Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Energy Watch Apresiasi Pertamina Sesuaikan Harga BBM

10 Feb. 2019, 9.25.35

​Energy Watch Apresiasi Pertamina Sesuaikan Harga BBM

Jakarta, sentananews.com

Energy Watch mengapresiasi PT Pertamina (Persero) yang terhitung mulai Minggu (10/02/2019) pukul 00.00 waktu setempat melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM).

"Terkait dengan dampak penurunan harga BBM yang dilakukan oleh Pertamina, saya kira sudah cukup baik mengingat saat ini harga minyak dunia mengalami penuruan yang cukup besar selama 3 bulan terakhir plus rupiah kita yang juga semakin menguat terhadap dollar," kata Direktur Eksekutif Energy Watch, Mamit Setiawan dalam pesan singkatnya kepada Sentananews.com di Jakarta, Minggu (10/2/2019).

Menurut dia, dengan adanya penyesuaian harga tersebut, dampak terhadap perekonomian masyarakat akan cukup membantu. "Karena biarpun ini kategori BBM umum dimana penggunanya tidak terlalu banyak, tapi bisa membantu mengurangi beban masyarakat. Apalagi, kita tahu saat ini pengguna Pertamax series sudah cukup banyak," tukasnya.

Lebih jauh ia mengatakan, dengan penurunan harga Pertamax tetapi di sisi lain harga Pertalite tetep, diharapkan migrasi pengguna Pertalite atau Premium ke Pertamax bisa kembali meningkat. "Ada keuntungan yang lain bagi Pertamina jika konsumsi Pertamax meningkat mengingat harga Pertalite mereka masih belum ekonomis," ujarnya.

"Trend ke depan saya kira akan mengikuti perkembangan harga minyak dunia yang saya perkirakan di angka US$ 60-70 per barrel selama 2019 dan juga kurs rupiah terhadap dollar. Kemungkinan naik pasti terjadi,karena harga minyak dunia saat ini diangka US$ 60 per barrel," pungkasnya.

Sebelumnya Media Communication Manager PT Pertamina Arya Dwi Paramita mengatakan, kebijakan penyesuaian harga ini ditempuh menyusul tren menurunnya harga minyak mentah dunia dan penguatan rupiah terhadap dollar Amerika.

"Selain faktor fluktuasi harga minyak dan nilai tukar rupiah yang menguat, kami juga mempertimbangkan daya beli masyarakat," kata Arya

Dengan adanya penyesuaian harga ini, diharapkan dapat meningkatkan loyalitas masyarakat yang sudah menjadi pelanggan produk Pertamina. "Hal ini sekaligus sebagai upaya perusahaan untuk mengajak masyarakat menggunakan produk-produk BBM berkualitas," ujarnya.

Penulis: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​Tanggap Darurat, Pertamina Aktifkan Pangkalan Minyak Tanah
Ekonomi
PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region VIII Maluku - Papua kembali menggelar pelayanan pangkalan tanggap darurat min...
​BPJS Ketenagakerjaan Akui Belum Optimal
Ekonomi
EKSISTENSI Jaminan Sosial atau Jamsos yang diselenggarakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJSTK) dinilai ...
​M.Abrar Ali Jadi Ketua Umum SP PLN 2019-202
Ekonomi
Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Serikat Pekerja (SP) PLN, yang dihadiri 59 DPD SP PLN seluruh Indonesia menetapkan Mu...
​Komitmen Pemerintah Lindungi Hak Konsumen Diragukan
Ekonomi
Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) meragukan komitmen pemerintah untuk melindungi hak-hak konsumen. Keraguan ini didasar...
​Langkah Polisi Tangkap Pembajak Mobil Tanki Diapresiasi
Ekonomi
Langkah cepat yang dilakukan pihak kepolisian dengan menangkap para pelaku pembajakan dua mobil tangki milik Pertamina yang dih...
​Menperin Berupaya Ciptakan Iklim Investasi Kondusif
Ekonomi
Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mengungkapkan, saat ini pemerintah berupaya membuat kebijakan strategis unt...
​Pertamina, RNI dan PTPN III Bersinergi Kembangkan Energi Terbarukan
Ekonomi
Tiga Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yaitu Pertamina, RNI dan PTPN III menandatangani Nota Kesepahaman terkait kerjasama penyed...
​Pertamina Gelar Pangan dan Solar Non Subsidi Harga Khusus
Ekonomi
PT Pertamina (Persero) menggelar pangan murah dan Solar Non Subsidi dengan harga khusus pada acara bertajuk BUMN Berbagi dalam ...
​Presiden Berharap Pengguna Kendaraan Beralih ke MRT
Ekonomi
Presiden Joko Widodo berharap keberadaan kereta Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta membuat masyarakat pengguna kendaraan pribadi ...