Hubungi

(021) 660 39 00

hanya Rp. 75,000 per bulan

​Era Keterbukaan, Saatnya Pertamina Terapkan Digitalisasi SPBU

11 Jan. 2019, 23.14.17

​Era Keterbukaan, Saatnya Pertamina Terapkan Digitalisasi SPBU

Jakarta, sentananews.com

Pengamat Ekonomi dari Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI), Salamuddin daeng mengungkapkan, saat ini seluruh pelosok dunia tengah memasuki era keterbukaan, di mana dua prinsip keterbukaan itu adalah transparan dan akuntable.

"Keterbukaan sendiri ditopmg oleh kemajuan IT yang berkembang dengan pesat dan semakin luas. Semua orang berkeinginan dan butuh hal-hal yang berkaitan dengan perkembangan IT tersebut," kata Salamuddin saat dihubungi Sentananews.com di Jakarta, Jumat.

Menurut Salamuddin, saat ini keterbukaan bukan hanya sekedar kewajiban, tapi menjadi kebutuhan semua orang, individu, korporasi pemerintah terhubung oleh suatu networking yang semakin transparan.

"Kita akan melihat bahwa di era ke depan setiap orang bahkan tidak sanggup menyembunyikan keinginan dan kebutuhannya, apalagi hal yang dikerjakan," tukasnya.

Keterbukaan, kata dia, akan menjadikan banyak hal semakin efisien, karena setiap orang memiliki akses yang cukup kuat pada informasi. "Selama ini pengetahuan akan suatu hal seringkali menjadi senjata untuk mengambil keuntungan yang besar atas pihak lain. Di masa depan ini akan semakin transparan dan setiap orang hanya dapat mengambil keuantungan yang wajar," papar Salamuddin.

Menurut dia, SPBU Pertamina juga harus mau menerapkan sejauh mungkin tehnologi IT, digitalisasi dalam seluruh konsep dan rantai bisnisnya. "Dengan digitalisasi, orang bisa tau dimana ada Premium dan bisa membayar dengan uang kertas, e money, atau digital money yang lain. Oleh karenanya, Pertamina harus mulai membangun kapasitas sebaik mungkin ke arah itu. Semoga belum terlambat," tukasnya.

Ia mengatakan, sebagai perusahaan milik negara 100 persen Pertamina tidak memiliki kewajiban untuk membuat laporan keuangan secara terbuka kepada publik, tidak harus bicara kepada publik kenapa premium harganya sekian, mengapa pertamax sekian, atau ada apa dibalik harga BBM itu semua.

"Pertamina hanya perlu membuat laporan kepada pemerintah sebagai pemegang sahamnya, sedangkan kepada rakyat, publik ataupun konsumen bisa diabaikan," katanya.

Namun di masa depan, lanjut dia, hal semacam itu tak dapat dipertahankan lagi. Pertamina dituntut memasuki era digitalisasi dengan proposal keterbukaan sebagai senjata untuk menarik kesetian konsumen dan masyarakat kepada produk produk Pertamina.

"Jika tidak maka dengan manajemen ala kadarnya Pertamina akan ditinggal oleh konsumen. sekarang orang masih berpikir bahwa Pertamina milik bangsa Indonesia, tapi ke depan orang akan semakin terfokus kepada pelayanan apa yang diberikan, serta seberapa baik perusahaan ini menerapkan prinsip keterbukaan yang baik," tukasnya.

Penulis: Syarief Lussy


To add comments, you should login via Twitter or Facebook

Sign in via Twitter Sign in via Facebook

No comments yet.

​M.Abrar Ali Jadi Ketua Umum SP PLN 2019-202
Ekonomi
Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Serikat Pekerja (SP) PLN, yang dihadiri 59 DPD SP PLN seluruh Indonesia menetapkan Mu...
​Komitmen Pemerintah Lindungi Hak Konsumen Diragukan
Ekonomi
Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) meragukan komitmen pemerintah untuk melindungi hak-hak konsumen. Keraguan ini didasar...
​Langkah Polisi Tangkap Pembajak Mobil Tanki Diapresiasi
Ekonomi
Langkah cepat yang dilakukan pihak kepolisian dengan menangkap para pelaku pembajakan dua mobil tangki milik Pertamina yang dih...
​Menperin Berupaya Ciptakan Iklim Investasi Kondusif
Ekonomi
Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mengungkapkan, saat ini pemerintah berupaya membuat kebijakan strategis unt...
​Pertamina, RNI dan PTPN III Bersinergi Kembangkan Energi Terbarukan
Ekonomi
Tiga Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yaitu Pertamina, RNI dan PTPN III menandatangani Nota Kesepahaman terkait kerjasama penyed...
​Pertamina Gelar Pangan dan Solar Non Subsidi Harga Khusus
Ekonomi
PT Pertamina (Persero) menggelar pangan murah dan Solar Non Subsidi dengan harga khusus pada acara bertajuk BUMN Berbagi dalam ...
​Presiden Berharap Pengguna Kendaraan Beralih ke MRT
Ekonomi
Presiden Joko Widodo berharap keberadaan kereta Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta membuat masyarakat pengguna kendaraan pribadi ...
​Pengambilalihan Tanpa Izin Tangki BBM Pertamina Melawan Hukum
Ekonomi
Tindakan mengambil alih dari orang yang berhak dan menguasai secara tanpa izin truk pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) milik P...
Ekonom: Pembajakan Mobil Tangki Pelanggaran Konstitusi
Ekonomi
Ekonom Konstitusi, Defiyan Cori menegaskan, pembajakan mobil tangki merupakan tindakan pelanggaran konstitusi ekonomi yang berp...