Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Engelina: Sudirman Said Berhentilah Membohongi Rakyat

23 Maret 2016, 18.40.21

​Engelina: Sudirman Said Berhentilah Membohongi Rakyat

Jakarta, Sentananews.com

Pendiri sekaligus Direktur Archipelago Solidarity Foundation Engelina Pattiasina meminta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said untuk berhenti membohongi rakyat.

Hal ini disampaikan Engelina kepada Sentananews.com, di Jakarta, Rabu (23/3) menanggapi pernyataan Sudirman Said yang memastikan bahwa dampak dipilihnya skema pipanisasi di darat (onshore) akan menyebabkan proyek pembangunan kilang di Blok Masela, Maluku itu molor dari waktu yang dicanangkan sebelumnya yaitu pada 2018.

"Bilang sama Sudirman Said untuk berhenti membohongi rakyat. Kalau pun skema laut yang dipilih, proyek tersebut juga akan molor dari waktu yang telah ditetapkan. Saya tidak tahu ada agenda apa di belakang Menteri ESDM," tegasnya.

Menurut dia, di tengah terpuruknya perusahaan-perusahaan migas dunia seiring dengan jebloknya harga minyak dunia, maka pembangunan Blok Masela diyakini pasti molor tidak saja karena pemilihan skema darat tetapi juga jika proyek tersebut dibangun di laut.

"Hal itu tidak lepas dari kondisi dunia migas akhir-akhir ini yang memang sedang terpuruk. Jadi sekali lagi saya tegaskan, sebaiknya Menteri ESDM stop membohongi rakyat," tukas puteri salah satu pendiri PT Pertamina ini.

Mewaliki masyarakat Maluku, Engelina juga menyampaikan terima kasih yang tak terhingga kepada Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) yang telah memenuhi keinginan masyarakat Maluku agar pembangunan kilang Blok Masela dibangun di darat.

"Masyarakat Maluku sangat bersyukur kepada Tuhan atas keputusan Presiden ini. Kami juga mengapresiasi apa yang dilakukan Menko Kemaritiman, bapak Rizal Ramli yang sejak awal berjuang bersama kami untuk memilih skema darat," paparnya.

Menurut dia, dengan dipilihnya skema darat untuk pembangunan kilang Blok Masela, tidak hanya akan memberikan manfaat bagi masayarakat Maluku tetapi seluruh rakyat Indonesia akan ikut menikmatinya. "Ini proyek jangka panjang yang luar biasa karena mencapai 70 tahun. sehingga aaan sangat besar manfaatnya bagi masyarakat Maluku dan seluruh rakyat Indonesia," tukasnya.

Ia juga mengatakan, proyek Masela jauh lebih power full sehingga tidak berlebihan jika ada sebagian kalangan yang menilai bahwa Maluku ke depan akan bisa seperti Qatar. "Asalkan dikelola dengan benar, transparan dan berbasis kemakmuran rakyat berdasarkan Pasal 33 UUD 1945, maka hal itu bisa benar-benar terjadi," pungkasnya.

Penulis: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

HamzahOhoiwer

HamzahOhoiwer

Ýang disampaikan ibu patiasina sangat tepat, maju trs bu demi kemajuan dan kejaya maluku..... merdeka...

report
 Sembilan Bendungan Ditargetkan Rampung Tahun 2018
Ekonomi
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA) menargetkan sembilan b...
Menteri Basuki Inginkan Kerjasama Infrastruktur dengan Jepang Dipercepat
Ekonomi
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono melakukan pertemuan dengan Penasehat Khusus Perdana Mente...
2018 KESDM Siap Lelang 43 Wilayah Kerja
Ekonomi
Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan segera melelang 43 Wilayah Kerja (WK) pada tahun 2018...
Pertamina EP Asset 4 Akan Produksi Migas 2018
Ekonomi
General Manager Pertamina EP Asset 4, Agus Amperianto mengungkapkan, pihaknya memproyeksikan produksi minyak dan gas bumi tahun...
​Ini Dia Faktor Pendukung Arus Lalin Nataru
Ekonomi
Koordinasi intensif antara Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Kementerian Perhubungan, Korps Lalu L...
April 2018 Tol Belmera Tersambung Tol Medan-Kualanamu
Ekonomi
Konstruksi Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT) seksi 1 (Tanjung Morawa-Parbarakan) sepanjang 10,75 km ditargetkan se...
​Program Padat Karya Tunai Irigasi di Tasikmalaya Dimulai
Ekonomi
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan Gubernur ...
Pemerintah Harus Hati-hati Tunjuk Direktur Pemasaran Pertamina
Ekonomi
Informasi tentang akan digantinya Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina yang konon katanya dari kalangan eksternal Pertamina b...
Bendungan Leuwikeris Optimalkan Pengelolaan Sungai Citanduy
Ekonomi
Pembangunan Bendungan Leuwikeris yang dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat bertujuan untuk mengatasi kekur...