sulawesi hanya swkitar 2,66 persen dari total cadangan nasional," ucapnya.@

Penulis: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Pekan Pertama Uji Coba di Ruas Tol Jagorawi Berjalan Lancar
Ekonomi
Pekan pertama penerapan uji coba paket kebijakan di Ruas Jalan Tol Jakarta-Bogor-Ciawi (Jagorawi) berjalan dengan lancar. PT Ja...
Seleksi Administrasi Calon Komisioner BP Tapera Diumumkan
Ekonomi
Panitia Seleksi (Pansel) telah mengumumkan hasil seleksi Administrasi Calon Komisioner dan Calon Deputi Komisioner Badan Pengel...
Kementerian PUPR Luncurkan Sembilan Aplikasi E-Government
Ekonomi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) meluncurkan sembilan aplikasiyang diperuntukan untuk pelayanan publik ma...
Kementerian PUPR Salurkan KPR Subsidi Rp 438 M
Ekonomi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) hingga 10 April 2018 telah menyalurkan KPR Subsidi melalui Fasilitas Lik...
Kementrian PUPR Rampungkan Pembangunan PLBN Skouw
Ekonomi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya telah merampungkan pembangunan P...
eSPeKaPe Ogah Jika Sofyan Basir Jadi Dirut Pertamina
Ekonomi
Pasca RUPS-LB (Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa) PT Pertamina (Persero) pada 20 April 2018 yang memutuskan pemberhentian El...
Kurtubi: Harusnya Pertamina Langsung di Bawah Presiden
Ekonomi
Fraksi Partai Nasdem meminta agar dalam revisi UU Migas No 22/2001, Pertamina dikembalikan sebagai Pemegang Kuasa (Usaha) Perta...
ODOL Jadi Tantangan Keberlanjutan Infrastruktur Jalan
Ekonomi
Penyediaan infrastruktur jalan dan jembatan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tidak hanya fokus pada ...
 Jembatan Cincin Lama Ditargetkan Rampung Sebelum Lebaran
Ekonomi
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menargetkan perbaikan Jembatan Cincin Lama yang runtuh, S...